Dorong Klub Masuk Pasar Modal, Menpora Amali: Sudah Saatnya Sepakbola Jadi Industri Olahraga

Mendorong sepakbola Indonesia menjadi salah satu industri olahraga menjadi salah satu tekad Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Dengan berkembangnya industri olahraga, Ia berharap semakin banyak klub sepakbola yang tumbuh di Indonesia.

Dorong Klub Masuk Pasar Modal, Menpora Amali: Sudah Saatnya Sepakbola Jadi Industri Olahraga Mendorong sepakbola Indonesia menjadi salah satu industri olahraga menjadi salah satu tekad Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Dengan berkembangnya industri olahraga, Ia berharap semakin banyak klub sepakbola yang tumbuh di Indonesia.(foto:egan/kemenpora.go.id)

Jakarta: Mendorong sepakbola Indonesia menjadi salah satu industri olahraga menjadi salah satu tekad Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Dengan berkembangnya industri olahraga, Ia berharap semakin banyak klub sepakbola yang tumbuh di Indonesia.

Dalam mendorong kebangkitan sepakbola sebagai industri, Menpora Amali akan bekerjasama dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai federasi. Terlebih saat ini sudah ada Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

“Kita mendorong supaya industri olahraga khususnya industri sepakbola ini makin bergairah,” kata Menpora Zainudin Amali saat menerima selebriti Raffi Ahmad dalam keterangannya, Jumat (28/5).

"Kita akan dorong itu sehingga bukan harapan yang kosong suatu saat kita dapat tim nasional yang bagus. Artinya dengan bergairahnya sepakbola, dengan menguatnya kompetisi, dan masyarakat makin banyak yang berminat sepakbola,” pungkasnya.

Berdasarkan hasil survei sekira 77 persen rakyat Indonesia senang dengan sepakbola. Menurut, Menpora Amali hal ini dapat menjadi pasar yang luar biasa. Dan harusnya bisa ditangkap oleh para pengusaha.

“Tadi saya juga sudah sampaikan kepada Raffi sekarang RANS Cilegon FC masuk untuk di Liga 2. Tapi prestasi tentu harus didorong terus karena ada beberapa juga yang cukup bersemangat di Liga 2,” jelasnya.

Menpora Amali juga mendorong agar klub-klub sepakbola nasional bisa masuk ke pasar modal atau Initial Public Offering (IPO). Saat ini sudah ada Bali United yang sudah masuk ke pasar modal tersebut.
"Makin banyak klub-klub yang masuk IPO di pasar modal, saya kira kelanjutan dari kehidupan klub makin terjamin dan kualitasnya tentu tetap bisa terjaga,” harapnya.

Sementara itu, pemilik klub sepakbola Rans Cilegon FC, Raffi Ahmad menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Menpora Amali atas doa dan dukungannya terhadap RANS Cilegon FC dan sepakbola Indonesia.

Raffi menegaskan bahwa kedatangannya untuk menemui Menpora Amali sebagai bentuk keseriusan dirinya dalam menyambut Liga 2 yang akan segera bergulir.

“Kedatangan saya, pertama saya mohon doa restu dari semua teman-teman, pak Menteri juga karena RANS Cilegon FC, kami sudah siap melangkah untuk persiapan Liga 2," katanya.

Raffi juga mengatakan dirinya ingin memajukan sepakbola Indonesia dengan memadukan antara olahraga dan hiburan. “Saya ingin memajukan sepakbola. Kalau sekarang di luar negeri sepakbola itu bisa menjadi entertain juga. Jadi saya ingin memajukan sport dan entertainment. Kita coba kolaborasikan sport dan entertainmentnya,” harapnya.(amr)

BAGIKAN :
PELAYANAN