Wawancara dengan CNBC Indonesia, Menpora Dito Paparkan Arah dan Target Kemenpora

Senin, 04 November 2024
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, menjadi narasumber dalam wawancara eksklusif di CNBC Indonesia pada Senin (4/11) di Lantai 10 Kantor Kemenpora, Jakarta. (foto:bagus/kemenpora.go.id)
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, menjadi narasumber dalam wawancara eksklusif di CNBC Indonesia pada Senin (4/11) di Lantai 10 Kantor Kemenpora, Jakarta. (foto:bagus/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, menjadi narasumber dalam wawancara eksklusif di CNBC Indonesia pada Senin (4/11) di Lantai 10 Kantor Kemenpora, Jakarta. 

Dalam kesempatan tersebut, Menpora Dito menguraikan arah dan target Kemenpora di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mengedepankan kesinambungan dengan kabinet sebelumnya.

Menpora Dito menjelaskan bahwa kabinet saat ini merupakan kabinet berkelanjutan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang ingin mempertahankan dan meningkatkan program-program yang telah berjalan baik, sambil menambahkan aspek-aspek baru yang sebelumnya belum tercakup. 

"Khususnya di Kemenpora, target utama kami adalah meningkatkan prestasi olahraga Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional, serta membekali generasi muda agar siap menghadapi tantangan di masa mendatang," jelasnya.

Lebih lanjut Menpora Dito mengatakan bahwa, Presiden Prabowo memberi arahan khusus terkait peningkatan prestasi olahraga, dengan fokus agar Indonesia mencapai peringkat lebih baik dan meningkatkan perolehan medali di Olimpiade dan Paralimpiade 2028.

Selain itu, Presiden berharap agar tim nasional Indonesia dalam cabang-cabang olahraga seperti sepak bola, bulu tangkis, dan bola voli dapat lolos ke kejuaraan dunia.

Terkait industri olahraga nasional, Menpora Dito menjelaskan bahwa industri olahraga di Indonesia memiliki keunikan tersendiri, di mana olahraga telah menjadi bagian dari budaya dan kebanggaan masyarakat. Meski begitu, ia mengakui bahwa ekosistem olahraga nasional masih perlu diperkuat agar dapat berkembang optimal.

"Olahraga tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan dukungan dari berbagai aspek, mulai dari pendidikan, infrastruktur latihan, fasilitas pendukung, hingga kesejahteraan atlet," ujarnya.

Menurutnya, ekosistem yang komprehensif ini sangat penting untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Menpora Dito menyampaikan komitmen Kemenpora untuk memperkuat setiap elemen pendukung olahraga, sehingga olahraga nasional tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Indonesia tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. 

"Saya optimistis bahwa dengan upaya menyeluruh, prestasi olahraga nasional dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan bangsa," tuturnya. (rep)

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. (foto:instagram/edgarmarvelo)
Jumat, 02 Januari 2026

Makna Emas SEA Games 2025 Bagi Edgar Xavier, Perpisahan Manis dan Spesial Untuk Calon Buah Hati

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. Medali emas berhasil dipersembahkan Edgar di penampilan terakhirnya di ajang olahraga multievent Asia Tenggara tersebut.

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi.(foto:instagram/Martina)
Jumat, 02 Januari 2026

Jadi Peraih Medali Terbanyak SEA Games 2025, Martina Ayu Pratiwi Tetap Rendah Hati dan Terus Belajar

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi. Bagaimana tidak, dalam debut SEA Games-nya di Thailand edisi 2025, perempuan asal Gresik ini sukses menorehkan sejarah sebagai atlet Indonesia yang meraih medali terbanyak.

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. (foto:Instagram/leicalubis)
Jumat, 02 Januari 2026

Debut Manis Karateka Leica Lubis: Menang Melawan Tekanan, Pulang dengan Emas SEA Games

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. Tampil untuk pertama kalinya saat SEA Games 2025 Thailand, dia langsung membawa pulang medali emas.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile