Debut Manis Karateka Leica Lubis: Menang Melawan Tekanan, Pulang dengan Emas SEA Games
Jakarta: Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. Tampil untuk pertama kalinya saat SEA Games 2025 Thailand, dia langsung membawa pulang medali emas.
Leica Lubis berhasil meraih emas di cabang olahraga karate nomor +68kg putri. Baginya, hasil tersebut merupakan pencapaian luar biasa yang lahir dari pejuangan, disiplin, dan keyakinan pada diri sendiri.
Final melawan wakil tuan rumah, Songklin Kewalin menjadi momen paling menegangkan. Sorak-suporter lawan menggema, tekanan terasa berlipat. Leica mengakui, situasi itu sempat membuatnya panik.
“Pas final itu tekanannya beda. Satu langkah salah, emas bisa hilang,” kata Leica saat berbincang, Rabu (31/12).
Sebelum laga, pelatih menangkap kegugupan di wajah Leica. Pesan yang disampaikan pun sederhana namun mendalam. Partai puncak bukan lagi soal menghadapi lawan di depan mata, melainkan menghadapi diri sendiri.
Pelatih percaya pada kemampuan Leica, namun juga mengingatkan bahwa gugup bisa menghapus hasil latihan panjang. Jelas ini sebuah tantangan mental yang harus ditaklukkan wanita asal Sumatera Utara tersebut.
Leica bahkan tak menyangka dirinya bisa meraih emas. Dia sempat gelisah, tetapi konseling dari pelatih menjadi titik balik. Leica meluangkan waktu menyendiri sejenak, mengingat kembali proses panjang yang telah dilalui hingga bisa berdiri di panggung internasional.
Ketika namanya dipanggil memasuki pentas pertandingan, semuanya berubah. Leica merasa benar-benar siap. “Ini momennya,” batinnya.
Menghadapi atlet Thailand yang merupakan pemain lama SEA Games, Leica mengandalkan kebiasaan observasi sebelum bertanding. Dia sudah memahami pola dan pergerakan tipikal lawan.
“Bersyukur akhirnya bisa mendapatkan emas, ini adalah momen bersejarah bagi aku,” ujarnya.
Hasil di ajang pesta olahraga Asia Tenggara jadi prestasi lanjutan yang diraih oleh Leica. Sebelumnya, Leica adalah peraih medali emas di ajang PON 2024 Aceh-Sumatera Utara.
Leica mengenal olahraga karate dari ayahnya, Andi Lubis. Sang ayah merupakan jurnalis foto di Medan. Pasang surut telah dilaluinya, nyaris menyerah usai tak mendapatkan hasil bagus di Porprov Sumut 2022. Lalu dia bangkit dan hingga kini menjadi andalan tim nasional.
“Medali ini untuk keluarga. Mereka punya peran besar dalam karier aku. Saat (performa) aku di atas atau di bawah, mereka selalu ada. Bonus yang didapat nantinya untuk membangun rumah buat orang tua. Sebagiannya investasi dan tabungan masa depan,” jelasnya.
Kedepan, target besar sudah menanti atlet berusia 21 tahun itu. Kejuaraan Karate Asia tahun depan menjadi agenda terdekat, disusul mimpi tampil di Asian Games 2026. “Harapannya, semoga aku bisa mempertahankan performa dan terus berkembang,” pungkas Leica. (jef)










