Jadi Peraih Medali Terbanyak SEA Games 2025, Martina Ayu Pratiwi Tetap Rendah Hati dan Terus Belajar

Jumat, 02 Januari 2026
Bagikan:
Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi.(foto:instagram/Martina)
Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi.(foto:instagram/Martina)

Jakarta: Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi. Bagaimana tidak, dalam debut SEA Games-nya di Thailand edisi 2025, perempuan asal Gresik ini sukses menorehkan sejarah sebagai atlet Indonesia yang meraih medali terbanyak.

Total ada tujuh medali yang dibawa pulang Martina, terdiri lima medali emas dan dua medali perak. Medali emas didulang dari sejumlah nomor unggulan termasuk triathlon individual putri serta beberapa nomor relay, baik kategori putri maupun campuran, sedangkan medali perak diraih dari nomor beregu. 

“Debut SEA Games saya yang takkan pernah saya lupakan. Lima medali emas dan dua medali perak adalah pencapaian terbaik dalam perjalanan saya sebagai atlet sejauh ini,” ungkap Martina.

Atlet 21 tahun ini menyatakan, bukan hal mudah untuk bisa mendapatkan prestasi ini. Dirinya mesti melewati serangkaian proses latihan panjang penuh suka dan duka, penuh cucuran keringat dan air mata. Bahkan Martina sempat mengalami frustrasi.

“Di balik setiap medali, ada proses panjang yang tidak selalu mudah. Ada jatuh, ragu, lelah, dan momen frustrasi. Namun dari semua itu, saya belajar untuk bertahan, percaya, dan terus melangkah satu hari demi satu hari. Proses inilah yang membentuk saya hingga bisa berdiri di titik ini,” terang Martina.

Diakui, kemenangannya di arena pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara ini bukan semata hasil perjuangannya sendiri. Melainkan juga buah dukungan serta doa tiada henti dari semua pihak yang ingin melihatnya mengibarkan Merah Putih di panggung dunia.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pelatih atas kesabaran dan arahannya, federasi atas kepercayaan dan dukungannya, keluarga atas doa dan kekuatan yang tak pernah putus, serta tim dan teman-teman yang selalu berjalan bersama saya dalam suka dan duka. Tanpa kalian, perjalanan ini tidak akan sama,” ucap Martina yang mengawali karier triathlon-nya dari olahraga renang.

Meski telah mencatat sejarah SEA Games, Martina mengaku akan terus belajar untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya. Khususnya menghadapi ajang-ajang triathlon di masa yang akan datang, guna menjadikan lagu Indonesia Raya kembali berkumandang di podium.

“Saya bangga dengan hasil ini, bersyukur atas setiap prosesnya, dan tetap rendah hati untuk terus belajar. Perjalanan masih panjang, dan saya siap melangkah ke tantangan berikutnya dengan semangat yang sama,” tegas Martina. (luk)

Pecatur Chelsie Monica Bagikan Uang Bonus SEA Games 2025 untuk Keluarga dan Investasi Masa Depan.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 12 Januari 2026

Pecatur Chelsie Monica Bagikan Uang Bonus SEA Games 2025 untuk Keluarga dan Investasi Masa Depan

Sorot bahagia tampak di wajah para atlet penerima bonus atas prestasi raihan medali SEA Games Ke-33 Tahun 2025 Thailand. Termasuk di wajah Chelsie Monica Ignesias Sihite, pecatur putri Indonesia yang mendulang emas nomor beregu putri.

Atlet berkuda Indonesia, Dirga Wira Ramadan Saputra (25), bahagia atas bonus yang diterimanya dari Presiden Prabowo Subianto. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Minggu, 11 Januari 2026

Atlet Berkuda Dirga Wira Manfaatkan Bonus SEA Games 2025 Thailand Ditabung dan Modal Bisnis

Atlet berkuda Indonesia, Dirga Wira Ramadan Saputra (25), mengaku sangat bahagia atas bonus yang diterimanya dari Presiden Prabowo Subianto usai membawa pulang medali emas SEA Games 2025 Thailand. Apresiasi ini jadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap atlet berprestasi.

Atlet hoki indoor Indonesia, Revo Priliandro mengungkapkan rasa syukur atas bonus yang didapatnya dari pemerintah.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Minggu, 11 Januari 2026

Bonus Pemerintah Jadi Motivasi Atlet Hoki Revo Priliandro Untuk Investasi

Prestasi membanggakan ditorehkan atlet hoki indoor Indonesia, Revo Priliandro. Pria berusia 28 tahun asal Bandung ini sukses mempersembahkan medali emas SEA Games Thailand, sekaligus mencatatkan back to back emas setelah sebelumnya meraih pencapaian serupa di SEA Games Kamboja.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile