Para Bulutangkis Tambah 6 Emas dan 8 Perak di Hari Terakhir Asean Para Games 2023 Kamboja

Jumat, 09 Juni 2023
Bagikan:
Kontingen Indonesia dari cabang olahraga para bulutangkis sukses menambah pundi-pundi medali untuk Merah Putih di hari terakhir penyelenggaraan Asean Para Games 2023 Kamboja di Phnom Penh, Kamboja.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Kontingen Indonesia dari cabang olahraga para bulutangkis sukses menambah pundi-pundi medali untuk Merah Putih di hari terakhir penyelenggaraan Asean Para Games 2023 Kamboja di Phnom Penh, Kamboja.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Phnom Penh: Kontingen Indonesia dari cabang olahraga para bulutangkis sukses menambah pundi-pundi medali untuk Merah Putih di hari terakhir penyelenggaraan Asean Para Games 2023 Kamboja di Phnom Penh, Kamboja.

Sebanyak 6 emas dan 8 perak berhasil direbut tim Indonesia pada laga pamungkas para bulutangkis. Total tim para bulutangkis telah mengoleksi 13 emas, 9 perak, 8 perunggu di Badminton Hall, Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (9/6).

Enam emas diraih melalui, ganda putra SL3-SL4 (Hari Susanto/Ukun Rukaendi), ganda putra SU5 (Dheva Anrimusthi/Hafizh Prawiranegara), tunggal putra SU5 (Dheva Anrimusthi), tunggal putra WH2 (Supriadi), ganda campuran SL3- SU5 (Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila) dan tunggal putri SL3 (Qonitah Syakuroh).

Sementara, 8 perak diraih oleh, ganda putra SL3-SL4 (Dwiyoko/Fredy Setiawan), ganda putra SU5 (Oddie Kurnia/Suryo Nugroho), tunggal putra SH6 (Subhan), tunggal putra SL3 (Maman Nurjaman), tunggal putra SL4 (Hikmat Ramdani), tunggal putra SU5 (Suryo Nugroho), tunggal putra WH2 (Wiwin Andri), ganda campuran SL3-SU5 (Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah).

"Kami sebagai pelatih melihat performa para atlet sangat puas. Dari berangkat hingga saat ini atlet kami semua stabil tidak ada yang drop kesehatan atau performanya. Di awal-awal saya kira wajar karena penyesuaian jadi mainnya agak kurang tapi pas masuk final mereka aman," kata Pelatih Kepala para bulutangkis Indonesia Jarot Hernowo.

Menurutnya, pelatnas yang dijalankan selama kurang lebih satu tahun memberikan hasil yang maksimal. Pelatnas inipun nantinya akan berlanjut hingga Asian Para Games Hangzhou dan Paralimpiade 2024 Paris.

"Kami menjalani rangkaian pelatnas selama satu tahun dari pelatnas APG di Solo lanjut sekarang ditambah adanya try out-try out. Performa atlet kami alhamdulillah semua prima. Prestasi ini ada perbedaan signifikan ketika bisa mempertahankan atau memperoleh medali emas yang sama, tapi ada nomor yang meleset tapi ada nomor baru yang diikuti dan meraih emas," urainya.

Target selanjutnya, tutur Jarot, tetap fokus pada Paralimpiade 2024 Paris mendatang. Setidaknya telah ada 9 atlet putra dan putri para bulutangkis yang diproyeksikan ke Paralimpiade Paris karena para bulutangkis masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

"Hingga saat ini ada 9 atlet para bulutangkis yang telah  diproyeksikan untuk keikutsertaan ke Paralimpiade 2024 Paris. Jadi mereka sudah bisa ikuti kompetisi yang level 1, seperti pada tanggal 14 bulan Juni ini, kami akan bertolak ke Kanada, itu juga kejuaraan level 1. Semua atlet masuk slot," jelasnya.

Di sisi lain, persiapan Asian Games 2023 Hangzhou telah berjalan karena sama dengan pelatnas di Asean Para Games Kamboja. 

"Persiapan untuk Asian Games Hangzhou nanti sebenarnya pelatnas ini juga menjadi rangkaian pelatnas Hangzhou dan ada 19 atlet yang sudah masuk pelatnas dan TC. Jadi Asean Para Games dan Asian Para Games juga sebagai batu loncatan untuk target utama di Paralimpiade 2024 Paris. Karena bulutangkis masuk dalam DBON dan itu prioritas kami," pungkas Jarot. (ben)

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. (foto:instagram/edgarmarvelo)
Jumat, 02 Januari 2026

Makna Emas SEA Games 2025 Bagi Edgar Xavier, Perpisahan Manis dan Spesial Untuk Calon Buah Hati

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. Medali emas berhasil dipersembahkan Edgar di penampilan terakhirnya di ajang olahraga multievent Asia Tenggara tersebut.

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi.(foto:instagram/Martina)
Jumat, 02 Januari 2026

Jadi Peraih Medali Terbanyak SEA Games 2025, Martina Ayu Pratiwi Tetap Rendah Hati dan Terus Belajar

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi. Bagaimana tidak, dalam debut SEA Games-nya di Thailand edisi 2025, perempuan asal Gresik ini sukses menorehkan sejarah sebagai atlet Indonesia yang meraih medali terbanyak.

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. (foto:Instagram/leicalubis)
Jumat, 02 Januari 2026

Debut Manis Karateka Leica Lubis: Menang Melawan Tekanan, Pulang dengan Emas SEA Games

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. Tampil untuk pertama kalinya saat SEA Games 2025 Thailand, dia langsung membawa pulang medali emas.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile