Rahmat Erwin Kembali Torehkan Hasil Positif dengan Raih Emas Sekaligus Pecahkan Tiga Rekor SEA Games

Senin, 15 Mei 2023
Bagikan:
Catatan dan prestasi positif kembali diukir Lifter Tim Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah. Rahmat berhasil tampil apik di kelas 81 kg putra cabang olahraga (cabor) angkat besi SEA Games 2023 Kamboja dengan meraih emas sekaligus memecahkan tiga rekor dalam p
Catatan dan prestasi positif kembali diukir Lifter Tim Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah. Rahmat berhasil tampil apik di kelas 81 kg putra cabang olahraga (cabor) angkat besi SEA Games 2023 Kamboja dengan meraih emas sekaligus memecahkan tiga rekor dalam p

Phnom Penh: Catatan dan prestasi positif kembali diukir Lifter Tim Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah. Rahmat berhasil tampil apik di kelas 81 kg putra cabang olahraga (cabor) angkat besi SEA Games 2023 Kamboja dengan meraih emas sekaligus memecahkan tiga rekor dalam pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.  

Pertandingan yang bergulir di Olympic Complex: Taekwondo Hall, Phnom Penh, Senin (15/5), Rahmat Erwin bersaing dengan tiga lifter lainnya yakni Yin Sokleng (Kamboja), Thi Ha Aung (Myanmar), dan Chatuphum Chinnawong (Thailand). 

Rahmat Erwin pada angkatan snatch mengawali penampilannya di urutan terakhir. Meski tampil bukan di kelas andalannya 73kg karena ada Rizki Juniansyah, dia tetap tampil percaya diri. 

Angkatan pertama ada di angka 150kg untuk melewati pesaing terdekat asal Thailand Chatuphum Chinnawong yang lebih dulu mengangkat berat 140kg. Lalu, Rahmat Erwin coba meresponsnya dengan tenang. 

Dia dengan mudah mengangkat angkatan pertama. Hal tersebut kemudian dibalas lifter Thailand yang melakukan angkatan dengan beban yang sama. 

Tak masalah bagi Erwin yang kemudian melakukan angkatan menjadi 158kg. Bahkan, angkatan snatch kedua ini sekaligus memecahkan rekor SEA Games miliki lifter Merah Putih Rizki Juniansyah dengan 157kg ketika tampil di SEA Games 2021 Vietnam. 

Rahmat Erwin memastikan menjadi yang terbaik untuk angkatan snatch menyusul Chinnawong gagal menuntaskan angkatan ketiga dengan beban sama seperti Erwin. 

Setelah turun minum selama 15 menit, perlombaan memasuki angkatan clean and jerk. Erwin kembali memulai aksinya di urutan terakhir. Pada angkatan pertama, dia harus mengejar ketertinggalan dari peserta lainnya, termasuk pesaing terdekat Aung dan Chinnawong bersaing ketat di angkatan clean and jerk. 

Aung menutup dengan angkatan terbaik 165kg. Kemudian Chinnawong pada angkatan ketiga menjadi yang terbaik yakni 175kg. 

Setelah itu, giliran Erwin, yang langsung mendaftarkan angkatan di angka 190kg. Dia mulus dan emas pun sudah dipastikan di tangan. 

Erwin tak menyia-nyiakan kesempatan dengan angkatan yang tersisa. Dia pun menaikkan angkatan menjadi 201kg untuk bisa memecahkan rekor SEA Games dengan 200kg milik lifter Thailand Suepsuan Natthawut di SEA Games 2021 Vietnam. 

Dengan percaya diri, Erwin pun berhasil menuntaskan angkatan 201kg sekaligus sukses mencatatkan namanya sebagai lifter terbaik untuk angkatan clean and jerk di kelas 81kg pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut. 

Hasil angkatan snatch 158kg dan clean and jerk 201kg, sehingga total angkatannya 359kg melampaui rekor SEA Games milik Suepsuan Natthawut di SEA Games 2021 dengan 355kg. 

Usai lomba, Rahmat Erwin mengaku tak mengalami masalah saat mengangkat beban untuk memecahkan rekor. Karena naik kelas, dirinya merasa lebih enteng ketika mengangkat beban. 

"Karena berat badan saya naik, jadi lebih enteng saja mengangkat beban di kelas ini (81kg)," kata Rahmat Erwin. 

Selain itu, Rahmat Erwin juga membeberkan alasan mengapa dirinya tidak melakukan angkatan ketiga snacth serta clean and jerk. "Untuk kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Kita sudah biasa dalam memecahkan rekor (SEA Games)," ujarnya. 

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari, mengatakan bahwa keberhasilan Rahmat Erwin meraih emas dan memecahkan rekor di SEA Games 2023 bukan tujuan utama. Sosok yang disapa Okto itu berujar, target utama Rahmat Erwin adalah Olimpiade Paris. 

" Rahmat harus fokus terus, dan fokus selanjutnya  ke Olimpiade Paris 2024. Kita akan komunikasi dengan PABSI dan semua stakeholder agar Rahmat potensi medali emas di Paris 2024," ungkap Okto. 

Melihat rekor mengesankan dari Rahmat Erwin dan pencapaian tim angkat besi Indonesia, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia di SEA Games 2023, Lexyndo Hakim, mengaku bangga. Dia juga berharap, angkat besi bisa menambah pundi-pundi medali agar perolehan emas Tim Indonesia berakhir di angka 78. 

"Alhamdulillah luar biasa. Angkat besi kita sekali lagi menunjukkan taringnya di Asia Tenggara. Hari ini ada Tsabita (Alfiah Ramadani) yang dapat emas di kelas 64kg disusul Rahmat Erwin Abdullah di kelas 81 kg. Hebatnya lagi, Erwin ini pecah rekor SEA Games di sntach, clean and jerk juga angkatan total," ucap CdM yang akrab disapa Lexy tersebut. 

"Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia supaya kita bisa mencapai 78 medali emas untuk menyamai ulang tahun kemerdekaan kita atau lebih baik lagi," tutupnya.(dok/nocindonesia) 

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. (foto:instagram/edgarmarvelo)
Jumat, 02 Januari 2026

Makna Emas SEA Games 2025 Bagi Edgar Xavier, Perpisahan Manis dan Spesial Untuk Calon Buah Hati

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. Medali emas berhasil dipersembahkan Edgar di penampilan terakhirnya di ajang olahraga multievent Asia Tenggara tersebut.

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi.(foto:instagram/Martina)
Jumat, 02 Januari 2026

Jadi Peraih Medali Terbanyak SEA Games 2025, Martina Ayu Pratiwi Tetap Rendah Hati dan Terus Belajar

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi. Bagaimana tidak, dalam debut SEA Games-nya di Thailand edisi 2025, perempuan asal Gresik ini sukses menorehkan sejarah sebagai atlet Indonesia yang meraih medali terbanyak.

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. (foto:Instagram/leicalubis)
Jumat, 02 Januari 2026

Debut Manis Karateka Leica Lubis: Menang Melawan Tekanan, Pulang dengan Emas SEA Games

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. Tampil untuk pertama kalinya saat SEA Games 2025 Thailand, dia langsung membawa pulang medali emas.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile