Menpora Amali Berpesan kepada Mahasiswa UICI: Manfaatkan Bonus Demografi untuk Bangsa

Rabu, 21 September 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berpesan kepada mahasiswa dan pemuda Indonesia agar bisa memanfaatkan bonus demografi untuk bangsa. Pasalnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami bonus demografi dim
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berpesan kepada mahasiswa dan pemuda Indonesia agar bisa memanfaatkan bonus demografi untuk bangsa. Pasalnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami bonus demografi dim

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berpesan kepada mahasiswa dan pemuda Indonesia agar bisa memanfaatkan bonus demografi untuk bangsa. Pasalnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami bonus demografi dimana jumlah usia-usia pemuda atau usia produktif lebih banyak.

Hal ini disampaikan Menpora Amali saat memberikan Pesan Kebangsaan dengan tema "Membangun Mental Konsistensi dan Produktivitas Generasi Milenial" kepada mahasiswa Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) secara virtual, Rabu (21/9) siang.

Menurut Menpora Amali bonus demografi dapat manfaat buat bangsa Indonesia. Namun juga bisa menjadi mudharat. Sebab, ada banyak contoh negara-negara yang berhasil dalam manfaatkan bonus demografi. Namun ada pula negara yang gagal memanfaatkan bonus demografi.

“Kalau kita bisa memanfaatkan bonus demografi, maka itu akan bermanfaat buat bangsa dan negara ini. Tetapi kalau kita tidak bisa manfaatkan itu, maka bonus demografinya akan menjadi mudharat buat negara kita dan sudah ada contoh-contoh negara yang tidak bisa mermanfaatkan itu,” jelasnya.

Adapun contoh negara yang berhasil mengelola bonus demografi antara lain Jepang dan Korea. Sementara negara yang gagal memanfaatkan bonus demografi seperti Afrika Selatan dan Brazil.

Oleh karenannya, menurut Menpora Amali peran perguruan tinggi dan institusi pendidikan sangat penting dalam agar bonus demografi ini bisa dimanfaatkan.
 
“Kalau kita lihat bahwa bonus demografi ini harus dikelola dengan baik, maka di situ peran perguruan tinggi sangat menentukan. Karena mereka yang produktif itu rata-rata berada di sekolah-sekolah atau di perguruan tinggi. Kalau tidak, seperti yang saya sampaikan tadi yang akan menjadi mudharat,” tukasnya.

Dikatakannya, negara-negara yang berhasil meanfaatkan bonus demografi mereka sudah menikmati hasilnya antara lain meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB), meningkatkan pendapatan perkapita, tingkat pendidikannya tinggi dan juga tingkat kesehatan masyarakatnya tinggi.

“Karena memang pemerintah berkonsentrasi mengalokasikan sumber dayanya untuk mengelola bonus demografi terutama juga memberi dukungan yang luar biasa kepada sekolah-sekolah, kepada perguruan tinggi, sehingga mahasiswa, lulusan perguruan tinggi dia menjadi produktif. Karena benar-benar apa yang ada sesuai dengan kebutuhan dengan pasar, tenaga kerja sesuai dengan dunia industri dan lain sebagainya dan kesehatan dari masyarakat itu juga menjadi lebih baik,” paparnya.

Sementara itu, negara yang gagal memanfatkan bonus demografi maka hasil yang didapatkan sebaliknya, dimana tingkat kesehatan di negara tersebut tidak baik, pendidikannya tidak terlalu baik dan alokasi dari sumber daya yang ada lebih banyak disalurkan untuk social safety net atau bantuan untuk masyarakat miskin.

“Sehingga alokasi untuk pendidikan atau alokasi untuk kesehatan itu menjadi berkurang,” ujarnya.

Terkait tantangan tersebut, Menpora Amali pun mendorong mahasiswa agar terus berolahraga untuk menjaga kebugaran jasmani. Sebab, menurutnya, percuma memiliki kemampuan intelektual namun fisiknya tidak sehat.

Disamping itu, Menpora juga meminta mahasiswa untuk lebih kreatif dan inovatif. Sebab, hanya orang-orang yang memiliki inovasi dan kreatifitas yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Ketiga, jadilah orang yang mandiri. Jadi tidak punya ketergantungan kepada siapapun. Saya berharap lulusan dari UICI ini akan menjadi job creator, bukan menjadi job seeker, dia bisa menciptakan lapangan kerja. Tapi bukan menjadi pencari kerja yang bawa ijazah ke sana kemari,” harapnya.(ded)

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. (foto:instagram/edgarmarvelo)
Jumat, 02 Januari 2026

Makna Emas SEA Games 2025 Bagi Edgar Xavier, Perpisahan Manis dan Spesial Untuk Calon Buah Hati

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. Medali emas berhasil dipersembahkan Edgar di penampilan terakhirnya di ajang olahraga multievent Asia Tenggara tersebut.

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi.(foto:instagram/Martina)
Jumat, 02 Januari 2026

Jadi Peraih Medali Terbanyak SEA Games 2025, Martina Ayu Pratiwi Tetap Rendah Hati dan Terus Belajar

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi. Bagaimana tidak, dalam debut SEA Games-nya di Thailand edisi 2025, perempuan asal Gresik ini sukses menorehkan sejarah sebagai atlet Indonesia yang meraih medali terbanyak.

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. (foto:Instagram/leicalubis)
Jumat, 02 Januari 2026

Debut Manis Karateka Leica Lubis: Menang Melawan Tekanan, Pulang dengan Emas SEA Games

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. Tampil untuk pertama kalinya saat SEA Games 2025 Thailand, dia langsung membawa pulang medali emas.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile