Terbukti Hasilkan Prestasi di SEA Games 2021 Vietnam, ISORI Puji Keberanian Menpora Amali Lakukan Inovasi Pembinaan Atlet

Senin, 30 Mei 2022
Bagikan:
Ketua Umum Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (ISORI) Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar mengapresiasi tim Indonesia yang berhasil finis di tiga besar klasemen perolehan medali pada SEA Games 2021 Vietnam. Indonesia berhasil mengoleksi 69 medali emas, 92

Jakarta: Ketua Umum Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (ISORI) Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar mengapresiasi tim Indonesia yang berhasil finis di tiga besar klasemen perolehan medali pada SEA Games 2021 Vietnam. Indonesia berhasil mengoleksi 69 medali emas, 92 perak, dan 80 perunggu, hasil ini sekaligus memperbaiki peringkat Indonesia pada SEA Games 2019 Filipina sebelumnya yang berada di posisi empat besar.

Prof. Dr. Syahrial menilai hasil positif ini tidak terlepas dari implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan pembentukan tim review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) yang terdiri dari akademisi, praktisi, KONI, KOI dan Kemenpora. Salah satunya dengan menyeleksi secara ketat pengiriman atlet berdasarkan data dan track record prestas di ajang event internasional.

“Target posisi tiga besar tercapai, kontingen kita secara umum berhasil. Kita lihat ada satu inovasi dan keberanian, jumlah kontingen yang dikirim kan separuh dari jumlah pada SEA Games sebelumnya, dari 841 atlet menjadi 499 atlet, namun prestasi yang dihasilkan seperti yang diharapkan dan direncanakan,” ujar Prof. Dr. Syahrial dj Jakarta.


Mantan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat ini menilai penerapan DBON sebagai paradigm baru olahraga Indonesia sudah tepat dan perlu dipertahankan dalam pembinaan atlet kedepan karena mengedepankan sport science dan data atlet.

“Penerapan DBON sudah tepat dan perlu dipertahankan karena kita sudah melihat hasilnya,” jelasnya.

Dia menyebutkan, karena SEA Games dan Asian Games hanya dijadikan sebagai sasaran antara dari target utama yakni perbaikan peringkat di olimpiade dalam DBON. Dengan demikian, pengiriman atlet harus benar-benar selektif dan diharapkan bisa berprestasi di olimpiade.

“Para atlet diharapkan masa depannya untuk berprestasi di olimpiade, supaya proses latihan, pembinaan lebih keras lagi. Kalau kita hanya begitu saja, jadi peningkatan kualitas latihan akhirnya tidak terjadi,” katanya.

Disisi lain, adanya seleksi ketat ini dan target yang jauh lebih tinggi maka ini harus menjadi pelajaran untuk seluruh pengurus cabang olahraga agar makin intensif lagi mempersiapkan atletnya karena tim sudah menaikan standar atlet yang dikirim.

“Jadi proses tadi itu motivasi supaya proses pembinaan lebih serius lagi. Jadi gak gampang mewakili Indonesia ke luar negeri. Kita tidak ingin yang kita kirim hanya sekadar melengkapi nomor pertandingan harus diikuti,” jelasnya.

Mantan Wakil Rektor IV Universitas Negeri Padang (UNP) pun memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah baik itu saat persiapan maupun saat event berlangsung di SEA Games. Selanjutnya, Syahrial berharap cabang olahraga dan para atlet meningkatkan standar mereka untuk menyesuaikan diri dengan penerapan DBON.

“Implementasi DBON sudah sangat bagus dan berdampak baik, walaupuan di awal ada kritikan, setiap ada inovasi pasti ada kritikan itu pasti. Saya apresiasi keberanian pak menteri dalam melakukan inovasi pembinaan prestasi olahraga kita,” katanya.(ded)

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. (foto:instagram/edgarmarvelo)
Jumat, 02 Januari 2026

Makna Emas SEA Games 2025 Bagi Edgar Xavier, Perpisahan Manis dan Spesial Untuk Calon Buah Hati

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. Medali emas berhasil dipersembahkan Edgar di penampilan terakhirnya di ajang olahraga multievent Asia Tenggara tersebut.

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi.(foto:instagram/Martina)
Jumat, 02 Januari 2026

Jadi Peraih Medali Terbanyak SEA Games 2025, Martina Ayu Pratiwi Tetap Rendah Hati dan Terus Belajar

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi. Bagaimana tidak, dalam debut SEA Games-nya di Thailand edisi 2025, perempuan asal Gresik ini sukses menorehkan sejarah sebagai atlet Indonesia yang meraih medali terbanyak.

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. (foto:Instagram/leicalubis)
Jumat, 02 Januari 2026

Debut Manis Karateka Leica Lubis: Menang Melawan Tekanan, Pulang dengan Emas SEA Games

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. Tampil untuk pertama kalinya saat SEA Games 2025 Thailand, dia langsung membawa pulang medali emas.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile