Keluarga Besar SMP Al Izhar Pondok Labu Bangga Atas Capaian Dito Ariotedjo Sebagai Menpora

Keluarga Besar SMP Al Izhar Pondok Labu mengungkapkan rasa bangganya atas capaian salah satu alumninya Ario Bimo Nandito Ariotedjo yang dipercaya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Indonesia Maju.

Keluarga Besar SMP Al Izhar Pondok Labu Bangga Atas Capaian Dito Ariotedjo Sebagai Menpora Keluarga Besar SMP Al Izhar Pondok Labu mengungkapkan rasa bangganya atas capaian salah satu alumninya Ario Bimo Nandito Ariotedjo yang dipercaya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Indonesia Maju. (foto:yayan/kemenpora.go.id)

Jakarta: Keluarga Besar SMP Al Izhar Pondok Labu mengungkapkan rasa bangganya atas capaian salah satu alumninya Ario Bimo Nandito Ariotedjo yang dipercaya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Indonesia Maju. 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Sekolah SMP Al Izhar Gugum Prayoga dan para guru-guru yang termasuk dulu mengajarnya, saat berkunjung ke halaman depan Gedung SMP, usai acara Wisuda SMP Angkatan XXIX, di Komplek Perguruan Islam Al Izhar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (15/6) pagi.

"Kami bangga menyaksikan pencapaian hebat salah satu alumni SMP Al Izhar Pondok Labu, yaitu Mas Dito Ariotedjo," ucap Kepsek Gugum.

"Teriring doa kami semua, dengan antusias ingin melihat perubahan positif olahraga dan kepemudaan Indonesia di masa depan," doanya.

Sementara para guru yang dahulu turut mengajar anak yang kini menjadi Menpora di negeri ini, mempunyai memori kesan pesan tersendiri. Seperti yang diutarakan oleh Jusnetty, Guru Agama-nya, bahwa pemilik nama lengkap Ario Bimo Nandito Ariotedjo itu memang ada kenakalan ala remaja namun tetap bertanggung jawab dan selalu hormat kepada guru.

"Saya Guru Agama dan Al Qur'an Bapak Dito, dulu saya sempat memegang Dito kala SMP selama dua tahun. Ia murid yang yah nakal untuk ukuran SMP tetapi selalu menghormati guru dan selalu berusaha menyelesaikan seluruh tanggung jawabnya," ucap Netty, panggilannya.

"Dan yang paling penting buat saya sebagai guru agamanya, Dito tahu mana batas dia nakal, karena saya tahu dia adalah orang yang sangat menjaga norma dan sangat menjaga agamanya," tegasnya.

Adapun Yuli Suprianto sebagai Guru Fisika-nya lebih mengingat postur tubuhnya yang memang sejak SMP sudah besar, tetapi tetap rajin mengikuti ekstrakulikuler olahraga.

"Pak Dito, kalau tidak salah alumni SMP Al Izhar Angkatan 11 Tahun 2003/2004. Ya dulu biasa seperti yang lain, bagi saya ia lucu, badannya gemuk gede, tapi rajin juga ekskul olahraga sepakbola, suka main dibelakang sana," ujar Atok, panggilannya sembari menunjuk lapangan di balik Gedung SMP-SMA Al Izhar. (cah)

Tag
BAGIKAN :
PELAYANAN