Menpora Prof. Dr. Zainudin Amali, S.E, M.Si Jadi Penguji Eksternal Sidang Promosi Doktor Kenius Kogoya di Uncen, Papua

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Prof. Dr. Zainudin Amali, S.E, M.Si menjadi Penguji Eksternal Sidang Terbuka Promosi Doktor dalam Bidang Kajian Utama Antropologi untuk Kenius Kogoya, di Auditorium Universitas Cendrawasih, Kampus Uncen Abepura, Jayapura, Papua.

Menpora Prof. Dr. Zainudin Amali, S.E, M.Si Jadi Penguji Eksternal Sidang Promosi Doktor Kenius Kogoya di Uncen, Papua Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Prof. Dr. Zainudin Amali, S.E, M.Si menjadi Penguji Eksternal Sidang Terbuka Promosi Doktor dalam Bidang Kajian Utama Antropologi untuk Kenius Kogoya, di Auditorium Universitas Cendrawasih, Kampus Uncen Abepura, Jayapura, Papua.(foto:raiky/kemenpora.go.id)

Jayapura: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Prof. Dr. Zainudin Amali, S.E, M.Si menjadi Penguji Eksternal Sidang Terbuka Promosi Doktor dalam Bidang Kajian Utama Antropologi untuk Kenius Kogoya, di Auditorium Universitas Cendrawasih, Kampus Uncen Abepura, Jayapura, Papua.

Promovendus Kenius Kogoya, mempertahankan desertasinya yang berjudul 'Nasionalisme, Kebudayaan dan Olahraga: Studi Dampak Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada Orang Asli Papua'. Sidang terbuka ini dipimpin langsung oleh Rektor Uncen Dr. Apolo Safanpo.

Menurut Menpora Amali, judul desertasi diatas menarik karena menjadi hal pertama yang menggabungkan olahraga dengan nasionalisme dan budaya Orang Asli Papua (OAP).

"Hari ini saya hadir di Uncen ini karena saya melihat judul desertasinya yakni Dampak dari Pelaksanaan PON Papua terhadap rasa Nasionalisme dan Budaya Asli Orang Papua. Saya kira ini menarik karena ini hal yang pertama dilakukan di Indonesia," kata Menpora Amali usai menjadi penguji eksternal Promosi Doktor Kenius Kogoya, Senin (24/10).

Menpora Amali memberikan apresiasi kepada Rektor Uncen dan jajarannya, karena telah mendukung serta mendorong tema dan judul desertasi Kenius Kogoya.

"Saya apresiasi kepada pak Rektor dan para promotor yang berani mendorong tema dan judul ini. Saya kira dengan judul ini harus ada keyakinan penuh dari penelitinya, promotor dan co promotornya. Sebab, jika tidak jika ragu sedikit saja tentang tema dan judul desertasi ini maka tidak akan fokus tentang apa yang akan dituju," jelasnya. 

Sebelumnya, Promovendus Kenius Kogoya yang juga Ketua KONI Papua menyampaikan rekomendasi hasil penelitiannya serta harapannya kedepan untuk olahraga di tanah Papua di masa depan.

"Rekomendasi dari penelitian ini yaitu, harus ada lebih banyak even-even dilaksanakan di tanah Papua ini, baik even-even olahraga tingkat daerah, nasional dan tingkat internasional," tuturnya.

"Kebetulan ada Pak Menpora disini, kami minta supaya ada lebih baik lagi even-even nasional dan internasional di Papua," harapnya. Kenius Kogoya dinyatakan lulus atas sidang promosi doktornya dengan nilai cumlaude. Turut hadir Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dan Wakil Ketua KONI Pusat Soedarmo.(ben)

BAGIKAN :
PELAYANAN