Tutup Kejurnas Judo KSAD Cup XV 2024, Menpora Dito Tegaskan Komitmen Pemerintah Dukung Judo Menuju Olimpiade 2028

Senin, 16 Desember 2024
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, secara resmi menutup Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Kasad Cup XV Tahun 2024 dalam sebuah upacara di GOR Nanggala, Cijantung, Jakarta, Minggu (16/12).(foto:Andre/kemenpora.go.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, secara resmi menutup Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Kasad Cup XV Tahun 2024 dalam sebuah upacara di GOR Nanggala, Cijantung, Jakarta, Minggu (16/12).(foto:Andre/kemenpora.go.

Jakarta:  Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, secara resmi menutup Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Kasad Cup XV Tahun 2024 dalam sebuah upacara di GOR Nanggala, Cijantung, Jakarta, Minggu (16/12). 

Dalam upacara tersebut, Menpora Dito bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan cabang olahraga judo menuju Olimpiade 2028.

"Pada hari ini, Minggu, tanggal 15 Desember 2024, Kejurnas Judo Kasad Cup XV Tahun 2024 saya nyatakan dengan resmi ditutup," ujar Menpora Dito saat menutup acara tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan Menpora Dito bahwa pentingnya mempertahankan tradisi keikutsertaan judo Indonesia di Olimpiade, yang tahun ini telah berhasil mengirimkan satu atlet ke Olimpiade Paris 2024. 

"Besar harapan kita di tahun 2028, kita dapat mempertahankan tradisi judo masuk Olimpiade. Kemenpora akan memastikan komitmen dukungan untuk judo," ucapnya.

Iapun  memberikan pesan kepada para atlet, baik yang meraih kemenangan maupun yang belum berhasil. "Yang menang jangan jumawa, yang kalah harus bekerja lebih keras. Target kita adalah Olimpiade," tambahnya.

Menpora Dito juga memberikan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI  Maruli Simanjuntak yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (Ketum PB PJSI) atas  penyelenggaraan Kejurnas Judo secara konsisten.

Ia menyebutkan bahwa ajang ini merupakan wadah strategis untuk menjaring atlet potensial yang dapat membawa nama Indonesia ke kancah internasional.

"Saya ucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Kasad yang senantiasa konsisten menyelenggarakan Kejurnas Judo," ujar Menpora Dito.

Tahun ini, Kejurnas Judo Kasad Cup mencatat lonjakan peserta yang signifikan, dengan jumlah atlet mencapai 745 orang, meningkat dari sekitar 600 peserta pada tahun sebelumnya.

"Ini adalah sebuah capaian yang luar biasa. Saya sampaikan kepada Pak Kasad dan Ketua Umum, bagaimana dari ajang Judo Kasad Cup ini kita bisa mempersiapkan langkah menuju Olimpiade 2028," katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat atlet dan pelatih, Menpora Dito juga mengumumkan tambahan bonus bagi para pemenang.

 "Untuk perolehan individual, kami tambahkan Rp1,5 juta. Untuk beregu, juara pertama kami tambahkan Rp 10 juta, juara kedua, Rp.5 juta, dan juara ketiga Rp. 5 juta. Ini semata-mata untuk menambah semangat atlet muda, kontingen  dan para pelatih agar judo bisa lebih berprestasi di masa depan," ungkapnya.

Kasad Jenderal TNI  Maruli Simanjuntak menyampaikan optimisnya terhadap perkembangan cabang olahraga judo di Indonesia. Menurutnya, cabor judo sudah berhasil mengirimkan atlet ke Olimpiade Paris 2024.

"Selama saya menjadi Ketua Umum Judo, ini sudah penyelenggaraan ketiga, dan prosesnya terus menunjukkan peningkatan. Kemarin, kita sudah berhasil mengirimkan atlet ke Olimpiade berkat kerja keras semua pihak," ujar Kasad.

Kasad  juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang turut berkontribusi terhadap kemajuan judo di Indonesia. "Pak Menpora dan Ketua NOC Indonesia sudah menyampaikan komitmen mereka. Ke depan, beliau-beliau akan memberikan dukungan terbaik bagi kita," jelasnya.

Kasad juga menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah, organisasi olahraga, dan komunitas atlet untuk memastikan judo Indonesia terus melangkah maju. "Saya  berharap capaian ini menjadi motivasi untuk mencetak prestasi lebih tinggi di Olimpiade mendatang, khususnya Los Angeles 2028," ujar Kasad. (rep)

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 menjalani sesi terakhir di ruang kelas bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10). Agenda ini, yaitu refleksi dan Deklarasi Wirasena Community, berlangsung di keempat kelas dengan fasilitator. (dok.Bagus/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026 di Ruang Kelas: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 menjalani sesi terakhir di ruang kelas bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10). Agenda ini, yaitu refleksi dan Deklarasi Wirasena Community, berlangsung di keempat kelas dengan fasilitator masing-masing. Di Kelas 1 yang bertempat di Artotel Taman Ismail Marzuki (TIM), peserta menuliskan perasaan selama kegiatan dan komitmen yang akan dibawa pulang sebagai penggerak di daerah masing-masing.

Para peserta Wirasena Youth Camp 2026 memanfaatkan jeda antarkelas untuk berlatih pertunjukan yang akan tampil pada Malam Inagurasi Wirasena Youth Camp.(dok.Suci/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Di Sela Kelas, Peserta Wirasena Youth Camp Siapkan Pertunjukan Musikal Malam Inagurasi

Para peserta Wirasena Youth Camp 2026 memanfaatkan jeda antarkelas untuk berlatih pertunjukan yang akan tampil pada Malam Inagurasi Wirasena Youth Camp. Latihan berlangsung di Teater Mini Taman Ismail Marzuki (TIM), Senin (26/10), dengan peserta berbaur dalam busana yang beragam, termasuk kain batik dan sarung bercorak.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Pelatihan Pelatih Nasional Pencak Silat Tingkat Muda (III) di Ole Suites Hotel, Sentul, Bogor, pada 21–25 Oktober 2026.(foto:Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Kemenpora Cetak Pelatih Pencak Silat Berkualitas untuk Perkuat Pembinaan di Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Pelatihan Pelatih Nasional Pencak Silat Tingkat Muda (III) di Ole Suites Hotel, Sentul, Bogor, pada 21–25 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 44 peserta dari Sumatra dan Jawa untuk meningkatkan kompetensi pelatih dan memperkuat pembinaan pencak silat di daerah.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026