Komisi X DPR RI Setujui Proses Naturalisasi Sandy Walsh dan Jordy Amat Jadi Pemain Timnas Sepakbola Indonesia

Kamis, 01 September 2022
Bagikan:
Setelah disetujui Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang membidangi Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Keamanan pada Senin (29/8) lalu. Hari ini, Kamis (1/9) Komisi X DPR RI yang membidangi Olahraga juga menyetujui proses naturalisasi dua calon pemain T
Setelah disetujui Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang membidangi Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Keamanan pada Senin (29/8) lalu. Hari ini, Kamis (1/9) Komisi X DPR RI yang membidangi Olahraga juga menyetujui proses naturalisasi dua calon pemain T

Jakarta: Setelah disetujui Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang membidangi Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Keamanan pada Senin (29/8) lalu. Hari ini, Kamis (1/9) Komisi X DPR RI yang membidangi Olahraga juga menyetujui proses naturalisasi dua calon pemain Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia, yakni Sandy Walsh dan Jordy Amat.

Persetujuan ini diputuskan dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan jajaran di Ruang Rapat Komisi X DPR, Gedung Nusantara II, Senayan Jakarta Pusat, Kamis (1/9). Raker ini juga dihadiri calon pemain naturalisasi Jordy Amat.

Sebelum diputuskan, Menpora Amali dan Ketua PSSI Mochamad Iriawan memaparkan terkait dasar hukum dan alasan pentingnya dilakukan naturalisasi dua calon pemain tim nasional sepak bola tersebut. Setelah mendengarkan paparan Menpora Amali dan Ketua PSSI, berbagai fraksi kemudian menyampaikan pandangan, catatan dan persetujuan mereka terhadap proses naturalisasi ini. 

“Setelah mendengarkan penjelasan, sekaligus pendapat akhir dari masing-masing fraksi, dengan ini Komisi X DPR menyetujui terkait dengan naturalisasi pemberian kewarganegaraan terhadap Sandy dan Jordy,” kata Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda selaku pimpinan rapat yang didampingi, Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf Macan Effendi dan Hetifah Sjaifudian.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali memaparkan sejumlah aturan dan perundang-undangan yang menjadi dasar hukum pemerintah melakukan naturalisasi dua calon pemain nasional sepakbola diantaranya keduanya memiliki garis keturunan dari nenek dan kakek mereka. Jordi Amat sendiri lahir di Canet de Mar, Spanyol 21 Maret 1992, sementara Sandy lahir di Brussel, Belgia, 14 Maret 1995. 

“Kedua pemain ini memiliki kakek dan nenek yang lahir di Indonesia yakni di Purworejo dan Makassar,” ujar Menpora Amali.

Selain itu, Menpora Amali menjelaskan bahwa kedua pemain yang masing-masing bermain di posisi bek tengah dan bek kanan ini memang secara teknis dan kualitas permainan sangat dibutuhkan oleh timnas. Kedua pemain ini juga memang direkomendasikan oleh pelatih timnas Shin Tae yong. Menurutnya, kedua pemain ini dibutuhkan dalam waktu dekat untuk segera tampil menghadapi dua laga penting FIFA Match Day di Indonesia melawan timnas Curacao pada 24 September dan 27 September mendatang.

Namun demikian, ditegaskan Menpora Amali bahwa naturalisasi kedua pemain tersebut ditambah dengan Shayne Pattynama yang masih dalam proses di Kemenkum HAM dan Sekretariat Negara merupakan program jangka pendek.

“Naturalisasi ini program jangka pendek kita. Kita tidak mengharapkan itu menjadi satu hal yang jangka panjang dan terus-terus kita lakukan. Tapi karena ada kebutuhan dalam jangka pendek terutama pada tim-tim senior. Karena seperti U-16 tidak ada yang ingin naturalisasi,” katanya. 

Sementara itu, Ketua PSSI Mochammad Iriawan menyampaikan bahwa kedua pemain ini selalu menunjukan kebanggaannya dan kecintaannya terhadap Indonesia dalam setiap pertandingan yang dilakukannya bersama klub mereka masing-masing di Eropa dengan menaruh bendera Merah Putih di punggung mereka usai bermain. 

Selain itu, keduanya memiliki kualitas permain yang tidak perlu diragukan. Sebab, Jordi telah bermain liga-liga top Eropa, bahkan dengan posisinya sebagai bek tengah pernah melawan pemain top dunia seperti Lionel Messi, Mesut Ozil, Rooney, Cristiano Ronaldo hingga Giroud.
“Jordi pemain bertahan yang cukup bagus,” katanya.

Juga demikian dengan Sandy, dia merupakan pemain yang bermain di kasta tertinggi di Liga Belgia. 

“Tentunya kami berharap bisa meningkatkan kualitas Timnas Indonesia dengan adanya dua orang tersebut. Sekali lagi yang mencari dua pemain ini bukan federasi, tetapi pelatih. Pelatih membutuhkan tiga pemain dan baru dua sekarang yang berada di tim nasional,” ucapnya.(ded)

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. (foto:instagram/edgarmarvelo)
Jumat, 02 Januari 2026

Makna Emas SEA Games 2025 Bagi Edgar Xavier, Perpisahan Manis dan Spesial Untuk Calon Buah Hati

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. Medali emas berhasil dipersembahkan Edgar di penampilan terakhirnya di ajang olahraga multievent Asia Tenggara tersebut.

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi.(foto:instagram/Martina)
Jumat, 02 Januari 2026

Jadi Peraih Medali Terbanyak SEA Games 2025, Martina Ayu Pratiwi Tetap Rendah Hati dan Terus Belajar

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi. Bagaimana tidak, dalam debut SEA Games-nya di Thailand edisi 2025, perempuan asal Gresik ini sukses menorehkan sejarah sebagai atlet Indonesia yang meraih medali terbanyak.

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. (foto:Instagram/leicalubis)
Jumat, 02 Januari 2026

Debut Manis Karateka Leica Lubis: Menang Melawan Tekanan, Pulang dengan Emas SEA Games

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. Tampil untuk pertama kalinya saat SEA Games 2025 Thailand, dia langsung membawa pulang medali emas.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile