Raih 8 Emas dan 6 Perak di SEA Games 2021 Vietnam, Pelatih Rowing Harap Bisa Loloskan Lebih Banyak Atlet di Olimpiade Paris 2024

Senin, 16 Mei 2022
Bagikan:
Pelatih kepala tim rowing Indonesia, M Hadris mengungkapkan bahwa raihan 8 emas dan 6 perak dari cabang olahraga rowing pada ajang SEA Games Vietnam 2021 sesuai dengan target pemerintah. (foto:muchlis/kemenpora.go.id)

Jakarta: Pelatih kepala tim rowing Indonesia, M Hadris mengungkapkan bahwa raihan 8 emas dan 6 perak dari cabang olahraga rowing pada ajang SEA Games Vietnam 2021 sesuai dengan target pemerintah. 

Hal ini disampaikannya disela-sela acara penyambutan rombongan tim Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) yang mengikuti ajang SEA Games Vietnam 2021 di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta, Minggu (15/5) malam. 

"Kalau khusus rowing di SEA Games ini dengan perolehan 8 emas dan 6 perak sesuai dengan target kita. Kan kita rencanakan terakhir di Kemenpora,  berapa sih target rowing, kita tawar-tawar 7, (diminta 8) oke 8, alhamdulillah dapat 8 dan 6 perak," kata M. Hadris 

Meskipun tidak juara umum dan kalah dengan Filipina dengan selisih dua medali, namun Hadris menilai hasil tersebut sesuai target dan berkat pola pembinaan atlet yang dilakukan PODSI di Pelatnas. Menurutnya, diantara persiapan yang dilakukan rowing dalam menghadapi SEA Games antara lain melakukan Training Camp Belanda selama satu bulan. 

"Kita juga mengikuti bebrrapa kejuaraan pertama di Belgia, kedua di Bosbaan Amsterdam dan ketiga di Rotterdam Belanda," katanya 

Hadris mengaku bersyukur karena pemerintah menempatkan cabang olahraga dayung/rowing sebagai cabang olahraga unggulan dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Karena di satu sisi dukungan pemerintah akan lebih besar, disisi lain tim rowing diharapkan bisa menorehkan prestasi yang lebih tinggi yakni Asian Games dan Olimpiade sebagai target utama DBON. 

Dalam menghadapi Olimpiade Paris 2024 yang kualifikasinya akan segera dimulai, cabang olahraga rowing dipastikan akan mengutamakan atlet-atlet yang sudah meraih emas di SEA Games 2021 ini untuk mengikuti kualifikasi. 

"Atlet yang dapat medali di SEA Games ini kita persipakan. Olimoiade terkahir hanya satu nomor, kita berjuang mudah- mudahan kita berjuang lagi untuk meloloskan banyak atlet di Olimpiade Paris 2024," harapnya 

Sementara terkait Asian Games, menurutnya dengan adanya penundaan ajang olahraga tersebut maka pihaknya memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri dalam melakukan pembinaan. Asian Games ke-19 yang dijadwalkan berlangsung pada September 2022 di kota Hangzhou, Cina harus ditunda karena wabah COVID-19 di negara tersebut. 

"Dengan ditundanya Asian Games kita punya waktu lebih lama untuk mempersiapkan atlet yang ada. Sekali lagi atlet yang sukses di SEA Games kita pertahankan," pungkasnya.(ded)

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. (foto:instagram/edgarmarvelo)
Jumat, 02 Januari 2026

Makna Emas SEA Games 2025 Bagi Edgar Xavier, Perpisahan Manis dan Spesial Untuk Calon Buah Hati

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. Medali emas berhasil dipersembahkan Edgar di penampilan terakhirnya di ajang olahraga multievent Asia Tenggara tersebut.

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi.(foto:instagram/Martina)
Jumat, 02 Januari 2026

Jadi Peraih Medali Terbanyak SEA Games 2025, Martina Ayu Pratiwi Tetap Rendah Hati dan Terus Belajar

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi. Bagaimana tidak, dalam debut SEA Games-nya di Thailand edisi 2025, perempuan asal Gresik ini sukses menorehkan sejarah sebagai atlet Indonesia yang meraih medali terbanyak.

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. (foto:Instagram/leicalubis)
Jumat, 02 Januari 2026

Debut Manis Karateka Leica Lubis: Menang Melawan Tekanan, Pulang dengan Emas SEA Games

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. Tampil untuk pertama kalinya saat SEA Games 2025 Thailand, dia langsung membawa pulang medali emas.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile