Hadapi Bonus Demografi, Menpora Amali Minta Kader IMM dan Pemuda Muhammadiyah Kreatif, Inovatif, Punya Kemandirian dan Berdaya Saing

Minggu, 28 November 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengingatkan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Pemuda Muhammadiyah tentang tantangan yang dihadapi para pemuda kedepan, salah satunya bonus demografi dimana usia produk

Yogyakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengingatkan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Pemuda Muhammadiyah tentang tantangan yang dihadapi para pemuda kedepan, salah satunya bonus demografi dimana usia produktif nantinya lebih banyak.

Hal tersebut disampaikan Menpora Amali saat memberi Kuliah dalam acara pelantikan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) periode 2021-2023 dengan tema “Inklusif Berkemajuan” di kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, Minggu (28/11).

“Di depan kita akan berhadapan dengan bonus demografi yang isinya anak-anak muda yang ada sekarang. Kalau kita tidak siap, maka pasti bonus demografi itu akan menjadi mudharat, bukan menjadi manfaat buat bangsa ini,” ujar Menpora Amali mengingatkan.

Tantangan yang dihadapi pemuda dulu dan sekarang menurut Menpora Amali sangat berbeda. Kalau dulu, aktivitas organisasi kepemudaan mereka sering mendiskusikan terkait ideologi, politik dan berbagai hal yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia.

“Sekarang, itu kalau ditawarkan kepada anak-anak muda mereka agak kurang tertarik. Padahal sekarang luar biasa pengaruh ilmu pengetahuan dan ekonomi. Kemudian bagaimana pengaruh digitalisasi di kalangan milenial,” jelasnya.

Dengan demikian, kata Menpora Amali, karena tantangan sudah berbeda, terutama terkait bonus demografi maka salah satu program yang ada di Kemenpora terkait kepemudaan yakni mendorong anak-anak muda baik yang tergabung dalam organisasi kepemudaan maupun yang non organisasi pemuda untuk kreatif, inovatif, punya kemandirian dan berdaya saing.

“Karena kalau enggak, kedepan persaingan sangat ketat baik di dalam negeri maupun dengan anak-anak muda kita yang berada di luar negeri. Oleh karena itu, anak muda kita harus dibekali dengan kemampuan yang luar biasa sehingga dia mampu bersaing,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali memuji dan mengapresiasi sikap inklusif yang diterapkan organisasi Muhammadiyah dan dicontohkan oleh pendirinya KH. Ahmad Dahlan untuk menerima pendapat dan pandangan pihak lain terutama tentang Kebhinekaan.

“Konsistensi dari Muhammadiyah dan diikuti oleh organsiasi dibawahnya yang tetap inklusif, saya kira ini satu model pengelolaan sebuah gerakan, sebuah perserikatan sebuah organisasi. Disamping menaungi umat juga punya tanggung jawab, terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.

Disamping itu, lanjutnya, sebelum organisasi-organisasi lain memperhatikan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, namun Muhammdiyah suah mengawalinya.

“Sehingga kita saksikan perguruan tinggi Muhammadiyah di berbagai tempat, rumah sakit Muhammdiyah di berbagi tempat, dan juga lembaga ekonomi Muhammdiya ada dimana-mana,” tukasnya.

Bahkan ada satu hal yang menarik, lanjut Menpora Amali, dimana Muhammdiyah saat ini satu-satunya organisasi dakwah yang memiliki klub sepakbola di Liga 2 Indonesia. skrg punya klub sepakbola liga 2, klub hizbul wathan, ini luar biasa.

“Saya tadinya tidak percaya, tapi begitu disampaikan nama klubnya PS Hizbul Wathan, oh pasti Muhammadiyah ini,” katanya.
Dengan berbagai capaian Muhammadiyah tersebut, Menpora Amali meminta IMM dan Pemuda Muhammadiyah untuk mengikutinya termasuk dalam menciptakan start up-start up di era digital ini. 

“Saya sampaikan kepada kader HMI waktu mereka datang ke tempat saya, kami dulu diskusi tentang ideologi dan lain-lain itu sampai subuh, saking asiknya subuhnya kelewatan, sekarang waktunya mulai dirubah, GPS-nya sudah berubah, tantangan sudah mulai berubah, tantang dunia juga sudah berubah. Nah inilah yang dimaksud dengan kemajuan,” ucapnya.

“Ilmunya banyak di Muhammdiyah ini, Inslusif dan bekemajuan, kalau ini dikembangkan dengan baik maka yang lain silakan meniru. Tetapi jangan yang lain sudah meniru IMM-nya ketinggalan,” pesannya.(ded)

Tahun 2025 menjadi tahun yang manis bagi petenis putri Indonesia Janice Tjen.Bisa tampil di arena Grand Slam dan WTA Tour, hingga mempersembahkan medali emas di SEA Games 2025 Thailand. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 31 Desember 2025

Tutup Tahun 2025 dengan Manis, Janice Tjen Masuk Ranking 50-an Dunia hingga Persembahkan Emas di SEA Games Thailand

Tahun 2025 menjadi tahun yang manis bagi petenis putri Indonesia Janice Tjen.Bisa tampil di arena Grand Slam dan WTA Tour, menjuarai turnamen WTA 250, dan menempati ranking 53-54 an dunia, hingga mempersembahkan dua medali emas di SEA Games 2025 Thailand.

Atlet renang putra Jason Donovan Yusuf tampil dominan pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand.(foto: Instagram/Jason)
Rabu, 31 Desember 2025

Jason Donovan, Debutan Raih Dua Emas SEA Games Thailand, Jadi Tolak Ukur Regenerasi Atlet ke Kancah Internasional

Atlet renang putra Jason Donovan Yusuf tampil dominan pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand. Meski baru berusia 18 tahun ia berhasil meraih dua medali emas masing-masing di nomor 100m gaya punggung putra dan 50m gaya punggung putra.

Inspirasi, itulah yang ingin diberikan Brayen Nathan Brata-Coolen dari prestasinya di SEA Games 2025 Thailand.(foto: Instagram/Nathan)
Rabu, 31 Desember 2025

Brayen Nathan Brata-Coolen Ingin Emas Berkuda Palang Rintang SEA Games 2025 Jadi Inspirasi untuk Para Atlet Muda

Inspirasi, itulah yang ingin diberikan Brayen Nathan Brata-Coolen dari prestasinya di SEA Games 2025 Thailand. Dirinya menjadi atlet berkuda Indonesia pertama yang berhasil mendulang emas dari cabang berkuda palang rintang (show jumping) nomor lompat individu SEA Games.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile