Berharap Bisa Berjalan Sukses, Menpora Amali Tegaskan Tidak Ada Perbedaan antara PON dan Peparnas ke-16 Papua

Senin, 01 November 2021
Bagikan:
Menpora Amali menegaskan bahwa pemerintah mengedepankan kesetaraan, baik PON maupun Peparnas yang sama-sama dihelat di Bumi Cendrawasih. Hal itu disampaikan Menpora Amali saat menjadi narasumber  Diskusi FMB 9 yang bertajuk Peparnas ke-16 Papua Kesetaraan

Jakarta: Menpora Amali menegaskan bahwa pemerintah mengedepankan kesetaraan, baik PON maupun Peparnas yang sama-sama dihelat di Bumi Cendrawasih. Hal itu disampaikan Menpora Amali saat menjadi narasumber  Diskusi FMB 9 yang bertajuk Peparnas ke-16 Papua Kesetaraan dan Prestasi Disabilitas, Senin (1/11) siang.

Menurut Menpora Amali, baik PON maupun Peparnas diperlakukan sama, tidak ada perbedaan dari dukungan fasilitas dan segala hal yang terkait dua penyelenggaraan multi even terbesar nasional ini. "Itulah tekad kami untuk melaksanakan Peparnas ini, karena tidak ada bedanya antara PON dan Peparnas, semua kita fasilitasi sama," tegas Menpora Amali.

"Yang membedakan hanya dari jumlah cabor yang dipertandingkan, Peparnas hanya 12 sementara PON 37, dan orangnya hanya sekitar 3.500-an yang tercatat, sementara PON 10 sampai 12.000. Kemudian pembedanya Peparnas hanya di Kota dan Kabupaten Jayapura, sementara yang PON ada tambahan di Merauke dan Mimika," terangnya.

Sebagaimana diketahui bahwa PON Papua dinilai sukses, oleh karenanya target suksesnya juga sama. Di Peparnas diharapkan meraih pula Catur Sukses, bahkan diharapkan sukses pelaksanaan Prokes Covid-19 pada PON juga harus bisa ditukarkan ke Peparnas.

"Saya sudah sampaikan kepada PB Peparnas, dari penyelenggaraan PON kita ada catatan apa yang menjadi kekurangannya di Peparnas ini tidak boleh begitu lagi," ucapnya sebagai bagian evaluasi.

"Untuk target suksesnya sama, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi, sukses administrasi, bahkan sukses penerapan untuk disiplin Covid-19," imbuhnya.

Ada yang menjadi perhatian lebih karena pesertanya para atlet-atlet disabilitas maka diperlukan pelayanan-pelayanan khusus. "Saya kemarin cek contohnya untuk transportasi ada modifikasi-modifikasi alat-alat transportasi sudah dilakukan. Kemudian semua atlet ditempatkan di hotel karena disitu ada fasilitas yang lebih baik," jelasnya lagi.

Adapun untuk apresiasi dan pembinaan, baik Menpora maupun Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia menyampaikan bahwa perhatian pemerintah sama dan setara kepada paralimpian. Bahkan saat di Paralimpiade Tokyo menorehkan prestasi luar biasa dengan mampu menempati peringkat 43 dunia, Presiden RI Joko Widodo langsung memerintahkan kepada Menpora untuk membangun Traning Camp yang sama sebagaimana yang di bangun di Cibubur untuk para atlet Olimpiade.

"Presiden RI Joko Widodo memberikan perhatian yang setara, karena para atlet disabilitas juga mampu menunjukkan prestasi luar biasa untuk negara. Bonusnya sama, dan akan dibangunkan Traning Camp yang sama," kata Stafsus Angkie.

Adapun Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) sebagai representatif pemerintah Papua menyiapkan penyambutan yang baik terhadap seluruh kontingen paralimpian. Kesuksesan Jayapura, Papua, adalah kesuksesan Indonesia.

"Jayapura, Papua, adalah daerah yang aman, daerah yang kondusif, mari datang ke kami, kami akan menyambut dengan damai dengan suka cita, dengan senyum, datang dengan sehat pulang dengan sehat, semua meraih prestasi untuk Indonesia. Kami siapkan semua fasilitas, sukses Peparnas sukses Indonesia, sekali NKRI tetap NKRI, sekali Merah Putih tetap Merah Putih," kata  BTM, Wali Kota Jayapura yang selalu optimis dan semangat. Selain Menpora tampil juga sebagai pembicara Staf Khusus Presiden RI Angki Yudistia.(cah)

Tahun 2025 menjadi tahun yang manis bagi petenis putri Indonesia Janice Tjen.Bisa tampil di arena Grand Slam dan WTA Tour, hingga mempersembahkan medali emas di SEA Games 2025 Thailand. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 31 Desember 2025

Tutup Tahun 2025 dengan Manis, Janice Tjen Masuk Ranking 50-an Dunia hingga Persembahkan Emas di SEA Games Thailand

Tahun 2025 menjadi tahun yang manis bagi petenis putri Indonesia Janice Tjen.Bisa tampil di arena Grand Slam dan WTA Tour, menjuarai turnamen WTA 250, dan menempati ranking 53-54 an dunia, hingga mempersembahkan dua medali emas di SEA Games 2025 Thailand.

Atlet renang putra Jason Donovan Yusuf tampil dominan pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand.(foto: Instagram/Jason)
Rabu, 31 Desember 2025

Jason Donovan, Debutan Raih Dua Emas SEA Games Thailand, Jadi Tolak Ukur Regenerasi Atlet ke Kancah Internasional

Atlet renang putra Jason Donovan Yusuf tampil dominan pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand. Meski baru berusia 18 tahun ia berhasil meraih dua medali emas masing-masing di nomor 100m gaya punggung putra dan 50m gaya punggung putra.

Inspirasi, itulah yang ingin diberikan Brayen Nathan Brata-Coolen dari prestasinya di SEA Games 2025 Thailand.(foto: Instagram/Nathan)
Rabu, 31 Desember 2025

Brayen Nathan Brata-Coolen Ingin Emas Berkuda Palang Rintang SEA Games 2025 Jadi Inspirasi untuk Para Atlet Muda

Inspirasi, itulah yang ingin diberikan Brayen Nathan Brata-Coolen dari prestasinya di SEA Games 2025 Thailand. Dirinya menjadi atlet berkuda Indonesia pertama yang berhasil mendulang emas dari cabang berkuda palang rintang (show jumping) nomor lompat individu SEA Games.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile