Buka Kuliah Kewirausahaan Pemuda dengan Yayasan Embun, Menpora Amali Ingatkan Persaingan Pemuda Semakin Ketat

Minggu, 05 Desember 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali membuka secara resmi Kuliah Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda Kemenpora yang bekerjasama dengan Yayasan Embun secara virtual, Minggu (5/12) sore. Kegiatan yang bertema ‘Membuk

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali membuka secara resmi Kuliah Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda Kemenpora yang bekerjasama dengan Yayasan Embun secara virtual, Minggu (5/12) sore. Kegiatan yang bertema ‘Membuka Pintu Rezeki Melalui Wirausaha’ ini digelar secara hybrid di Kota Semarang, Jawa Tengah. 

Dalam sambutannya, Menpora Amali menyampaikan, kuliah penumbuhan minat kewirausahaan pemuda merupakan program yang sudah dilakukan Kemenpora dalam beberapa waktu pada tahun 2021, bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi dan kelompok-kelompok masyarakat. 

Menurutnya, program ini terus didorong Kemenpora karena menyadari bahwa sekarang ini persaingan di kalangan pemuda sangat ketat. Pemuda tidak hanya bersaing antara lulusan perguruan tinggi di dalam negeri saja, namun juga dengan lulusan luar negeri.

“Ini semakin memberikan gambaran pada kita, harus ada cara-cara yang kita siapkan sebagai alternatif. Bahkan, kewirausahaan ini menjadi alternatif dan pilihan utama bila bangsa ini mau atau dapat segera maju. Sejajar dengan bangsa maju lainnya dari sisi ekonominya. Apalagi pandemi yang melanda saat ini, kalau mau cepat bangkit maka sektor kewirausahaan harus kita dorong secara maksimal,” kata Menpora Amali.

Menpora Amali memaparkan, lapangan kerja setiap tahun makin sempit. Namun lulusan sekolah dan lulusan perguruan tinggi setiap tahunnya semakin banyak. Maka, ketersediaan lapangan kerja dan kebutuhan yang diakibatkan oleh para lulusan tersebut tidak seimbang.

“Jadi antara ketersediaan dan kebutuhan tidak seimbang. Oleh karena itu, maka menjadi wirausaha tentu menjadi hal yang penting. Bukan hanya menjadi pilihan setelah tidak bisa mendapatkan pekerjaan di sana-sini,” tukasnya.

Meskipun, lanjut Menpora Amali, para orang tua memiliki keinginan agar anaknya ketika lulus sekolah dan perguruan tinggi bekerja menjadi pegawai negeri, anggota TNI-Polri, bekerja di perusahaan-perusahaan swasta besar dan lainnya. Namun, bila orang lain tidak memberikan kesempatan tersebut tentu mereka tidak bisa melakukan apa-apa.

“Tetapi kalau dengan kita berwirausaha, kita sendiri akan menentukan itu. Nah untuk menuju ke sana tentu kita ada bekal, kita tidak bisa bangun tidur, berniat menjadi interpreneur menjadi wirausahawan terus langsung jadi. Ada tahapan-tahapannya, itulah sebabnya kami di Kementerian Pemuda Olahraga melakukan penumbuhan minat wirausaha secara bertahap,” jelasnya. 

Disamping itu, Menpora Amali memaparkan bahwa persentase negara dikatakan maju secara perekonomian dan sejahtera apabila jumlah wirausahawannya di angka 4 sampai 5 persen. Sementara Indonesia angkanya masih dibawah.

“Bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga pun kita masih berada dibawah, ini peluang masih sangat terbuka untuk kita masuk ke dunia wirausaha,” ujarnya.

Dengan demikian, dia mendorong agar pemuda menjadi wirausahawan. Sebab, kalau menjadi wirausawan maka mereka telah menjadi penyedia lapangan pekerjaan buat orang lain dan memberikan manfaat kepada lingkungan sekitarnya.

“Sudah barang tentu bisa membantu dirinya sendiri, tetapi kalau anda menggantungkan harapan atau bekerja pada orang lain. Maka tentu anda tidak bisa dikatakan mandiri, anda bergantung kepada orang pilihan ada di tangan para peserta sekalian,” katanya.

Dijelaskannya, Kemenpora memberi kesempatan kepada para pemuda yang memiliki minat berwirausaha dan selanjutnya diberi pendampingan dan difasilitasi sehingga bisa jalan menjadi seorang wirausahawan.

“Mudah-mudahan para peserta yang ikut dalam kegiatan ini yang nanti setelah mendapatkan motivasi, pengalaman, dan berbagai pengetahuan dari para narasumber langsung tergerak untuk menjadi seorang wirausahawan. Mudah-mudahan dari kegiatan ini bisa akan kita dapatkan wirausahawan baru, start up baru sehingga kekosongan yang ada, persentse yang masih rendah itu bisa segera terisi,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan ini Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam Sholeh, Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Imam Gunawan, Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih dan sejumlah narasumber diantaranya Lutvan Handi, Ketua Sekolah UMKM Semarang, Muhammad Asim, Ketua Kepemudaan Yayasan Embun dan para peserta kuliah kewirausahaan pemuda.(ded)

Tahun 2025 menjadi tahun yang manis bagi petenis putri Indonesia Janice Tjen.Bisa tampil di arena Grand Slam dan WTA Tour, hingga mempersembahkan medali emas di SEA Games 2025 Thailand. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 31 Desember 2025

Tutup Tahun 2025 dengan Manis, Janice Tjen Masuk Ranking 50-an Dunia hingga Persembahkan Emas di SEA Games Thailand

Tahun 2025 menjadi tahun yang manis bagi petenis putri Indonesia Janice Tjen.Bisa tampil di arena Grand Slam dan WTA Tour, menjuarai turnamen WTA 250, dan menempati ranking 53-54 an dunia, hingga mempersembahkan dua medali emas di SEA Games 2025 Thailand.

Atlet renang putra Jason Donovan Yusuf tampil dominan pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand.(foto: Instagram/Jason)
Rabu, 31 Desember 2025

Jason Donovan, Debutan Raih Dua Emas SEA Games Thailand, Jadi Tolak Ukur Regenerasi Atlet ke Kancah Internasional

Atlet renang putra Jason Donovan Yusuf tampil dominan pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand. Meski baru berusia 18 tahun ia berhasil meraih dua medali emas masing-masing di nomor 100m gaya punggung putra dan 50m gaya punggung putra.

Inspirasi, itulah yang ingin diberikan Brayen Nathan Brata-Coolen dari prestasinya di SEA Games 2025 Thailand.(foto: Instagram/Nathan)
Rabu, 31 Desember 2025

Brayen Nathan Brata-Coolen Ingin Emas Berkuda Palang Rintang SEA Games 2025 Jadi Inspirasi untuk Para Atlet Muda

Inspirasi, itulah yang ingin diberikan Brayen Nathan Brata-Coolen dari prestasinya di SEA Games 2025 Thailand. Dirinya menjadi atlet berkuda Indonesia pertama yang berhasil mendulang emas dari cabang berkuda palang rintang (show jumping) nomor lompat individu SEA Games.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile