Kemenpora Beri Penghargaan Bagi Para Pemenang Kompetisi Nasional Inovasi dan Teknologi Terapan Olahraga Tahun 2021

Kamis, 09 September 2021
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan penghargaan  kepada  pemenang Kompetisi Nasional Inovasi dan Teknologi Terapan Olahraga Tahun 2021, Kamis (9/9) di Hotel Grand Sahid, Jakarta.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan penghargaan kepada pemenang Kompetisi Nasional Inovasi dan Teknologi Terapan Olahraga Tahun 2021, Kamis (9/9) di Hotel Grand Sahid, Jakarta.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Jakarta : Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan penghargaan  kepada  pemenang Kompetisi Nasional Inovasi dan Teknologi Terapan Olahraga Tahun 2021, Kamis (9/9) di Hotel Grand Sahid, Jakarta.  

Pada kompetisi ini  ada dua kategori utama yakni digital technology dan engineering. Masing-masing kategori dibagi lagi ke dalam 3 bidang yakni olahraga prestasi, olahraga pendidikan, dan olahraga rekreasi.

Masing-masing pemenang mendapatkan  trofi dan piagam serta  hadiah berupa uang tunai. Juara I,II, dan III di masing-masing kategori akan menerima hadiah sebesar Rp 35 juta, Rp 25 juta, dan Rp 20 Juta.

Deputi  Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Chandra Bhakti mengatakan kompetisi nasional inovasi dan teknologi terapan olahraga dapat berjalan lancar dan sudah  menghasilkan apa yang menjadi harapan Kemenpora.  

Untuk itu, ia pun mengucapkan selamat kepada pemenang kompetisi tersebut. "Saya mengucapkan selamat kepada para pemenang Kompetisi Nasional Inovasi dan Teknologi Terapan Olahraga Tahun 2021. Dan yang belum juara jangan patah semangat, ini hanya soal waktu saja. Jadi yang belum dapat kesempatan juara masih bisa mengikuti tahun depan," ucapnya.
 
"Kita berkomitmen bahwa kompetisi ini menjadi agenda tahunan Kemenpora. Karena apa yang mereka  hasilkan ini  adalah sebuah produk buatan anak bangsa. Oleh karena itu,  kita harus mendorong  produk-produk lokal khususnya industri olahraga untuk terus berkembang bahkan bisa  dikenal di luar negeri," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Chandra menyampaikan pesan Menpora Amali kepada  para  peserta untuk terus berkreativitas. "Saya menyampaikan pesan Pak Menteri untuk  terus berkreativitas dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan olahraga nasional, baik itu olahraga pendidikan, rekreasi maupun prestasi,' tutupnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Tandiyo Rahayu terhitung sejak tanggal 26 Agustus hingga 8 September 2021 dewan juri telah melakukan penilaian atas semua karya yang terdaftar sebagai peserta kompetisi ini. 

"Perlu kami sampaikan pula bahwa peserta kompetisi kali ini memiliki latar belakang dan profesi yang sangat beragam dan  berasal dari berbagai perguruan tinggi, guru pendidikan jasmani, profesional dalam bidang keolahragaan dan ada pula yang berasal dari sektor swasta,' ucapnya.

Menurutnya,   kompetisi adalah kegiatan yang sangat strategis untuk membangkitkan potensi kreatif dan inovatif dalam karya di bidang olahraga. 'Bilamana sektor kreatif inovatif ini memperoleh akses yang tepat untuk bisa muncul dan dikenali melalui ajang kompetisi nasional semacam ini maka  niscaya semua akan dapat ikut berperan mengisi dan memberi kontribusi yang signifikan dalam implementasi Desain Besar Oahraga Nasional," ucapnya.

Oleh sebab itu, iapun  berharap  kompetisi semacam ini dapat menjadi agenda rutin yang diselenggarakan tiap tahun. "Saya berharap kompetisi ini bisa menjadi agenda rutin Kemenpora. Dan Kemenpora dapat menjembatani bagi para juara  untuk mengakses pemilik modal dan dunia industri agar bisa mengembangkan produknya," katanya.(rep)


Berikut para pemenang Kompetisi
Nasional Inovasi dan Teknologi Terapan Olahraga Tahun 2021

 A. Kategori Digital Technology

Bidang Olahraga Pendidikan.
1. Juara Pertama,  Endy Safadilla, Rahma Rosaliana Saraswati dan Novan Yonatan Seilatu dengan produk Sportif (Sport Information).  
2. Juara Kedua,  Silvy Zuditya dengan produk MODDI Interaktif. 
3. Juara Ketiga,  Muhamad Syamsul Taufik dengan produk SMILMO APP 

Bidang Olahraga Prestasi 
1. Juara Pertama, Andry Akhiruyanto dengan produk Sprint A. 
2. Juara Kedua, Ranu Baskoro  Aji Putra, Eko Riyanto dengan produk Deteksi Posture Pesenam Artistik menggunakan Image Analisis dan Sensor
3. Juara Ketiga, Abi Fajar Fathoni dengan produk Sport Human Connection 

B. Kategori Engineering

Bidang Olahraga Pendidikan 
1. Juara Pertama, Ebta Heri Susanto, Hernowo dan Anam Syaifuddin dengan produk HEA PEDOMETER 
2.  Juara Kedua, Deni Alfiyansyah  dan Tedy Friyadi dengan produk VUMP Vertical Jump Measurement Portable 
3. Juara Ketiga, Wahyu Gamma, Candra Prabangkara Juli Candra dengan produk Gene GeCe (Gerak Cepat). 

Bidang Olahraga Prestasi 
1. Juara Pertama, Burhan Basyiruddin, Riski Ariski dan  Saffiena Zuhri dengan produk Alat Pelontar Bola Sepaktakraw. 
2. Juara Kedua, Mochamad Purnomo, Muh Syariffuddien Zuhri dan  Wahyu Dewi Kurniawan dengan produk Smart Footwork Badminton Trainer.
3. Juara Ketiga, Muhammad Nur Rifqi dengan produk Samsak Reaksi Berbasis Flip Flop Acak

Bidang Olahraga Rekreasi 
1. Juara Pertama, Haryadi, Gilang Dhanu Pamungkas  dan Viko Herdiva Saksono dengan produk Smart Field System 
2. Juara Kedua, Mury Kuswari dengan produk INAFITGO 
3. Juara Ketiga, Aliq Fairuzi Afiq dengan bidang PETRIMACO

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81