Atasi Kejenuhan Jadi Tantangan Terberat PB Pelti Jalani Pelatnas Ditengah Pandemi Covid-19

Rabu, 23 September 2020
Bagikan:

Jakarta: Di tengah pandemi covid-19, pelatihan nasional ( Pelatnas) PB Pelti jalan terus. Berbagai persiapan tetap harus terus dilakukan para atlet meskipun ada beberapa kendala yang harus dihadapi. Salah satunya merubah semua porsi latihan dan tidak adanya even pertandingan membuat kejenuhan tersendiri.  

"Tantangan berat pelatnas saat pandemi ini adalah mengatasi kejenuhan, dan akan terlihat kalau sudah jenuh akan mengurangi bahkan menghilangkan konsentrasi dan semangat," terang Pelatih Deddy Tedjamukti di Stadion Tenis I (Center Court), Kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9) pagi.

Adapun rutinitas pelatnas dilaksanakan dalam satu pekan secara fleksibel yaitu jam 08.00-10.00 latihan fisik, 10.00-12.00 latihan pertandingan, atau sebaliknya. Rabu dan Minggu libur, namun bila disepakati latihan juga bisa dilakukan. Para atlet menginap di Hotel RedDoorz Plus Sency tidak jauh dari kawasan olahraga Gelora Bung Karno, dan untuk makan memakai Helty Catering yang langsung didrop ke stadion tempat mereka berlatih. 

"Pandai-pandainya kita menyiasati kejenuhan. Kadang kita latihan sekaligus refresing dengan tetap disiplin Protokol Kesehatan. Pernah kita adakan di daerah wisata pantai Tanjung Lesung," tambahnya. 

Untuk sport science juga menjadi perhatian PB Pelti dalam pelatnas. Fasilitas kebugaran fisik dibawah kendali Strength and Conditioning, dan Physiotheraphist. Dua tenaga handal dibidangnya, Okki Yonda dan dr Mokh Rakhmad Abadi diberikan tanggung jawab untuk mengawal itu.  

Ketua Umum PB Pelti Rildo Ananda Anwar menjelaskan bahwa keberhasilan cabor tenis dalam Asian Games 2018 dan SEA Games 2019 adalah berkat filosofi pengurus itu pelayan dan pelatnas yang dilakukan terus menerus. Terakhir turnamen yang diikuti adalah Ferderasi Cup di Dubai bulan Maret 2020 yang lalu. 

Sejak itu praktis hingga saat ini tidak ada even pertandingan yang menjadi ajang para atlet guna mendongkrak prestasi. Meski demikian, pelatnas tetap digelar guna menjaga fisik tetap optimal, dengan tetap menatap target Olimpiade Tokyo dan SEA Games Vietnam 2021. 

"Pengurus itu pelayan, bukan bos. Tugas kami terus melayani para atlet dan pelatih dalam mempersiapkan prestasi. Pelatnas tetap berjalan, dengan menyesuaikan kondisi terutama jaga fisik, keberhasilan kita di Asian Games memperoleh emas, dan Juara Umum di SEA Games Manila dengan 3 emas harus dipertahankan, itu perlunya pelatnas terus dilakukan," jelas Ketum PB Pelti.  

Adapun Petenis Putri andalan Indonesia Aldila Sutjiadi mengatakan bahwa seluruh keperluan dalam pelatnas sudah tersedia dengan baik. Ritme latihan baik secara fisik maupun pertandingan yang diterapkan oleh pelatih selalu diikuti dengan kepatuhan. "Semua sampai saat ini fasilitas tidak ada kendala, keuangan (gaji/honor) juga tidak ada kendala. Kadang latihan terus tidak ada lawan tanding jenuh juga, untuk mengatasi itu saat libur refresing ke tempat tertentu atas seizin pelatih," katanya. (cah)

Peraih medali emas Olimpiade Veddriq Leonardo mengincar medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang.(foto:istimewa)
Minggu, 30 Agustus 2026

Belum Puas Berprestasi, Veddriq Leonardo Incar Emas Panjat Tebing Asian Games 2026

Peraih medali emas Olimpiade Veddriq Leonardo mengaku belum puas untuk terus menorehkan prestasi di cabang olahraga (cabor) panjat tebing. Terbaru, Veddriq mengincar medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang.

Menpora Erick Thohir bersama Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara “Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih” di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8) malam. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Minggu, 30 Agustus 2026

Hadiri Tim Indonesia Day, Menpora Erick Kobarkan Semangat Para Atlet Demi Berikan yang Terbaik di Asian Games 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara “Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih” di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8) malam. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut perjalanan Tim Indonesia menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September sampai 4 Oktober mendatang.

Pacer biasanya mudah dikenali lewat balon atau plakat bertuliskan target waktu yang mereka bawa selama berlari. (foto: dok/Kemenpora)
Minggu, 30 Agustus 2026

Pacer Merdeka Run 2026 Bantu Pelari Menjaga Ritme hingga Garis Finis

Dalam lomba lari, menjaga ritme sejak garis start hingga finis menjadi salah satu kunci. Karena itu, kehadiran pacer dibutuhkan untuk membantu peserta mempertahankan kecepatan sesuai target waktu.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81