Cerita Menarik Dibalik Medali Perak Widi, Sempat Didiskualifikasi dan Protes Dewan Wasit

Jumat, 27 Agustus 2021
Bagikan:
Ada cerita menarik di balik keberhasilan Ni Nengah Widiasih saat meraih medali perak bagi kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020. Dalam lomba yang diadakan di Tokyo International Forum, Jepang, Kamis (26/8), Ni Nengah Widiasih hampir saja hanya me
Ada cerita menarik di balik keberhasilan Ni Nengah Widiasih saat meraih medali perak bagi kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020. Dalam lomba yang diadakan di Tokyo International Forum, Jepang, Kamis (26/8), Ni Nengah Widiasih hampir saja hanya me

Tokyo:  Ada cerita menarik di balik keberhasilan Ni Nengah Widiasih saat meraih medali perak bagi kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020. Dalam lomba yang diadakan di Tokyo International Forum, Jepang, Kamis (26/8), Ni Nengah Widiasih hampir saja hanya meraih medali perunggu jika tidak ada kejadian protes dari ofisial Indonesia terhadap dewan wasit.

Cerita bermula saat Widi sukses melakukan angkatan pertama seberat 96 kg. Lifter yang biasa disapa Widi itu kemudian melanjutkan ke angkatan kedua. Widi melakukan angkatan keduanya seberat 98 dengan bagus, namun beberapa saat setelah melakukan angkatan tersebut, angkatan kedua Widi dinyatakan tidak mulus dengan mendapat bendera merah dari wasit sehingga didiskualifikasi oleh dewan wasit. 

Widi dan pelatihnya Yanti merasa tidak puas dengan keputusan tersebut. “Setelah angkatan kedua saya didiskualifikasi, saya dan pelatih sempat ingin mempertanyakan keputusan itu. Namun kami mengurungkan niat itu. Kami baru akan melakukan protes jika pada angkatan ketiga saya juga dibatalkan,” jelas Widi. 

Setelah semua lifter melakukan angkatan kedua,  posisi Widi berada di urutan ketiga dan berpeluang untuk hanya meraih medali perunggu karena posisi kedua ditempati oleh lifter Venezuela, Monasterio Fuentes yang mencatat angkatan 97 kg.

Gagal di angkatan kedua tidak menyurutkan semangat dan konsentrasi Widi untuk tetap tampil bagus di angkatan ketiga. Barbel seberat 98 kg masih berhasil diangkat Widi dengan sempurna. Namun, beberapa detik setelah angkatan ketiga itu, Widi dikejutkan dengan keputusan wasit yang kembali mendiskualifikasi angkatannya.

“Setelah angkatan ketiga itu, wasit mengangkat bendera merah yang menandakan angkatan saya tidak mulus. Dengan cepat pelatih langsung menghampiri dewan wasit untuk mempertanyakan keputusan wasit itu dan meminta untuk direview atau diputar ulang tayangan angkatan saya untuk melihat apa kesalahan saya,” tambah Widi. 

“Setelah melihat video review akhirnya dewan wasit menyatakan bahwa angkatan saya mulus dan tangan saya tidak miring sehingga dewan wasit mengesahkan angkatan saya,” ucap Widi. 

Jalan Widi untuk meraih medali perak semakin terbuka lebar setelah pesaingnya, Fuentes, gagal melakukan angkatan ketiga seberat 99 kg. Hasil buruk Fuentes otomatis mendongkrak posisi Widi naik ke urutan kedua untuk merebut medali perak sedangkan medali perunggu menjadi milik Fuentes. Medali emas pada nomor ini diraih oleh lifter Tiongkok, Guo Lingling dengan angkatan terberat 108 kg. 

Medali perak yang diraih Widi sekaligus merupakan medali pertama bagi kontingen Indonesia di pentas Paralimpiade Tokyo 2020. 

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyrakat Indonesia yang terus mendukung kontingen Paralimpiade Indonesia. Terima kasih juga kepada Pak Presiden Jokowi dan Pak Menpora Zainudin Amali yang terus mendukung tim Paralimpiade Indonesia,” ucap Widi. 

Semoga medali perak dari Ni Nengah Widiasih menjadi pembuka jalan dan pelecut semangat bagi atlet lain untuk menunjukan penampilan terbaik bagi kontingen Merah-Putih. (npcindonesia/amr)

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir hari Selasa (11/8) siang menerima Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier dan rombongan di Media Center, Kemenpora, Jakarta. (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 11 Agustus 2026

Perkuat Pembinaan Atlet Muda dan Pemuda, Kemenpora Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Australia

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memperkuat hubungan bilateral dengan Australia di bidang kepemudaan dan keolahragaan.

Ketua Umum PSSI ERick Thohir menghadiri acara konferensi pers peluncuran Indonesia Womens League 2026/2027 di kantor ILeague, Menara Mandiri Lantai 19, Jakarta, Selasa (11/8) siang.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 11 Agustus 2026

Liga Putri Indonesia 2026 Bergulir Oktober, 6 Klub Siap Berebut Juara

Komitmen PSSI menggulirkan kompetisi sepak bola wanita akhirnya terwujud. Indonesia Women's League 2026/2027 resmi dijadwalkan kickoff pada 17 Oktober mendatang.

Kemenpora mengajak masyarakat merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan cara yang sehat, aktif, dan penuh semangat melalui Merdeka Run 2026. (foto: dok/kemenpora)
Selasa, 11 Agustus 2026

Pendaftaran Merdeka Run Dibuka Rabu 12 Agustus 2026, Siap Lari 8K dari Istana Merdeka

Kementerian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora) kembali mengajak masyarakat merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan cara yang sehat, aktif, dan penuh semangat melalui Merdeka Run 2026.

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

: Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari (foto: FPTI)
Rabu, 29 Juli 2026

Beasiswa LPDP untuk Olahragawan, Puji Lestari: Seimbangkan Prestasi dan Pendidikan sebagai Senjata Utama Masa Depan

Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari, merasa bersyukur dirinya menerima Beasiswa LPDP dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Aisha Putri Safrianty seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional.
Selasa, 28 Juli 2026

Kenalan dengan Aisha Putri Safrianty, Menjadi Inspirasi Memberi Semangat dan Dampak Nyata Literasi untuk Anak Negeri

Aisha Putri Safrianty adalah seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional. Ia juga peneliti muda dan aktivis hak-hak anak

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Menpora Erick Thohir Bahas Dukungan DKI Jakarta untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Senin, 10 Agustus 2026

Menpora Erick Thohir Bahas Dukungan DKI Jakarta untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dukungan konkret Pemprov DKI Jakarta menunjukkan bahwa kesuksesan FIFA ASEAN Cup 2026 membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, daerah, PSSI, dan masyarakat. Kesiapan fasilitas serta dukungan promosi menjadi modal penting untuk menghadirkan turnamen yang sukses sekaligus membangun antusiasme publik terhadap perjuangan Timnas Indonesia.

Menpora Erick Thohir Pimpin Koordinasi Lintas K/L untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Senin, 10 Agustus 2026

Menpora Erick Thohir Pimpin Koordinasi Lintas K/L untuk FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum besar bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah event olahraga internasional sekaligus mendorong ekosistem industri dan pariwisata olahraga. Dukungan pemerintah dan sinergi lintas lembaga menjadi modal penting agar ajang ini sukses dan meninggalkan dampak positif bagi generasi muda.

DWP Kemenpora Gelar Bakti Sosial Donor Darah Sambut HUT ke-81 RI RI
Rabu, 05 Agustus 2026

DWP Kemenpora Gelar Bakti Sosial Donor Darah Sambut HUT ke-81 RI RI

Bakti sosial donor darah yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus mengajak seluruh keluarga besar Kemenpora untuk berkontribusi menjaga kesehatan masyarakat melalui aksi kemanusiaan.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81