Keppres dan Inpres Piala Dunia U-20 Selesai, Menpora RI: INAFOC Diharapkan Segera Berkantor di GBK Arena untuk Permudah Koordinasi

Rabu, 23 September 2020
Bagikan:

Jakarta: Menpora RI Zainudin Amali umumkan Keputusan Presiden (Keppres) dan Instruksi Presiden (Inpres) tentang Piala Dunia U-20 melalui Konferensi Pers secara virtual dari Sitroom Lantai 9 Graha Pemuda Senayan Jakarta Pusat, Kamis (17/9) siang. Keppres No. 19 Tahun 2020 dan Inpres No. 8 Tahun 2020 ditetapkan dan ditandatangani Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 15 September 2020.

 

"Sebagaimana janji saya kalau Keppres dan Inpres tentang Piala Dunia U-20 keluar akan segera saya sampaikan. Hari ini janji saya penuhi, dengan keluarnya Keppres No. 19 dan Inpres No. 8, dasar kita bekerja sudah ada, INAFOC segera berkantor di GBK Arena untuki memudahkan koordinasi, silakan nanti merapat dan dapat mengetahui setiap perkembangan," tegas Menpora RI.

 

Secara garis besar Keppres merupakan dasar untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20, sedangkan Inpres untuk dukungan sarana prasarana. "Penyelenggaraan menjadi tanggung jawab Kemenpora, sarana prasarana di KemenPUPR, sedangkan prestasi Timnas pada PSSI. Sebagai Ketua INAFOC akan segera melengkapi susunan panitia penyelenggara, termasuk sudah adanya Wakil Ketua dari unsur PSSI yaitu Waketum Iwan Budianto, apakah masih perlu tambah Wakil lagi atau sudah cukup akan kita pertimbangkan," tambahnya.

 

FIFA sudah menyetujui 6 stadion di 6 kota sebagai tempat pertandingan nantinya, yaitu SU GBK Jakarta, Jakabaring Palembang, Si Jalak Harupat Bandung, Manahan Solo, GBT Surabaya, dan Kapten I Wayan Dipta Bali. Dari keenam tersebut hingga saat ini belum ditentukan mana yang akan dipakai Opening maupun Closing nantinya."PSSI terus berkomunikasi dengan FIFA, nanti dimana opening dan closing, sekarang belum ditentukan," ucap Menpora RI.

 

Sebagai tuan rumah, dalam kondisi dan situasi apapun harus mempersiapkan diri dengan baik. Dari sisi penyelenggaraan bulan Mei-Juni 2021, yang perlu ekstra adalah dukungan sarana prasara seperti renovasi stadion, dan penyiapan penunjang seperti jalan dan tempat latihan.

 

"Sekali lagi saya tegaskan ini ranah FIFA, dan sampai saat ini jadwal penyelenggaraan masih tetap yaitu Mei-Juni 2021, jika nanti ada perubahan karena pandemi atau apapun kita harus siap, kalau berubah mundur tidak masalah, jika maju yang berat tapi kecil kemungkinan," tambahnya lagi.

 

Adapun tentang anggaran memang tidak dicantumkan dalam Keppres dan Inpres karena sampai Oktober masih dibahas bersama DPR RI termasuk nanti ada sharing dari Pemerintah Daerah yang berkesempatan stadionnya dipakai. Anggaran penyelenggaraan masih dibahas intens Kemenpora RI bersama Komisi X, sedangkan untuk sarpras dibahas oleh KemenPUPR dengan mitra kerja komisi."Anggaran masih dalam pembahasan bersama DPR, nanti disampaikan termasuk jika susunan panitia sudah lengkap akan segera disampaikan, terima kasih semuanya," tutupnya. (cah)    

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengatakan bahwa pemerintah selalu memberikan perhatian serius terhadap atlet-atlet disabilitas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Perkuat Kolaborasi dengan NPC Indonesia, Fokus Pembinaan Atlet Disabilitas Demi Prestasi Mendunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Indonesia. Dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan dengan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC Indonesia), baik dalam persiapan multi-event maupun keikutsertaan pada berbagai kejuaraan internasional.

Plt. Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Budi Ariyanto Muslim, menyampaikan mekanisme penyaluran pendanaan negara di Media Center Kemenpora, Jakarta. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Tegaskan Komitmen Dukung Atlet Disabilitas, Tanggapi Aksi Galang Dana Atlet Tunarungu

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi pembinaan atlet disabilitas di seluruh Indonesia. Pernyataan ini merespons narasi yang sempat viral terkait atlet tunarungu yang menggalang dana mandiri guna mengikuti kejuaraan internasional.

Ketum PSSI Erick Thohir menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan liga sepak bola Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Beri Kontribusi pada Perekonomian, Ketum PSSI Nilai Kualitas Liga Sepak Bola Indonesia Meningkat

Ketum PSSI Erick Thohir menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan liga sepak bola Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Press Conference BRI Super League Musim 2026/2027 di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (1/9) siang.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta
Jumat, 28 Agustus 2026

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta

Pengambilan race pack pada hari kedua menunjukkan antusiasme peserta yang tetap tinggi menjelang pelaksanaan Merdeka Run 2026. Ramainya peserta menjadi tanda bahwa olahraga semakin mendapat tempat di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari semangat memperingati kemerdekaan melalui kegiatan yang sehat, aktif, dan penuh kebersamaan.

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta
Kamis, 27 Agustus 2026

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta

Tingginya antusiasme pada hari pertama pengambilan race pack menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menghidupkan semangat kemerdekaan melalui olahraga.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81