Menpora Amali Apresiasi ke-68 Paskibraka Usai Jalankan Tugas Mulia di Istana Merdeka

Rabu, 18 Agustus 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali merasa bangga dan mengapresiasi hasil kerja keras ke-68 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah usai menjalankan tugas mulia mereka pada peringatan HUT RI ke-76, mu
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali merasa bangga dan mengapresiasi hasil kerja keras ke-68 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah usai menjalankan tugas mulia mereka pada peringatan HUT RI ke-76, mu

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali merasa bangga dan mengapresiasi hasil kerja keras ke-68 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah usai menjalankan tugas mulia mereka pada peringatan HUT RI ke-76, mulai dari Upacara Detik-Detik Proklamasi hingga penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta.

"Jadi, kita harus apresiasi dan bangga kepada mereka, adik-adik Paskibraka 2021 yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia yang melalui tahapan seleksi yang objektif mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga malam ini," kata Menpora Amali saat menghadiri acara Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021 di Studio Outdoor Indosiar, Jakarta, Selasa (17/8) malam.

Menurut Menpora Amali, keberhasilan para Paskibraka menjalankan tugasnya adalah karena kedisiplinan mereka sendiri dan hasil dari Pendidikan dan Latihan dari Kemenpora di Cibubur. "Seluruh rakyat Indonesia melihat, ini adalah hasil diklat mereka dari tanggal 25 Juli 2021 sampai dengan sore tadi. Dan dilatih oleh para pelatih dan pembina di Diklat Kemenpora di Cibubur," tambahnya.

Menpora merasa kagum meski di tengah situasi pandemi Covid-19, para Paskibraka tetap semangat berlatih demi tugas mulia mereka tanpa mengesampingkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan. "Satu hal yang perlu berterima kasih kepada adik-adik Paskibraka ini, walaupun di tengah-tengah pandemi, tapi semangat mereka untuk terus berlatih dan menjaga prokes dengan disiplin itu mereka bisa jalankan dengan baik," kata Menpora Amali.

Berlatih untuk menjadi Paskibraka lanjutnya, di tengah suasana pandemi tidaklah mudah. Karena, selain harus berkonsentrasi atas arahan pembina, mereka juga harus menjaga dirinya. "Tidak mudah, karena akan percuma mereka berlatih dari tanggal 25 Juli sampai pengukuhan kalau ternyata kondisi kesehatannya tidak memungkinkan," urai Menpora Amali. (ben)

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata (foto: wikipedia)
Selasa, 25 Agustus 2026

Aichi-Nagoya 2026: Rumah Asian Games yang Padukan Olahraga, Budaya, dan Teknologi Jepang

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekuatan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata Negeri Sakura kepada dunia.

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang (foto: dok/Kemenpora)
Selasa, 25 Agustus 2026

GEMAR Hidupkan CFD Kota Malang, Warga Olahraga hingga UMKM Ikut Bergeliat

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Semangat itu terlihat dalam pelaksanaan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang

Kemenpora RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, (foto: Istimewa)
Senin, 24 Agustus 2026

Wirasena Debate & Speech Competition 2026 Buka Ruang bagi Pemuda untuk Adu Gagasan

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, sebuah kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan berbicara di depan publik.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81