Dua Atlet Para Swimming Indonesia Optimistis Tampil di Paralimpiade Tokyo 2020

Senin, 16 Agustus 2021
Bagikan:
Dua atlet para swimming Indonesia, Jendi Pangabean dan Syuci Indriani optimistis bisa memberi penampilan terbaik saat tampil di ajang Paralimpade Tokyo 2020, yang akan berlangsung pada tanggal 24 Agustus hingga 5 September 2021. (foto:dok/npc)
Dua atlet para swimming Indonesia, Jendi Pangabean dan Syuci Indriani optimistis bisa memberi penampilan terbaik saat tampil di ajang Paralimpade Tokyo 2020, yang akan berlangsung pada tanggal 24 Agustus hingga 5 September 2021. (foto:dok/npc)

Surakarta: Dua atlet para swimming Indonesia, Jendi Pangabean dan Syuci Indriani optimistis bisa memberi penampilan terbaik saat tampil di ajang Paralimpade Tokyo 2020, yang akan berlangsung pada tanggal 24 Agustus hingga 5 September 2021. 

Jendi mengatakan persiapannya saat ini sudah mencapai seratus persen. Perenang kelahiran Sumatera Selatan tersebut mengatakan bahwa ada rasa tegang karena akan tampil di multi event terbesar bagi atlet penyandang disabilitas tersebut, namun Jendi mangaku sudah siap baik secara fisik maupun mental. 

“Untuk persiapannya sendiri ya sudah seratus persen siap baik secara fisik maupun mental. Kalau perasaan sendiri sih agak dek-degan, karena tampil di event sebesar Paralimpiade tentu terasa sangat spesial. Selain itu sekarang sekarang lagi pandemi jadi agak waspada juga sama kesehatan. Yang terpenting harus jaga kesehatan sebelum berangkat ke Tokyo,” ucap Jendi Pangabean. 

Di Paralimpiade Tokyo 2020, peraih medali emas Asian Paragames 2018 itu kembali akan tampil di nomor andalannya 100 meter gaya punggung S9 putra. Banyaknya kejuaraan yang dibatalkan selama Pandemi COVID-19, membuat Jendi sulit memantau kekuatan lawan. Namun, disisi lain Jendi juga mngaku penundaan Paralimpiade satu tahun menjadi berkah tersediri baginya. 

Sebelumnya di tahun 2020 Jendi masih belum bisa dipastikan lolos ke Tokyo, karena limit waktunya belum masuk. Limit waktu untuk bisa lolos ke Paralimpiade Tokyo 2020 adalah 1 menit 06 detik. Beruntung saat tampil di single event world series di Italia pada Juni lalu pria kelahiran 10 juni 1991 itu berhasil mencatatkan waktu 1 menit 05 detik. Jendi berharap pada penampilan keduanya di ajang Paralimpiade, dia bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia.

Sebelumnya, di Paralimpiade Rio de Janeiro Brasil 2016, langkah Jendi terhenti di babak penyisihan setelah hanya mencatatkan waktu 1,08 detik. Jendi berharap doa dan dukungan dari seluruh rakyat untuk tim Indonesia yang akan berlaga di Paralimpiade Tokyo sangat berarti.

“Harapannya mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Kita sudah pelatnas hampir satu tahun yang paling gak bisa memberikan penampilan yang terbaik dari hasil latihan selama ini di Tokyo nanti. Doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia untuk tim Indonesia di paralimpiade sangat berarti. Semoga target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” harap Jendi. 

Di cabang olah raga para swimming, Jendi dijadwalkan akan berlaga pada tanggal 30 Agustus 2021.

Tidak berbeda dengan Jendi, rekannya perenang putri, Syuci Indriani mengaku juga sudah siap tampil di Paralimpiade keduanya ini. Syuci sangat senang bisa kembali tampil untuk kedua kalinya di pesta olahraga disabilitas terbesar di dunia ini. Pada penampilan keduanya ini, Syuci mengaku sudah mempersiapkan semuanya, baik latihan mapun kesiapan yang lainnya. 

“Saya sangat senang sekali bisa berada di sini dan ikut berkompetisi di Paralimpiade Tokyo 2020. Saya sudah mempersiapkan semuanya, baik Latihan dan juga yang lainnya. Kami datang ke Tokyo untuk bertanding, bukan untuk main-main. Jadi semoga bisa melakukan yang terbaik untuk Indonesia aamiin,” ungkap Syuci.

Sebelumnya di Rio 2016, Syuci tampil mengejutkan dengan berhasil menembus babak final di dua nomor dari tiga nomor perlombaan yang dia ikuti. Sayangnya atlet kelahiran Pekanbaru 28 januari 2001 itu belum berhasil mempersembahkan medali untuk merah putih. Namun dua tahun berselang saat tampil di Asian Para Games 2018 di Jakarta, Syuci berhasil menyumbang dua medali emas, satu perak dan satu perunggu. 

Di Paralimpiade Tokyo 2020 nanti, Syuci akan mulai berlaga pada tanggal 25 Agustus 2021. Syuci akan turun di tiga nomor yaitu 100 meter gaya kupu-kupu S14 putri, 100 meter gaya dada SB14 putri dan 200 meter gaya ganti perorangan SM14 putri.(npc/amr)

Atlet para balap sepeda Indonesia Muhammad Fadli Imammuddin mendulang emas ketiga untuk Kontingen Indonesia dalam Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, Selasa (20/10).(foto:Agung/NPC Indonesia)
Selasa, 20 Oktober 2026

Pecahkan Rekor, Fadli Imammuddin Dulang Emas Ketiga Indonesia di Asian Para Games 2026

Atlet para balap sepeda Indonesia Muhammad Fadli Imammuddin mendulang emas ketiga untuk Kontingen Indonesia dalam Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, Selasa (20/10). Emas tersebut didapatkan dari nomor nomor Individual Pursuit (IP) klasifikasi C4 putra.

Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kemenpora mencatat capaian penting dalam transformasi tata kelola, peningkatan prestasi olahraga, dan penguatan pembangunan karakter pemuda Indonesia.(dok/BPMI)
Selasa, 20 Oktober 2026

Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Kemenpora Percepat Transformasi dan Ukir Prestasi Bersejarah Olahraga Indonesia

Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencatat sejumlah capaian penting dalam transformasi tata kelola, peningkatan prestasi olahraga nasional, serta penguatan pembangunan karakter generasi muda Indonesia.

Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 menghadirkan empat area kegiatan yang memberikan ruang bagi pemuda untuk bertukar gagasan, mengenalkan inovasi, memperluas jejaring, dan menunjukkan kreativitas.(dok.Istimewa)
Selasa, 20 Oktober 2026

Indonesia Youth Summit 2026 Hadirkan Empat Area untuk Gagasan dan Kreativitas Pemuda

Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 menghadirkan empat area kegiatan yang memberikan ruang bagi pemuda untuk bertukar gagasan, mengenalkan inovasi, memperluas jejaring, dan menunjukkan kreativitas. Kegiatan ini akan berlangsung pada 29–30 Oktober 2026 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026