Didampingi Menpora Amali, Presiden Jokowi Resmi Lepas Kontingen Olimpiade Tokyo 2021

Kamis, 08 Juli 2021
Bagikan:
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi melepas kontingen tim Indonesia yang akan menuju Olimpiade Tokyo 2021 di Istana Negara, Kamis (8/7) siang. Presiden Jokowi didampingi Menpora Amali, Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari dan Che
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi melepas kontingen tim Indonesia yang akan menuju Olimpiade Tokyo 2021 di Istana Negara, Kamis (8/7) siang. Presiden Jokowi didampingi Menpora Amali, Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari dan Che

Jakarta: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi melepas kontingen tim Indonesia yang akan menuju Olimpiade Tokyo 2021 di Istana Negara, Kamis (8/7) siang. Presiden Jokowi didampingi Menpora Amali, Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari dan Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan Roeslani.

Kontingen Indonesia yang berangkat ke Tokyo terdiri dari 28 atlet dan 17 ofisial. Olimpiade Tokyo sendiri akan berlangsung pada tanggal 23 Juli – 10 Agustus 2021, dari 33 cabang olahraga yang dipertandingkan, Indonesia akan mengikuti 8 cabang olahraga antara lain Atletik, Panahan, Rowing (Dayung), Menembak, Bulu Tangkis, Angkat Besi, Renang dan Selancar.

Dalam acara pelepasan kontingen ini, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali medanpat kesempatan untuk menyampaikan laporan terkait atlet dan ofisial yang berangkat ke Tokyo.“Kontingen Indonesia terdiri dari 28 atlet dan 17 ofisil dan dipimpin oleh Chef de Mission (CdM) bapak Rosan Roeslani,” kata Menpora Amali.

Selain itu, Menpora Amali juga melaporkan bahwa semua atlet dan ofisil yang akan berangkat sudah mendapat vaksinasi yang dilakukan pada tanggal 26 Februari 2021 lalu. Selanjutnya, dikatakan Amali, jumlah atlet yang diberangkat pada olimpiade ini melebihi dari target awal pemerintah yang hanya dapat memberangkatkan 22 atlet karena situasi COVID-19.

“Tetapi karena usaha dan kerja keras dari semua pihak kita bisa memberangkatkan 28 atlet,” ujarnya.

Menpora pun menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Presiden Jokowi atas perhatiannya terhadap kemajuan olahraga di tanah air. 

“Kami mengapresiasi bahwa dalam situasi seperti sekarang ini dan juga kita sedang prihatin dengan adanya pandemi COVID-19. Tetapi perhatian bapak Presiden terhadap olahraga Indonesia tetap ada dan ditunjukkan dengan pelepasan secara virtual. Karena ini adalah komitmen pemerintah untuk mendorong majunya olahraga di tanah air,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi dalam arahannya mengapresiasi atas kerja keras dan persiapan yang maksimal dari semua pihak terutama para atlet dalam menghadapi Olimpiade Tokyo 2020 ini. Jokowi juga meminta kepada para atlet untuk bertanding secara sportif dan berharap dapat meraih medali juara.

“Oleh karena itu, hari-hari ini sampai ke puncak pertandingan agar jaga kesehatan, jaga stamina, jaga motivasi dan fokus pada pertandingan dan fokus pada prestasi. Rakyat menaruh harapan besar kepada saudara-saudara dan prestasi saudara akan menjadi prestasi negara kita Indonesia. Selamat menjalankan amanat berat ini, rakyat menunggu saudara kembali ke Tanah Air dengan membawa medali yang membanggakan Indonesia. Semoga perjuangan saudara-saudara berhasil,” harap Presiden Jokowi.(ded)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81