Menpora RI Terus Dorong Mahasiswa Miliki Semangat Kewirausahaan Sejak dari Kampus

Jumat, 24 April 2020
Bagikan:

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali terus mendorong pemuda khususnya para mahasiswa agar menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan memiliki semangat kewirausahaan yang tinggi. Hal itu disampaikannya saat membuka Kuliah Kewirausahaan Pemuda Kemenpora bersama Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama) secara daring di Jakarta.  

Kuliah Kewirausahaan Pemuda dengan tema Mempersiapkan Talenta Muda Sukses dan Mandiri menurut Menpora RI masuk dalam program prioritas Kemenpora yang kedua yakni pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. 

"Tanpa panduan ini maka program yang dilakukan di lingkungan Kemenpora tidak bisa terukur output, outcome dan kemanfaatannya kepada masyarakat," katanya, Kamis (27/8) pagi. 

Menpora RI terus mendorong pemuda terus berkreasi, aktif dan produktif meski di tengah Pandemi Covid-19 yang belum berakhir tetapi tetap harus terus waspada untuk memutus mata rantai pandemi. "Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan kuliah kewirausahaan yang terkait dengan program prioritas Kemenpora 2020-2024 bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi terpilih," ujarnya. 

"Tujuan dari kuliah kewirausahaan ini adalah ingin membekali dan mempersiapkan para mahasiswa dengan kewirausahaan agar usai lulus meninggalkan bangku perkuliahan mereka memiliki bekal yang cukup disamping bekal akademisnya agar mandiri dan bisa menjadi tempat bergantungnya orang lain dan mampu bersaing," katanya. 

Menpora RI tidak ingin para mahasiswa menjadikan semangat kewirausahaan ini pilihan saat frustasi tidak mendapatkan pekerjaan di berbagai instansi. "Ini tidak boleh. Kita berupaya membangun semangat ini ketika mereka masih berada di kampus dan semoga bisa merubah prioritas pilihan dan mindset dari para lulusan perguruan tinggi kita dorong agar menjadi prioritas dan pilihan utama setelah lulus kuliah menjadi entreprenuer," lanjutnya.

Menurutnya, Indonesia masih tertinggal dengan negara lain dalam bidang entrepreneur terlebih Indonesia akan menghadapi bonus demografi, jika tidak bisa dikelola dengan baik maka akan menjadi beban bangsa. 

"Karena itulah Kemenpora yang memiliki tanggungjawab pengembangan pemuda berfikir keras agar bonus demografi ini bisa dimanfaatkan salah satunya dengan pemberian semangat dan pemahaman untuk berwirausaha, pendampingan hingga memberikan stimulan kepada yang sungguh-sungguh untuk menjadi entreprenuer," urainya. 

"Kepada peserta saya mohon manfaatkan kesempatan ini gunakan waktu dengan baik karena akan mendapatkan pengetahuan baik secara teoritikal maupun pengalaman dari para narasumber dan praktek lapangan karena mitra-mitra Kemenpora ini juga ikut membina para wirausahawan muda, semoga dari Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama) tidak sulit mendapatkan para entrepreneur karena lulusannya sudah tersebar di berbagai tempat," tambahnya.

Sebelumnya, Rektor Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Prof. Rudy Harjanto menyampaikan di masa pandemi ini harus dijadikan dan dikonversikan menjadi masa-masa produktif seperti program yang digagas dari Kemenpora ini. "Program Kemenpora ini sangat menginspirasi kita semua, kegiatan ini langkah awal semoga sinergi Kemenpora dan Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama) didukung dengan inovasi mencetak kader muda pengusaha, sportif didasari perilaku disiplin, jujur, inovatif, komitmen, mandiri dan realistik," katanya.  

"Dengan ini kita berharap mampu mencetak sarjana-sarjana yang berdaya saing tinggi sekaligus menjadi solusi pencipta lapangan pekerjaan yang berjiwa Merah-Putih, semoga kegiatan ini mampu memberikan manfaat yang besar bagi kita semua," tambahnya. (ben)

Ajang lari Merdeka Run 2026 membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja. (foto: Herry/kemenpora.go.id)
Kamis, 27 Agustus 2026

Cerita Pasutri Asal Semarang Rela Cuti Kerja dan “War” Tiket Merdeka Run 2026

Antusiasme untuk menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia melalui ajang lari "Merdeka Run 2026" membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja hingga bersaing ketat saat berburu tiket (war ticket).

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. (foto: istimewa)
Kamis, 27 Agustus 2026

CEO Ajax Hadir di ISS 2026, Bongkar Strategi Bangun Sepak Bola Berkelanjutan

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. Ia akan membahas bagaimana klub dapat tumbuh secara finansial sekaligus memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 27 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Jadi Ajang Olahraga Bersama Keluarga

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Hal itu terlihat dari sejumlah peserta yang datang bersama pasangan, anak, maupun anggota keluarga lainnya saat pengambilan racepack di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta,

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81