Begini Arahan Menpora Amali kepada Panitia FIBA Asia Cup 2021

Rabu, 07 Juli 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menerima audiensi Panitia Penyelenggara FIBA Asia Cup 2021 secara virtual, Rabu (7/7) sore. Hadir dalam pertemuan ini, Ketua Panitia Pelaksana, Junas Miradiarsyah, Ketua Umum PB Pe
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menerima audiensi Panitia Penyelenggara FIBA Asia Cup 2021 secara virtual, Rabu (7/7) sore. Hadir dalam pertemuan ini, Ketua Panitia Pelaksana, Junas Miradiarsyah, Ketua Umum PB Pe

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menerima audiensi Panitia Penyelenggara FIBA Asia Cup 2021 secara virtual, Rabu (7/7) sore. Hadir dalam pertemuan ini, Ketua Panitia Pelaksana, Junas Miradiarsyah, Ketua Umum PB Perbasi, Danny Kosasih, Sekjen Perbasi, Nirmala Dewi, dan Deputy Event Director II Ratu Tisha Destria.

Sementara dari Kemenpora, hadir Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti, Plt. Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi, Sri Wahyuni dan Firtian Judiswandarta.

Dalam kesempatan ini, Junas Miradiarsyah selaku Ketua Panitia Pelaksana melaporkan terkait perkembangan FIBA Asia Cup 2021 yang rencananya akan diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta pada tanggal 19-27 Agustus mendatang.

Junas melaporkan bahwa pihaknya telah mengantongi surat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan dan akan menjadi dokumen untuk mendapatkan rekomendasi dari BNPB atau Satgas COVID-19 bahwa acara FIBA Asia Cup 2021 menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

“Ini penting menjadi modal utama ketika nanti kita rapat lintas kementerian dengan kepolisian, kemudian dengan pihak BNPB,” katanya melaporkan.

Menurut dia, hingga saat ini sudah ada 13 negara termasuk Indonesia yang sudah dipastikan lolos untuk mengikuti FIBA Asia Cup 2021. Adapun 13 negara tersebut antara lain Indonesia, Iran, Korea Selatan, Syria, Australia, Jepang, Lebanon Bahrain, Yordania, Selandia Baru, Cina, Kazakhstan dan Filipina.

“Ada 6 negara lagi yang akan dipertandingkan di babak kualifikasi akhir yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 12 -14 Agustus. Jadi sebelum kegiatan FIBA Asia Cup, supaya di situ juga menerima resiko buat tim apabila sudah lolos dia tidak kemana-mana, tetap di Indonesia,” ungkapnya.

Terkait teknis acara nantinya, Junas mengatakan para peserta baik nantinya harus sudah divaksin dan ketika tiba di Indonesia akan dilakukan test PCR COVID-19 dan dikarantina selama lima hari.
“Kemudian untuk pendataan juga semua kontingen dapat mendownload aplikasi Peduli Lindungi,” pungkasnya.

Para peserta tersebut nantinya ketika datang dari Negara asalnya, akan dijemput di bandara dan langsung dibawa ke hotel tempat penginapan. Selama dia tinggal di hotel sampai meninggalkan Indonesia, mereka tidak boleh ada aktivitas lain kecuali dari hotel ke tempat latihan dan pertandingan.

Untuk jumlah penonton, sesuai arahan Presidn Joko Widodo, hanya diperbolehkan 10 persen dari kapasitas venue. Apabila situasi COVID-19 membaik maka bisa penonton bisa menjadi 25 persen. “Sebaliknya, kalau situasi COVID-19 memburuk, maka bisa dilakukan tanpa penonton,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk perekrutan volunteer ada sebanyak 3100 orang pendaftar hanya dalam seminggu dibuka pendaftaran. Namun, dari 3100 tersebut hanya akan direkrut sekitar 250 volunteer saja. “Ini sudah kita skrining. Dan kita utamakan volunteer itu yang sudah vaksin,” pungkasnya.

Selanjutnya, terkait proses administrasi dan mekanisme keuangan serta pembiayaan saat ini masih disusun dan menunggu terbitnya Instruksi Presiden (Inpres).

“Alhamdulillah semua sudah final, semua poin-poin kementeriansemua sudah bisa disepakati semua pihak. Sehingga selanjutnya sudah bisa masuk para menteri dan diharapkan dalam waktu dekat ditandatangani oleh Pak Presiden, karena Inpres itu menjadi dasar untuk pembayaran dan dukungan dari kementerian yang lainnya,” paparnya.

Selain itu, Junas melaporkan bahwa pada tanggal 15 Juli nanti aka nada kegiatan Draw Ceremony, kegiatan ini akan dilakukan secara full virtual.

“Jadi tidak ada tamu, bahkan dari FIBA kita sudah sampaikan dengan kondisi seperti ini tidak ada yang hadir ke Indonesia, dilakukan secara hybrid atau online. Tetapi kegiatan ini juga disaksikan seluruh negara peserta 16 negara, media-media dan audience seperti saat peluncuran logo kemarin bahkan lebih besar,” ungkapnya.

Junas pun berharap kepada Kemenpora agar agar dapat menfasilitasi pertemuan lintas kementerian sehingga persiapan FIBA Asia Cup berjalan lancar terlebih di tengah situasi pandemic COVID-19.

“Kami mohon arahan dari Pak Menpora untuk bagaimana kita bisa membuat suatu permintaan dukungan atau arahan kepada pihak-pihak supaya nanti apabila berjalannya FIBA Asia ini tidak menjadi suatu yang kontradiktif,” pintanya.

Sementara itu, Menpora Amali pada kesempatan ini mengingatkan agar kontingen dari Negara lain benar-benar sudah divaksin saat tiba di Indonesia. Dia pun meminta kepada panitia agar berkomunikasi dengan Negara tersebut supaya memprioritaskan para atlet timnas basket yang ikut FIBA Asia Cup di Indonesia.

“Semua negara peserta itu ditekankan lagi, paling tidak untuk tim nasionalnya yang akan berangkat agar mereka sudah divaksin. Sama dengan apa yang kita lakukan. Jadi jangan sampai itu malah jadi ngerepotin kita di sini,” katanya.

Menurutnya, tidak alasan bagi negara tersebut untuk tidak menvaksin mereka, sebab Indonesia saja bisa memprioritaskan vaksin atletnya yang ke Olimpiade Tokyo 2021.

“Saya kira seluruh negara sudah sudah apa namanya sudah menjalankan program vaksin ya cuma memang belum segencar di beberapa negara. Saya kira kalau untuk cuman berapa sih 20 orang, 30 orang seluruh kontingen kan itu bisa diprioritaskan,” tegasnya.

Menpora Amali juga berpesa kepada panitia agar menerapkan sistem bubble dan menjaga betul protokol kesehatan karena pandemi COVID-19 belum berkahir.“Sistim buble dipertahankan, kita harus ketat betul, panitia harus minta komitmen FIBA,” harapnya.

Menurut Menpora Amali, hal yang juga harus diterapkan seperti Olimpiade 2021 di Tokyo dimana atlet dan pelatih ditempatkan di wisma atau camp atletnya. Sementara para tamu NOC di hotel dan tidak bisa saling mengunjungi.

“Jadi hanya dari hotel ke venue, tempat latihan atau tempat pertandingan itu saja. Ini harus kita ketat, kita harus dari awal peraturan dari panitia disampaikan bahwa kalau ada orang keluar dari area bubble itu, itu berarti dia harus kita perlakukan apa itu loh,” katanya.

Bahkan, Menpora meminta agar dilakukan seperti saat IBL beberapa waktu lalu yang dilaksanakan di Cisarua dan Kelapa Gading.“Jadi saya kira sistim itu, tidak boleh ketat jadi buble betul. Sebab, sekali kita tidak ketat, sekali kita ada toleransi itu bisa akhirnya orang jadi ikut-ikutan dan itu kelemahan kita. Tapi saya kira kita bisa kan sudah IBL kemarin kan sudah sukses untuk itu,” jelasnya.

Menpora meminta panitia agar tidak takut mempromosikan kegiatan ini karena takut dibully, namun bila dilakukan dengan prokes yang ketat dan disiplin kegiatan ini nantinya bisa menjadi hiburan masyarakat. Apalagi setelah dilakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini.“Saya berharap kegiatan ini membuat orang agak kendor sedikit dari stresnya karena PPKM dan lain sebagainya ini,” ujarnya.(ded)

Bulan Agustus ini, suasana di lingkungan kantor Kemenpora terlihat lebih meriah, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 13 Agustus 2026

Serunya Agustusan di Kemenpora, dari Ajang Adu Ketangkasan untuk Pererat Silaturahmi

Bulan Agustus ini, suasana di lingkungan kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terlihat lebih meriah, nampak Gedung Graha Pemuda dihiasi dan dipercantik dengan menambahkan ornamen besar berwarna merah-putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia

Antusiasme masyarakat untuk ambil bagian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui ajang Merdeka Run mendapat sambutan luar biasa.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Rabu, 12 Agustus 2026

Tiket Merdeka Run Ludes dalam Dua Jam, Masyarakat Antusias Rayakan HUT ke-81 RI

Antusiasme masyarakat untuk ambil bagian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui ajang Merdeka Run mendapat sambutan luar biasa. Tiket untuk mengikuti ajang lari yang akan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026 tersebut habis terjual hanya dalam waktu dua jam sejak pendaftaran resmi dibuka pada Selasa (12/8) pukul 17.00 WIB.

Menpora RI Erick Thohir menyebut komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membangun prestasi olahraga nasional pelatnas jangka panjang mulai terbukti. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 12 Agustus 2026

Menpora Erick: Komitmen Presiden Prabowo Terhadap Pelatnas Jangka Panjang Terbukti

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membangun prestasi olahraga nasional melalui program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang mulai terbukti. Hal itu terlihat dari dukungan anggaran berkelanjutan untuk persiapan sejumlah ajang olahraga internasional.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

: Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari (foto: FPTI)
Rabu, 29 Juli 2026

Beasiswa LPDP untuk Olahragawan, Puji Lestari: Seimbangkan Prestasi dan Pendidikan sebagai Senjata Utama Masa Depan

Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari, merasa bersyukur dirinya menerima Beasiswa LPDP dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Aisha Putri Safrianty seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional.
Selasa, 28 Juli 2026

Kenalan dengan Aisha Putri Safrianty, Menjadi Inspirasi Memberi Semangat dan Dampak Nyata Literasi untuk Anak Negeri

Aisha Putri Safrianty adalah seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional. Ia juga peneliti muda dan aktivis hak-hak anak

Menpora Erick Thohir Bahas Dukungan DKI Jakarta untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Senin, 10 Agustus 2026

Menpora Erick Thohir Bahas Dukungan DKI Jakarta untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dukungan konkret Pemprov DKI Jakarta menunjukkan bahwa kesuksesan FIFA ASEAN Cup 2026 membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, daerah, PSSI, dan masyarakat. Kesiapan fasilitas serta dukungan promosi menjadi modal penting untuk menghadirkan turnamen yang sukses sekaligus membangun antusiasme publik terhadap perjuangan Timnas Indonesia.

Menpora Erick Thohir Pimpin Koordinasi Lintas K/L untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Senin, 10 Agustus 2026

Menpora Erick Thohir Pimpin Koordinasi Lintas K/L untuk FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum besar bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah event olahraga internasional sekaligus mendorong ekosistem industri dan pariwisata olahraga. Dukungan pemerintah dan sinergi lintas lembaga menjadi modal penting agar ajang ini sukses dan meninggalkan dampak positif bagi generasi muda.

DWP Kemenpora Gelar Bakti Sosial Donor Darah Sambut HUT ke-81 RI RI
Rabu, 05 Agustus 2026

DWP Kemenpora Gelar Bakti Sosial Donor Darah Sambut HUT ke-81 RI RI

Bakti sosial donor darah yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus mengajak seluruh keluarga besar Kemenpora untuk berkontribusi menjaga kesehatan masyarakat melalui aksi kemanusiaan.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81