Kemenpora dan Kemenperin Tandatangani PKS Perkuat Pengembangan Industri Bidang Kepemudaan dan Keolahragaan

Kamis, 30 April 2026
Bagikan:
Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora RI) bersama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI), melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (30/4) pagi.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora RI) bersama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI), melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (30/4) pagi.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)

Jakarta: Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora RI) bersama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI), melakukan penguatan sinergi di bidang pengembangan industri kepemudaan dan keolahragaan. Penguatan sinergi pengembangan industri ini telah tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani kedua belah pihak di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (30/4) pagi.

Dalam PKS yang berlaku selama 4 (empat) tahun ini terdapat, penguatan integrasi data dan perencanaan kebutuhan industri olahraga nasional agar pertumbuhan industri dapat diarahkan lebih tepat sasaran. Kedua, percepatan peningkatan kualitas dan standardisasi produk SNI dan standart internasional. 

Kemudian ketiga, penguatan kebijakan keberpihakan terhadap produk dalam negeri melalui peningkatan penggunaan produk ber-TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dalam kegiatan olahraga serta pengaturan yang mengakselerasi penggunaan produk nasional dalam penyelenggaraan even olahraga.

"Kami berharap usai penandatanganan ini karena petanya sudah ada jelas, jadi langkah berikut langsung bisa berproses sesuai arahan Pak Menpora," ujar Plt. Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Suyadi Pawiro.

"Apa yang telah disepakati dalam PKS ini adalah bagian dari komitmen kita bersama. Saya ingin kita terutama di jajaran Kemenpora segera berproses sehingga ada panduan untuk dijadikan pedoman bagi teman-teman di Kemenperin," imbuhnya.

Market atau pasar dalam olahraga masyarakat sangat menjanjikan, berdasarkan data Populix Indonesia menyebut 8 dari 10 anak muda Indonesia adalah aktif berolahraga meski masih di daerah perkotaan.

"Artinya pertumbuhan dan partisipasi dari anak-anak muda kita sangat tinggi. Selain memberikan tantangan juga ada kesempatan pasar seperti apparel dan sebagainya, terlebih saat ini adanya peluang pemanfaatan secara maksimal stadion dan kawasan sehingga semoga bisa menjadi hub tumbuhnya industri olahraga didalamnya," urai Plt. Suyadi.  

"Ini adalah komitmen kita bersama dan saya akan monitor per minggu untuk saling mengingatkan, karena saya ingin meyakinkan agar ini tidak hanya sekedar tanda tangan saja," pungkasnya. 

Sementara, Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita mengatakan, tujuan dari penandatanganan PKS ini agar lebih memberdayakan industri alat olahraga nasional supaya tidak hanya unggul di pasar dalam negeri tetapi juga menembus pasar global.

"Saya juga menyampaikan pesan dari Pak Menteri agar ini tidak terbatas hanya tandatangan. Usai ini dilanjutkan dengan program kerja yang lebih konkret lagi. Tujuannya adalah lebih memberdayakan industri alat olahraga nasional baik untuk pertandingan-pertandingan yang ada di dalam negeri maupun yang ada di luar negeri," tuturnya.

Menurutnya, kinerja industri manufaktur nasional secara umum saat ini sektor pengolahan Indonesia masih menunjukkan kinerja yang resilien dan masih dalam fase ekspansi di tengah kondisi geo politik yang tak menentu, termasuk disana adalah industri olahraga. 

"Jadi kita harus memanfaatkan pasar kita yang luar biasa besar, dimana Mens sana in corpore sano agar tidak hanya menjadi slogan tetapi bisa menangkap semboyan yang ada ini untuk kemajuan industri alat olahraga kita," imbuh Reni.

Industri alat olahraga nasional lanjutnya, memiliki potensi yang sangat besar. Dalam lima tahun terakhir industri alat olahraga nasional mencatat surplus neraca perdagangan ekspor di tahun 2025 tumbuh 5 persen dan telah menembus pasar utama seperti Amerika, Jepang, Korea Selatan dan Belanda.

"Kita juga masih punya pasar di ASEAN yang saya harapkan kita bisa mengisinya. Namun kita juga punya tantangan dimana ternyata produk dalam negeri ini belum sepenuhnya digunakan dicabor tertentu maupun di masyarakat itu sendiri, ini yang perlu kita gali," ujarnya.

"Dengan adanya PKS ini kami harap pembinaan yang kami lakukan langsung disambut Kemenpora dengan mengoptimalkan penggunaan dari produk yang dihasilkan. Kami akan menyasar olahraga masyarakat dahulu kemudian pembinaan secara kolaborasi untuk menyasar olahraga-olahraga prestasi. Semoga kerja sama ini menjadi langkah konkret kita memperkuat industri olahraga nasional, meningkatkan penggunaan produk dalam negeri serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global," pungkas Reni.(ben)

Kemenpora RI resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI pada Jumat (26/6) di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta. (foto:dok/deputi4)
Sabtu, 27 Juni 2026

Sinergi Kemenpora dan Kementerian ESDM: Jadikan Olahraga Ujung Tombak Kampanye Energi Panas Bumi dan Pengembangan Industri Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI pada Jumat (26/6) di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta.

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan anggaran Pelatnas dengan skema multiyears.(foto: Herry/kemenpora.go.id)
Sabtu, 27 Juni 2026

Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Bisa Lahirkan Atlet Berprestasi di Pentas Global

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan anggaran pemusatan latihan nasional (Pelatnas) dengan skema multiyears yang didorong Presiden Prabowo Subianto dan inisiatif Menpora Erick Thohir untuk pengembangan olahraga nasional.

Sesmenpora RI Gunawan Suswantoro menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat 2026 CNN Indonesia Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (26/6) sore.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 26 Juni 2026

Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 Dibuka, Kemenpora RI Dorong Terciptanya Industri Olahraga dan Keikutsertaan Olimpiade

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) RI Gunawan Suswantoro mewakili Menpora Erick Thohir menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat 2026 CNN Indonesia Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (26/6) sore.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Serahkan SK Penetapan Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028 Kepada DKI Jakarta, NTT, dan NTB
Kamis, 25 Juni 2026

Menpora Erick Serahkan SK Penetapan Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028 Kepada DKI Jakarta, NTT, dan NTB

Surat keputusan tersebut menandakan bahwa ketiga provinsi tersebut resmi menjadi tuan rumah PON 2028

Menpora Erick Tunjukkan Komitmen Pemerintah Dukung MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Selasa, 23 Juni 2026

Menpora Erick Tunjukkan Komitmen Pemerintah Dukung MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Dukungan penuh Pemerintah melalui Kemenpora atas penyelenggaraan MotoGP seri Indonesia yang tahun ini digelar untuk kelima kalinya

Komisi XIII DPR RI Dukung Penuh Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Menpora Erick: Demi Tingkatkan Prestasi Merah Putih
Senin, 22 Juni 2026

Komisi XIII DPR RI Dukung Penuh Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Menpora Erick: Demi Tingkatkan Prestasi Merah Putih

Komisi XIII DPR RI memberikan dukungan penuh pada permintaan Naturalisasi

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile