Leaders Talk: Wamenpora Minta ASN Kemenpora Memiliki Mental Juara dan Adaptif Dalam Era Disrupsi

Selasa, 28 April 2026
Bagikan:
Pengembangan Kompetensi ASN Kemenpora hari pertama berlanjut pada sesi kedua melalui kegiatan Leaders Talk yang menghadirkan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat. (foto: Herry/kemenpora.go.id)
Pengembangan Kompetensi ASN Kemenpora hari pertama berlanjut pada sesi kedua melalui kegiatan Leaders Talk yang menghadirkan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat. (foto: Herry/kemenpora.go.id)

Jakarta: Pengembangan Kompetensi ASN Kemenpora hari pertama berlanjut pada sesi kedua melalui kegiatan Leaders Talk yang menghadirkan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat. Dalam sesi tersebut, Wamenpora membagikan pandangannya mengenai determination and achievement.

Sesi diawali dengan cerita perjalanan kariernya, dari seorang atlet hingga kini menjadi birokrat. Ia menegaskan bahwa proses tersebut tidaklah mudah dan membutuhkan waktu serta usaha yang panjang.

“Pada dasarnya, menjadi atlet maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak jauh berbeda. Untuk sukses, atlet harus memiliki target, timeline, serta terus meningkatkan kapasitas dan kredibilitas agar bisa menjadi juara. Hal yang sama juga berlaku bagi ASN. Kita harus terus meningkatkan kapabilitas agar kredibilitas diri meningkat dan jenjang karier pun berkembang,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa pencapaiannya saat ini tidak diraih secara instan.“Hingga sampai di titik ini, saya melalui proses yang panjang dan tidak mudah. Banyak yang melihatnya  mudah karena saya seorang atlet terkenal, padahal saya harus serius dan terus belajar,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenpora Taufik mengingatkan seluruh ASN Kemenpora agar tidak hanya berperan sebagai petugas administratif semata namun sebagai pelayan masyarakat sekaligus penggerak ekosistem kepemudaan dan keolahragaan.

Ia menilai ASN perlu terus upgrade mindset untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Oleh karena itu, ia mendorong agar ASN memiliki mental juara, disiplin tinggi, serta integritas yang kuat.

“Era saat ini bukanlah era yang mudah. Kita dihadapkan pada disrupsi teknologi, persaingan global, dan ekspektasi publik yang semakin tinggi. Karena itu, mari kita perkuat teamwork di Kemenpora, bangun komunikasi yang baik dengan rekan kerja maupun pimpinan. Saya juga berpesan kepada para pimpinan agar tidak hanya menerima kabar baik, tetapi juga terbuka terhadap kabar yang kurang baik, agar kita bisa terus berbenah,” pesannya.

Sesi dilanjutkan dengan tanya jawab yang berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Berbagai pertanyaan diajukan peserta, mulai dari proses adaptasi, perubahan pola pikir, hingga pengalaman pribadi Wamenpora dalam bangkit dari keterpurukan.

Menutup sesi Leaders Talk, Wamenpora kembali menegaskan pentingnya sikap adaptif bagi ASN. “ASN tidak boleh berada di zona nyaman. Yang mampu bertahan di era saat ini adalah mereka yang cepat beradaptasi dan mau terus belajar. Saya titip, jaga kekompakan, jaga komunikasi dengan atasan maupun bawahan, serta perkuat kerja tim,” pungkasnya. (thi)

Menpora RI Erick Thohir melakukan kunjungan ke Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, didampingi Umar Hadi, Duta Besar/Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB. (foto: istimewa)
Jumat, 24 Juli 2026

Kunjungi PBB, Menpora Erick Thohir Bahas Dua Tantangan Besar Generasi Muda: Lapangan Kerja dan Kesehatan Mental

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir melakukan kunjungan ke Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, didampingi Umar Hadi, Duta Besar/Wakil Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menpora Erick mencetak langkah strategis menjalin kolaborasi dalam bentuk Memorandum of Understanding dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University (NYU).(Myaskovsky: Courtesy of NYU Photo Bureau)
Rabu, 22 Juli 2026

Langkah Bersejarah, Kemenpora Teken MoU dengan New York University Demi Bangun Ekosistem Olahraga Indonesia Berkelas Dunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencetak langkah strategis bersejarah dalam memperkuat kerja sama internasional untuk mengembangkan olahraga Indonesia, dengan menjalin kolaborasi dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University (NYU).

Atlet muda panjat tebing Indonesia Haddan Malik Baqmuhyibar sukses meraih medali perak dalam kompetisi World Climbing Youth Championship Arco, Italia, Rabu (22/7) dini hari. (dok/FPTI)
Rabu, 22 Juli 2026

Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Haddan Malik Sukses Raih Perak di World Climbing Youth Championship Arco Italia

Atlet muda panjat tebing Indonesia Haddan Malik Baqmuhyibar sukses meraih medali perak dalam kompetisi World Climbing Youth Championship Arco, Italia, Rabu (22/7) dini hari.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Kemenpora Apresiasi RALB KOI 2026, Yakin Kolaborasi yang Kuat Akan Tingkatkan Prestasi Indonesia di Panggung Dunia
Rabu, 22 Juli 2026

Kemenpora Apresiasi RALB KOI 2026, Yakin Kolaborasi yang Kuat Akan Tingkatkan Prestasi Indonesia di Panggung Dunia

Momentum rapat ini penting untuk memastikan setiap keputusan organisasi berjalan sesuai mekanisme yang telah disepakati

Menpora Erick Raker dengan Komisi X DPR RI, Siapkan Blueprint Kepemudaan 100 Tahun ke Depan
Senin, 20 Juli 2026

Menpora Erick Raker dengan Komisi X DPR RI, Siapkan Blueprint Kepemudaan 100 Tahun ke Depan

Komitmen Menpora Erick Thohir untuk mengembangkan potensi pemuda tanah air

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile