Dukung Pocari Sweat Run 2026, Menpora Yakin Pengembangan Sport Tourism Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Olahraga Nasional

Kamis, 22 Januari 2026
Bagikan:
Menpora Erick hadiri Konferensi Pers Pocari Sweat Run 2026 di Gedung Sasono Utomo Taman TMII Jakarta Timur, Kamis (22/1) siang.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Menpora Erick hadiri Konferensi Pers Pocari Sweat Run 2026 di Gedung Sasono Utomo Taman TMII Jakarta Timur, Kamis (22/1) siang.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyambut baik gelaran Pocari Sweat Run 2026 yang tahun ini diselenggarakan di dua tempat yaitu di Pulau Lombok dan Kota Bandung. Peran penting ajang ini untuk mengembangkan sport tourism di tanah air disampaikan Menpora saat hadiri Konferensi Pers Pocari Sweat Run 2026 di Gedung Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Kamis (22/1) siang.

Berkaca pada ajang lari ternama New York Marathon dengan hampir 55 ribu peserta yang memiliki dampak ekonomi mencapai Rp11 triliun, serta Tokyo Marathon dengan 45 ribu peserta yang mencatatkan dampak ekonomi hingga Rp7 triliun, maka Menpora pun berkeyakinan Pocari Sweat Run bisa menjadi agenda lari terkenal yang mendunia sehingga dijadikan tujuan lari favorit oleh para penikmat lari dari berbagai negara.

“Pengeluaran para peserta setelah mengikuti lomba maraton ini, seperti berwisata atau kuliner, memberikan dampak ekonomi yang terasa. Nah kita sebagai negara yang mempunyai jumlah penduduk besar dan alam yang luar biasa cantiknya, punya potensi untuk itu,” terang Menpora Erick.

Dalam konferensi pers yang juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, dan Direktur Utama Injourney Maya Watono, Menpora juga mengapresiasi peran sektor swasta untuk bersinergi memajukan sport tourism.

“Karena itu saya apresiasi ketika ada sektor swasta seperti Pocari Sweat yang bisa mengintervensi potensi ini menjadi sebuah kegiatan yang tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga bagaimana ekonominya bisa ikut naik. Tidak hanya berdiri sendiri, kalau bisa maraton di Bandung dan Lombok ini bisa menjadi sirkuit maraton. Kalau bisa paling tidak kita memiliki lima maraton di Indonesia, supaya ketika mereka datang, bisa juga menjadi gimik seperti poin kolektif, seperti mengikuti maraton-maraton di dunia,” urai Menpora Erick.

Selain mendorong perekonomian, majunya sport tourism juga bisa meningkatkan indeks olahraga Indonesia yang sejauh ini masih berkutat di angka 15 persen.

“Kita kembangkan sport industry dan sport tourism. Kita upayakan bagaimana indeks olahraga kita naik. Di kita, dengan banyaknya penduduk usia muda, indeks olahraganya 15 persen, bandingkan dengan Jepang di mana banyak warganya yang sudah berusia lanjut tapi indeks olahraganya di atas 60 persen. Saya yakin dengan hadirnya event olahraga yang menarik masyarakat seperti ini, maka mendorong masyarakat untuk mau berolahraga,” jelas Menpora.

Pocari Sweat Run tahun ke-12 ini akan digelar di dua tempat yaitu Sirkuit Mandalika Lombok pada 11-12 Juli 2026 dan Kota Bandung pada 19-20 September 2026, termasuk juga digelar secara virtual. Nomor yang akan dipertandingkan meliputi 4,3K, 10K, half marathon, dan marathon, dengan jumlah peserta diprediksi mencapai 60 ribu pelari. (luk)

Kemenpora RI mengajak masyarakat membiasakan hidup aktif dengan rutin berolahraga. Tak perlu aktivitas berat, berjalan kaki bersama keluarga pun dinilai sudah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran. (foto: andre/Kemenpora)
Rabu, 02 September 2026

Rabu Bugar Kemenpora, Ajak Masyarakat Lawan Penyakit dengan Rajin Bergerak dan Berolahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengajak masyarakat membiasakan hidup aktif dengan rutin berolahraga. Tak perlu aktivitas berat, berjalan kaki bersama keluarga pun dinilai sudah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengatakan bahwa pemerintah selalu memberikan perhatian serius terhadap atlet-atlet disabilitas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Perkuat Kolaborasi dengan NPC Indonesia, Fokus Pembinaan Atlet Disabilitas Demi Prestasi Mendunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Indonesia. Dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan dengan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC Indonesia), baik dalam persiapan multi-event maupun keikutsertaan pada berbagai kejuaraan internasional.

Plt. Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Budi Ariyanto Muslim, menyampaikan mekanisme penyaluran pendanaan negara di Media Center Kemenpora, Jakarta. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Tegaskan Komitmen Dukung Atlet Disabilitas, Tanggapi Aksi Galang Dana Atlet Tunarungu

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi pembinaan atlet disabilitas di seluruh Indonesia. Pernyataan ini merespons narasi yang sempat viral terkait atlet tunarungu yang menggalang dana mandiri guna mengikuti kejuaraan internasional.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta
Jumat, 28 Agustus 2026

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta

Pengambilan race pack pada hari kedua menunjukkan antusiasme peserta yang tetap tinggi menjelang pelaksanaan Merdeka Run 2026. Ramainya peserta menjadi tanda bahwa olahraga semakin mendapat tempat di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari semangat memperingati kemerdekaan melalui kegiatan yang sehat, aktif, dan penuh kebersamaan.

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta
Kamis, 27 Agustus 2026

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta

Tingginya antusiasme pada hari pertama pengambilan race pack menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menghidupkan semangat kemerdekaan melalui olahraga.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81