Menpora Erick Resmi Buka IBL 2026, Harapkan Jadi Motor Penggerak Industri Olahraga Tanah Air
Tangerang: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, melakukan tip-off atau jump ball sebagai tanda dibukanya Indonesian Basketball League (IBL) musim 2026.
Kompetisi basket tertinggi tanah air ini memiliki peran penting dalam perkembangan sport industry di tanah air, karena berhasil menyatukan pertandingan yang kompetitif, hiburan, bisnis, teknologi dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak pada pergerakan roda ekonomi.
Kehadiran IBL setiap tahunnya berhasil menciptakan lapangan kerja di berbagai sektor, bukan hanya untuk mereka yang terlibat langsung dalam kompetisi seperti atlet, pelatih, dan ofisial pertandingan, tapi juga para pendukung kelancaran acara yaitu event organizer, media hingga industri kreatif dan UMKM.
Kehadiran pertandingan yang menerapkan sistem home and away di berbagai kota juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui sektor transportasi, perhotelan, kuliner dan pariwisata. Ditambah lagi animo para penonton yang semakin tahun semakin meriah memenuhi arena tuan rumah, termasuk juga penonton di rumah yang rela merogoh kocek untuk melihat konten berbayar pertandingan IBL di platform digital, menunjukkan besarnya pengaruh IBL dalam memperkuat ekosistem industri olahraga.

“Saya mengapresiasi IBL yang semakin tahun semakin menunjukkan statusnya bukan hanya sebagai kompetisi tertinggi basket tanah air, tetapi juga menjadi motor penggerak industri olahraga. Antusiasme penontonnya luar biasa, bahkan yang tidak ke stadion rela untuk berlangganan demi menonton pertandingan di platform digital. IBL memang menjadi pionir dalam menyatukan olahraga dengan hiburan dan bisnis, dampak ekonominya besar dan dirasakan oleh berbagai sektor mulai dari industri kreatif sampai para pengusaha UMKM,” ujar Menpora Erick.
Setelah ring ceremony dimulailah laga pembuka mempertemukan juara musim lalu Dewa United Banten melawan Pelita Jaya Basketball di Dewa United Arena, Tangerang, Banten, Sabtu (10/1).
Pertandingan tersebut menjadi simbol dimulainya musim baru dengan rivalitas yang kuat dan menampilkan permainan kelas atas.Duel Dewa United Banten kontra Pelita Jaya Basketball pun berlangsung sengit, mencerminkan tingginya kualitas kompetisi IBL musim ini. Hasilnya Pelita Jaya berhasil kalahkan Dewa United 98-82.
Sebelumnya, Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menyampaikan jika IBL musim 2026 jadi momentum penting bagi liga untuk membangun kedekatan yang lebih kuat dengan para penggemar.
“Kedekatan antara liga dan masyarakat menjadi hal utama yang ingin kami bangun pada musim ini. Kami ingin menghadirkan liga yang dapat dinikmati dengan mudah, baik di arena maupun melalui berbagai platform,” kata Junas. (jef)










