Kukuhkan dan Lepas Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games 2025 Thailand, Menpora Erick: Kita Bisa!

Sabtu, 10 Januari 2026
Bagikan:
Menpora RI Erick Thohir mengukuhkan sekaligus melepas Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games Ke-13 Tahun 2025 Thailand di Balai Kota Surakarta, Sabtu (10/1) pagi.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Menpora RI Erick Thohir mengukuhkan sekaligus melepas Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games Ke-13 Tahun 2025 Thailand di Balai Kota Surakarta, Sabtu (10/1) pagi.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Surakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir secara resmi mengukuhkan sekaligus melepas Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games Ke-13 Tahun 2025 Thailand di Balai Kota Surakarta, Sabtu (10/1) pagi. 

Menpora hadir didampingi bersama Wamenpora Taufik Hidayat dan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono beserta jajaran Kemenpora lainnya.

Indonesia mengirimkan 290 atlet yang tersebar pada 18 cabang olahraga (cabor) pada ajang yang bergulir 20 sampai 26 Januari 2026 ini. Target yang dipasang yaitu peringkat tiga besar, dengan target medali meliputi 82 emas, 77 perak, dan 77 perunggu.

"Hari ini saya Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dengan resmi mengukuhkan dan melepas kontingen Indonesia yang akan bertanding di ASEAN Para Games Ke-13 di Tahun 2025. Semoga Tuhan menyertai perjuangan kita bersama untuk bisa meraih target yang telah ditentukan," kata Menpora Erick saat mengukuhkan kontingen.

Dalam amanatnya, Menpora menyatakan kebanggaannya bisa mengukuhkan dan melepas kontingen ASEAN Para Games ini yang merupakan para pejuang Bangsa Indonesia. Apalagi Presiden RI Prabowo Subianto selalu mengatakan bahwa olahraga merupakan duta bangsa yang mencerminkan kedigdayaan bangsa. 

Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games Ke-13 Tahun 2025 Thailand di Balai Kota Surakarta, Sabtu (10/1) pagi. (foto:bagus/kemenpora.go.id)

“Hari ini merupakan kehormatan buat saya untuk bisa mengukuhkan dan melepas para pejuang bangsa Indonesia. Tepuk tangan buat kalian!” seru Menpora Erick kepada para atlet.

Menpora dalam kesempatan itu memberikan motivasi dan semangat kepada para atlet yang akan berangkat ke Thailand. Menurut Menpora Erick, bangsa Indonesia secara individu tentunya mempunyai mimpi-mimpi yang ingin diwujudkan  secara individu. Tetapi Menpora selalu menegaskan bahwa mimpi itu tidak akan menjadi kenyataan kalau kesehariannya tidak melakukan upaya dalam mewujudkannya. 

“Artinya banyak individu Bangsa Indonesia wajib belajar pada kalian. Karena kalian tidak hanya bermimpi, tetapi saya yakin kesehariannya kalian kerjakan dengan fokus dan sungguh-sungguh menggapai mimpi itu,” tutur Menpora Erick. 

Hal ini tercermin dari rata-rata prestasi kontingen Indonesia di ajang multievent yang meraih peringkat satu atau dua. Karena itu Menpora meyakini Indonesia bisa kembali meraih prestasi terbaik di Thailand dengan segala tantangan yang siap mengadang di depan.

“Walaupun tantangannya besar dari tuan rumah, atau dari Vietnam, pasti kalian akan meraih sebaik-baiknya. Apakah ranking tiga atau ranking dua, kita harus memberikan yang terbaik, kita coba dahulu. Jangan ketika melihat tuan rumah atau Vietnam, atau negara yang lain kita langsung gentar,” pesan Menpora Erick. 

“Saya yakin dengan jerih payah dan mimpi yang tadi saya sampaikan, dengan keseharian yang kalian serius lakukan, kita bisa. Kita bisa. Kita bisa!” seru Menpora Erick disambut riuh para atlet.

Setelah pada tiga penyelenggaraan ASEAN Para Games sebelumnya Indonesia selalu berhasil keluar sebagai juara umum pesta olahraga untuk penyandang disabilitas terbesar se-Asia Tenggara ini. (luk)

Bagi Syamsul Bahri, Forum Nasional Transformasi Kebijakan Kepemudaan dan Keolahragaan bukan sekadar pertemuan antarpemerintah. Forum yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) di Hotel Pullman Jakarta. (dok.Bagus/kemenpora)
Senin, 19 Oktober 2026

Dari Makassar, Syamsul Bahri Bawa Pulang Misi: Olahraga Bukan Beban, tapi Investasi

Bagi Syamsul Bahri, Forum Nasional Transformasi Kebijakan Kepemudaan dan Keolahragaan bukan sekadar pertemuan antarpemerintah. Forum yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Hotel Pullman Jakarta, Jumat (16/10), menjadi kesempatan yang telah lama dinantikannya untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah.

Kibaran Merah Putih mengawali langkah kontingen Indonesia dalam upacara pembukaan Asian Para Games 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Senin, 19 Oktober 2026

Bawa Merah Putih di Nagoya, Jaenal Aripin Merinding Pimpin Defile Indonesia di Asian Para Games 2026

Kibaran Merah Putih mengawali langkah kontingen Indonesia dalam upacara pembukaan Asian Para Games 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang, Minggu (18/10) malam. Di barisan terdepan, atlet para atletik Jaenal Aripin melaju dengan kursi rodanya sambil membawa bendera Merah Putih, mengantarkan kebanggaan Indonesia ke panggung Asia.

Wamenpora RI Taufik Hidayat menerima audiensi jajaran Prodi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Pamulang (Unpam) di Lantai 8 Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Senin (19/10) pagi. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Oktober 2026

Wamenpora Taufik Sambut Baik Kepedulian Prodi Penjas Unpam dalam Pembinaan Talenta Olahraga Nasional

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat menerima audiensi jajaran Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani (Penjas), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Pamulang (Unpam) di Lantai 8 Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Senin (19/10) pagi.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026