Emas Andri Irawan di SEA Games 2025 Jadi Bukti Potensi Petanque Indonesia di Kancah Internasional
Jakarta: Indonesia awalnya tak menjadi favorit di cabang olahraga petanque yang dipertandingkan di SEA Games 2025 Thailand. Namun, keberhasilan medali emas yang di raih atlet petanque putra, Andri Irawan mengejutkan negara-negara kuat di cabor ini.
Indonesia tidak disebut-sebut sebagai favorit mutlak pada nomor tunggal putra petanque. Tuan rumah (Thailand), Laos, Malaysia, dan Vietnam selama ini dikenal memiliki atlet-atlet level dunia dan berstatus juara dunia.
Ii sapaan Andri, dikenal memiliki konsistensi lemparan, fokus tinggi, serta ketenangan dalam situasi tekanan. Tiga kualitas yang ia tunjukkan secara maksimal di arena final hingga meraih prestasi tertinggi.
Penampilannya yang tenang, efektif, dan penuh akurasi membuat banyak orang terpukau, sekaligus menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar di cabang olahraga yang satu ini.
Kemenangan Andri di nomor perorangan putra dan penampilannya yang tanpa gentar menghadapi wakil Laos, Southammavong Bountamy yang digelar di Valaya Alongkorn Rajabhat University under the Royal Ratronage, Pathum Thani (10/12) menjadi bukti bahwa regenerasi atlet petanque Indonesia berjalan dengan baik.
"Terima kasih untuk semua warga Indonesia yang sudah mendukung kami, Tim Petanque Indonesia, dan bisa berhasil meraih satu emas. Terima kasih untuk doa dari orang tua saya yang saya cintai," ujarnya.
Andri pernah tercatat sebagai atlet Petanque pada SEA Games 2019 Filipina, serta meraih medali emas di PON 2024 di Aceh, membuktikan bahwa kemampuan dan pencapaiannya bukan kebetulan semata. Meski sempat tak diperhitungkan dan absen dalam beberapa edisi SEA Games, petanque Indonesia justru tampil impresif di Thailand.
Prestasi ini juga menunjukkan bahwa cabang olahraga yang sering dipandang sebelah mata itu justru menyimpan peluang besar untuk menyumbang medali pada ajang multievent internasional.(ben)










