MotoGP Mandalika 2025, Catatkan Penyelenggaraan Terbaik Sepanjang Sejarah hingga Dongkrak Ekonomi Daerah

Senin, 06 Oktober 2025
Bagikan:
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah selesai digelar. Event balap motor kelas dunia ini mencatatkan tonggak baru sebagai edisi terbaik sejak pertam
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah selesai digelar. Event balap motor kelas dunia ini mencatatkan tonggak baru sebagai edisi terbaik sejak pertam

Lombok: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah selesai digelar. Event balap motor kelas dunia ini mencatatkan tonggak baru sebagai edisi terbaik sejak pertama kali diselenggarakan di Mandalika. 

Ajang tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan di berbagai aspek mulai dari pelaksanaan teknis, pelayanan kepada penonton, hingga kesiapan infrastruktur pendukung. 

Selain menghadirkan euforia ajang balap motor internasional, penyelenggaraan tahun ini juga menjadi ajang promosi budaya, memperkenalkan tradisi, seni, dan warisan budaya Sasak kepada dunia. Mulai dari penyambutan budaya bagi pembalap dan pengunjung, sajian kuliner lokal, hingga pameran kerajinan tangan, seluruh rangkaian kegiatan mencerminkan keaslian dan kekayaan budaya Lombok Tengah. 

Kehadiran MotoGP di The Mandalika tidak hanya membawa prestise olahraga internasional, tetapi juga memberikan nilai sosial dan budaya melalui pemberdayaan masyarakat serta pelestarian identitas lokal sebagai bagian dari pengalaman sportainment kelas dunia.

Dirut InJourney, Maya Watono, menyampaikan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan sekadar ajang olahraga otomotif berskala dunia, melainkan juga platform strategis untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia ke panggung global.

“Tahun ini menjadi penyelenggaraan terbaik sejauh ini, dengan tingkat hunian hotel di Mandalika mencapai 100 persen. Hal ini didukung oleh koordinasi yang erat dengan berbagai mitra untuk menambah penerbangan tambahan guna memenuhi tingginya minat pengunjung,” ujarnya, Minggu (5/10).

Antusiasme publik terhadap ajang balap tahun ini terlihat dari tingkat hunian hotel di kawasan The Mandalika yang mencapai 100 persen, bahkan melebihi kapasitas yang tersedia.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Provinsi NTB, rata-rata tingkat hunian hotel di seluruh Pulau Lombok selama periode penyelenggaraan lomba mencapai 93 persen, dengan Kota Mataram sebesar 90 persen dan Mandalika mencatat angka sempurna 100 persen.

Capaian ini tidak hanya mencerminkan tingginya daya tarik ajang tersebut di kalangan penggemar dalam dan luar negeri, tetapi juga menunjukkan efek berganda yang positif terhadap sektor pariwisata NTB, meningkatkan kinerja perhotelan, layanan transportasi, serta pelaku UMKM lokal yang terdorong oleh lonjakan jumlah pengunjung.

Untuk memenuhi peningkatan permintaan perjalanan, sejumlah maskapai menambah frekuensi penerbangan menuju Lombok. Tercatat sebanyak 44 penerbangan tambahan beroperasi, terdiri atas Garuda Indonesia (18 penerbangan), Citilink (10), AirAsia (8), Pelita Air (2), dan Wings Air (6). Kenaikan jumlah penerbangan ini menegaskan peran MotoGP sebagai penggerak utama mobilitas wisatawan sekaligus katalis pertumbuhan sektor pariwisata di NTB.

"Ajang ini juga membuktikan bahwa kekayaan budaya dan kearifan lokal Indonesia dapat terintegrasi dalam pengalaman olahraga global, memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sportainment yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar," imbuh Maya Watono.

Ketua Penyelenggara Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Troy Warokka, menegaskan bahwa keberhasilan tahun ini merupakan hasil kolaborasi erat berbagai pemangku kepentingan, sekaligus cerminan visi bersama untuk menjadikan Mandalika sebagai ikon pariwisata olahraga bertaraf internasional.

“Edisi tahun 2025 merupakan yang terbaik yang pernah kami selenggarakan. Sertifikasi Grade A Homologation dari FIM untuk Pertamina Mandalika International Circuit menegaskan bahwa sirkuit ini telah memenuhi standar internasional tertinggi, sejajar dengan lintasan ikonik dunia," ujarnya.

Ajang bertaraf internasional ini terus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi unggulan sport tourism yang mengintegrasikan olahraga, pariwisata, dan budaya secara harmonis mewujudkan kebanggaan nasional di panggung dunia.(ben)

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata (foto: wikipedia)
Selasa, 25 Agustus 2026

Aichi-Nagoya 2026: Rumah Asian Games yang Padukan Olahraga, Budaya, dan Teknologi Jepang

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekuatan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata Negeri Sakura kepada dunia.

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang (foto: dok/Kemenpora)
Selasa, 25 Agustus 2026

GEMAR Hidupkan CFD Kota Malang, Warga Olahraga hingga UMKM Ikut Bergeliat

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Semangat itu terlihat dalam pelaksanaan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang

Kemenpora RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, (foto: Istimewa)
Senin, 24 Agustus 2026

Wirasena Debate & Speech Competition 2026 Buka Ruang bagi Pemuda untuk Adu Gagasan

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, sebuah kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan berbicara di depan publik.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81