Terima Wamen Olahraga Federasi Rusia, Menpora Dito Bahas Kolaborasi Pengembangan Olahraga Kedua Negara

Senin, 14 April 2025
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, didampingi Wamenpora Taufik menerima audiensi Wakil Menteri Olahraga Federasi Rusia Alexei Morozov yang hadir bersama Sekretaris Ketiga Kedutaan Besar Rusia di Indonesia Dmitry Ko
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, didampingi Wamenpora Taufik menerima audiensi Wakil Menteri Olahraga Federasi Rusia Alexei Morozov yang hadir bersama Sekretaris Ketiga Kedutaan Besar Rusia di Indonesia Dmitry Ko

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, didampingi Wamenpora Taufik menerima audiensi Wakil Menteri Olahraga Federasi Rusia Alexei Morozov yang hadir bersama Sekretaris Ketiga Kedutaan Besar Rusia di Indonesia Dmitry Kostin, Attache of the Embassy of Russia in Indonesia Anton Tikhomirov di Lantai 10 Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta, Senin (14/4). 

Dalam pertemuan ini dibahas tentang pengembangan kerja sama olahraga dan pengembangan interaksi antara Federasi Olahraga Rusia dan Indonesia. Menanggapi beberapa pemaparan yang disampaikan, Menpora Dito mengatakan bahwa, Indonesia memiliki fokus pelatihan di cabor atletik, gymnastik dan beberapa cabor lainnya yang masuk dalam cabor olimpiade.

"Indonesia memiliki fokus di cabor atletik, gymnastik dan juga angkat besi dan mungkin akan baik jika kita kolaborasikan dengan Rusia. Hoki es, basket, voli juga mungkin akan menjadi cabor yang bagus antara kedua negara untuk dikembangkan bersama," kata Menpora Dito.

Usai beraudiensi, Menpora Dito memperlihatkan ruang kerjanya kepada Wamen Olahraga Federasi Rusia dan rombongan. Nampak Menpora Dito mengenalkan beberapa bagian dan beberapa aksesoris yang ada. 

"Pemerintah Rusia yang diwakilkan Wamen Olahraga Federasi Rusia berkeinginan sangat tinggi untuk berkolaborasi dan kerjasama dibidang olahraga dengan Indonesia," urai Menpora.

"Tadi kami membicarakan beberapa cabor yang akan kami coba lakukan pelatihan gabungan dan beberapa even-even friendly macth yang akan dilakukan bersama, seperti sepakbola, voli, angkat berat, panjat tebing, beladiri dan banyak lagi yang akan kita coba kembangkan," imbuhnya.

Pelatihan gabungan itu lanjut Menpora Dito, akan dilakukan agar bagaimana atlet-atlet Indonesia bisa melakukan pelatihan di Rusia dan sebaliknya. 

"Iya join training ini bagaimana agar atlet kita bisa melakukan pelatihan disana karena kita tahu Rusia sudah di Olimpiade dan mendominasi di empat cabang olahraga yang banyak nomor dan itu kita ingin dalami," ujarnya.

"Dan kita juga bicarakan di Bulan Agustus nanti timnas Basket Rusia dan Indonesia akan ada pertandingan bersama di Indonesia Arena serta banyak cabor lainnya yang akan didiskusikan lebih dalam lagi," pungkas Menpora Dito.

Turut mendampingi, Staf Khusus Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga Ardima Rama Putra, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional Chaerany Putri, Staf Khusus Hukum dan Kepatuhan Tata Kelola Alvin Saptamandra serta Tenaga Ahli Menpora Bidang Olahraga Profesional Jeremy Immanuel Santoso. (ben)

Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, dengan capaian membanggakan. Para atlet yang membawa nama bangsa berhasil mengoleksi 15 medali emas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Indonesia Raih 15 Emas dan Tembus Delapan Besar Asian Para Games 2026, Menpora Erick: Bukti Kekompakan NPC dan CdM serta Strategi Target Prestasi yang Terukur

Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, dengan capaian membanggakan. Para atlet yang membawa nama bangsa berhasil mengoleksi 15 medali emas atau lebih dari dua kali lipat target awal tujuh emas, serta mengumpulkan total 73 medali dan menempati peringkat kedelapan ranking perolehan medali.

Tim boccia Indonesia melengkapi kesuksesan di Asian Para Games 2026 dengan raihan emas keempat lewat nomor mixed team BC1/BC2.(Foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Raih Empat Emas di Asian Para Games 2026, Boccia Indonesia Percaya Diri Menatap Paralimpiade Los Angeles 2028

Tim boccia Indonesia melengkapi kesuksesan di Asian Para Games 2026 dengan raihan emas keempat lewat nomor mixed team BC1/BC2. Prestasi ini membuat Gischa Zayana dkk. semakin percaya diri menatap Paralimpiade Los Angeles 2028.

Tim para angkat berat Indonesia berhasil menambah perolehan medali perak menjelang upacara penutupan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, Sabtu (24/10).(foto:Agung/NPC Indonesia)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Diwarnai Duel Sengit Kontra Irak, Para Angkat Berat Indonesia Bangga Raih

Tim para angkat berat Indonesia berhasil menambah perolehan medali perak menjelang upacara penutupan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, Sabtu (24/10).

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026