Atlet-Atlet Indonesia Bersinar di Ajang Special Olympics Winter World Games 2025 Italia

Jumat, 14 Maret 2025
Bagikan:
Indonesia kembali mengukir prestasi yang membanggakan di kancah internasional. Anastasia Aresyenan Bwariat dari DKI Jakarta, Siti Naswa dari Kalimantan Selatan, dan Muhammad Aden Aryadippa dari DKI Jakarta, berhasil meraih kemenangan dalam sesi final caba
Indonesia kembali mengukir prestasi yang membanggakan di kancah internasional. Anastasia Aresyenan Bwariat dari DKI Jakarta, Siti Naswa dari Kalimantan Selatan, dan Muhammad Aden Aryadippa dari DKI Jakarta, berhasil meraih kemenangan dalam sesi final caba

Bardonecchia: Indonesia kembali mengukir prestasi yang membanggakan di kancah internasional. Anastasia Aresyenan Bwariat dari DKI Jakarta, Siti Naswa dari Kalimantan Selatan, dan Muhammad Aden Aryadippa dari DKI Jakarta, berhasil meraih kemenangan dalam sesi final cabang olahraga Dance Sport kategori Solo-traditional dance di ajang Special Olympics Winter World Games 2025, yang digelar di Palazzo delle Feste, Bardonecchia, Italia. 

Aden memperoleh peringkat empat, sementara Anastasia (Tasya) memenangkan medali perunggu dan Naswa mendapatkan medali emas pada kategori specialty solo. 

Penampilan Tasya dengan tarian Ondel-Ondel berhasil memukau juri dan penonton dengan menampilkan keindahan budaya Betawi dengan gerakan yang lincah dan penuh energi. 

Sementara itu, Siti Naswa membawakan Tari Dayak Modern berjudul "Flying High", yang menggabungkan unsur tradisional dengan sentuhan kontemporer yang inovatif. Aden dalam kesempatan ini, membawakan tarian Kicir-kicir dengan gerakan yang dinamis dan ceria. 

Ketiganya tidak hanya menampilkan ketrampilan luar biasa, tetapi juga membawa semangat keberagaman budaya Indonesia ke panggung dunia.

Kemenangan ini turut disaksikan langsung oleh Charge d’Affaires KBRI Roma, Tika Wihanasari, yang hadir untuk memberikan dukungan kepada seluruh atlet Indonesia. Tidak hanya menjadi saksi dari penampilan luar biasa para atlet, Ibu Tika juga mendapat kehormatan dari Panitia untuk menyerahkan penghargaan secara langsung kepada para pemenang.

Dalam komentarnya, Ibu Tika menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas prestasi yang diraih Tasya, Naswa dan Aden."Kemenangan ini bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang semangat pantang menyerah, keberanian, dan tekad untuk terus melampaui batas. Mereka telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih prestasi. Setiap individu, tanpa terkecuali, berhak untuk bermimpi, berusaha, dan mencapai kesuksesan," ujar Tika.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Delegasi, Mugaera Djohar Yusuf, menyampaikan rasa bangganya terhadap tim yang dibawanya. "Meskipun tim ini kecil, hanya terdiri dari 4 atlet, 2 pelatih, 1 dokter, dan 1 Ketua Delegasi, namun kami adalah tim yang solid. Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak kalah dari negara lain dan mampu mengharumkan nama bangsa di panggung dunia," ujar Mugaera. 

Beliau juga menyampaikan harapannya agar tim Indonesia kembali meraih medali dalam pertandingan kategori Duo dan Beregu yang akan berlangsung pada Jumat, 14 Maret 2025. "Perjuangan masih berlanjut, dan kami akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia!" tambahnya dengan penuh semangat.

Sementara Head Coach, Eva Susanti menjelaskan penampilan para atlet secara keseluruhan baik. Mereka tampil dengan semangat tinggi dengan mengenakan kustum tradisional dan lagu daerah dan menari dengan paduan elemen tari daerah dan gerakan wajib dance sport.

“Performance mereka baik dengan penguasaan panggung yang baik, dengan gerakan yang dinamis hingga terkesan mereka bisa menguasai panggung,” ujarnya. (dok/amr)

Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menilai ajang lari Merdeka Run 2026 menjadi simbol kuat persatuan masyarakat sekaligus menggalakkan gaya hidup sehat. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat

Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menilai ajang lari Merdeka Run 2026 yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta menjadi simbol kuat persatuan masyarakat sekaligus momentum penting untuk menggalakkan gaya hidup sehat.

Menpora RI Erick Thohir, mengaku bangga sekaligus terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam gelaran Merdeka Run 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Didukung Presiden Prabowo, Menpora Erick Apresiasi Antusiasme 12 Ribu Peserta Merdeka Run 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengaku bangga sekaligus terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam gelaran Merdeka Run 2026 yang dilaksanakan guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat. Pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit. (foto: Surya/Kemenpora)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Finish di 26 Menit, Odekta Naibaho: Meriahnya Merdeka Run 2026: Bikin Merinding!

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat hingga garis finis. Hal itu dirasakan pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit kategori open putri.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81