92% Masyarakat Yakin Prestasi Olahraga Meningkat Dari Program Pemerintahan Prabowo Gibran, Berikut Tanggapan InMind Institute

Selasa, 21 Januari 2025
Bagikan:
Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas merilis hasil survei 100 hari kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satu hasil survei menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap peningkatan presta
Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas merilis hasil survei 100 hari kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satu hasil survei menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap peningkatan presta

Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas merilis hasil survei 100 hari kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satu hasil survei menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap peningkatan prestasi olahraga Tanah Air.

Berdasarkan hasil survei, diketahui sebanyak 92 persen masyarakat meyakini akan terjadi peningkatan terhadap prestasi olahraga Indonesia di bawah Kemenpora. 

Keyakinan akan peningkatan prestasi tersebut berada di peringkat kelima, dari 36 program yang disurvei Badan Litbang Kompas perihal tingkat keyakinan terhadap program Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sebagai indikator peningkatan prestasi olahraga selama 100 hari kepemimpinan Prabowo-Gibran, di antaranya pada bulan November 2024, Timnas Futsal Putra sukses meraih gelar juara dalam ASEAN Futsal Championship di Thailand. 

Prestasi ini berlanjut di penghujung 2024 dengan keberhasilan Indonesia meraih juara ASEAN Cup Women 2024 dan juara dunia di Piala Dunia eFootball 2024. Kemudian yang terbaru, Timnas Futsal Putri Indonesia lolos Piala Asia Futsal Putri 2025.

Di luar cabang olahraga bola, Indonesia juga tercatat sukses menjadi juara umum Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Abu Dhabi dan juara dunia World Junior Championship, World Surf League (WSL) di Filipina melalui peselancar muda Bronson Meydi. 

Capaian tersebut mendapat tanggapan positif dari Direktur Kajian dan Pelatihan InMind Institute, Hardianto. Dia melihat setidaknya terdapat beberapa indikator kunci yang menjadi alasan utama tingginya tingkat keyakinan publik tersebut terhadap kinerja Kemenpora dibawah kepemimpinan Dito yakni :

Pertama, Kebijakan Olahraga yang Progresif. Dalam kepemimpinannya, Menpora Dito memperkenalkan sejumlah kebijakan strategis yang berhasil meningkatkan prestasi olahraga nasional. Program pengembangan atlet muda berbakat, misalnya, telah menghasilkan dampak nyata dengan meningkatnya jumlah atlet Indonesia yang berhasil meraih medali di berbagai ajang internasional, termasuk SEA Games dan Asian Games.

Kedua, Pemberdayaan Pemuda yang Inklusif. Dalam bidang pemberdayaan pemuda, Kemenpora berhasil meluncurkan berbagai program unggulan, seperti pelatihan kewirausahaan, beasiswa pendidikan, dan dukungan untuk komunitas kreatif. Pendekatan ini berhasil menciptakan peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional. 

"Salah satu inisiatif yang mendapat perhatian besar adalah peluncuran platform digital untuk pemuda, yang menyediakan informasi terkait peluang kerja, pelatihan, dan mentorship. Program ini membantu mengurangi angka pengangguran di kalangan pemuda, sekaligus meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja global," ujarnya. 

Ketiga, Dorongan Kuat Terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Lembaga. Menurut Hardianto,  salah satu faktor yang paling dihargai publik adalah pendekatan transparansi dan akuntabilitas yang diterapkan oleh Menpora Dito dalam mengelola anggaran kementerian. 

"Sebagai contoh nyata, laporan terkait alokasi anggaran SEA Games 2023 dirilis secara publik, menunjukkan rincian penggunaan anggaran untuk pelatihan atlet, perjalanan, dan penyediaan fasilitas. Melalui laporan rutin yang terbuka dan mudah diakses ini, Kemenpora memastikan setiap pengeluaran anggaran tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat," katanya.  

"Selain itu, transparansi ini membuka ruang dialog yang konstruktif, seperti melalui forum daring di mana masyarakat dapat memberikan masukan langsung terhadap kebijakan yang sedang dijalankan, sehingga memungkinkan peningkatan program yang berkelanjutan sebagaimana harapan publik," tambahnya. (dok)

Kemenpora RI terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Partisipasi Olahraga Disabilitas Perlu Ditingkatkan, Kemenpora Perkuat Penggerak di Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Menpora RI Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8). (foto: Fajar/kemenpora.go.id)
Senin, 24 Agustus 2026

Apresiasi Festival Mbois 11, Menpora Erick: Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8).

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81