Menpora Dito Ingin World Rally Championship Seri Indonesia Dapat Terselenggara di Tahun 2026

Rabu, 15 Januari 2025
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menyebut, pihak dari Promotor World Rally Championship (WRC) menginginkan pelaksanaan Reli Dunia seri Indonesia dapat terselenggara di tahun 2026 mendatang.(foto:bagus/kemenpora.go
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menyebut, pihak dari Promotor World Rally Championship (WRC) menginginkan pelaksanaan Reli Dunia seri Indonesia dapat terselenggara di tahun 2026 mendatang.(foto:bagus/kemenpora.go

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menyebut, pihak dari Promotor World Rally Championship (WRC) menginginkan pelaksanaan Reli Dunia seri Indonesia dapat terselenggara di tahun 2026 mendatang.

"Jadi, sebenarnya yang realistis adalah di tahun 2027 karena WRC belum mengunci rangkaian series, tetapi dari WRC sendiri menginginkan untuk terselenggara di tahun 2026. Nah kita lihat probabilitasnya kesiapannya dari seri infrastruktur pendukung dan WRC itu sendiri," kata Menpora Dito saat jumpa pers di Media Center Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (15/1).

Menurut Menpora Dito, penyelenggaraan WRC seri Indonesia masih dalam tahap penjajakan untuk tahun 2026 atau 2027. Di tahun 2024 ungkap Menpora Dito, WRC telah menyampaikan ketertarikan dan setelah berdiskusi kedua pihak sepakat meningkatkan ke tahap penjajakan resmi. 

"Yang pasti di tahun 2026 sudah ada 14 series yang sudah dikunci. Nantinya WRC, IMI Pusat dan LPDUK akan melakukan penjajakan final untuk realistisnya tahun 2026 atau tahun 2027. Dari WRC sebenernya ingin di tahun 2026. Akan kita lihat selain teknis administrasi pasti ada juga kesiapan infrastruktur dan sebagainya dan kita menunggu finalnya dari WRC," ujarnya lagi.

Terkait venue rencananya kata Menpora Dito, akan digelar di Medan hingga Danau Toba. Menpora berharap kegiatan itu nantinya dapat meningkatkan serta mengangkat sektor perekonomian lokal dan sektor lainnya seperti yang telah dilakukan F1 Powerboat dan Aquabike.

"Karena ini reli jadi tidak ada pembangunan masif seperti stadion atau lainnya. Rencananya dari Medan sampai Danau Toba. Usai perjanjian yang telah ditandatangani tadi, WRC akan melakukan investigasi dan pendalaman terkait venue yang akan dilalui untuk series Indonesia," pungkasnya.

Ketua IMI Pusat Bambang Soesatyo menyampaikan, Kejuaraan WRC seperti dejavu, menghadirkan yang sudah lama hilang dan muncul kembali. Rencananya di tahun 2026 atau 2027. 

"Insha Allah masih dalam negosiasi apakah 2026 atau 2027. Kita berharap WRC ini bisa diselenggarakan di tahun depan 2026 bulan Agustus sebelum Series di Jepang pada November 2026," ujarnya.

Kegiatan ini lanjutnya, juga dalam rangka melaksanakan Asta Cita Presiden Prabowo dan Wapres Gibran yakni peningkatan sport tourism untuk meningkatkan ekonomi lokal maupun nasional.

"Harapan kita even ini melengkapi apa yang sudah ada di Indonesia. Lengkap sudah kejuaraan dunia bisa kita hadirkan di Indonesia hanya satu yang belum Formula 1, semoga Pak Menpora bisa menghadirkan," imbuhnya.

Senior Director Event WRC Promoter Simon Larkin, mengaku merasa terhormat dengan penyambutan hangat di Indonesia. WRC berharap event bergengsi level dunia itu bisa segera dilaksanakan di Indonesia. 

"Sangat terhormat bisa ada disini, kita telah lama berdiskusi tadi untuk penyelenggaraan WRC di Indonesia. Kami yakin ini masa depan yang cerah untuk Indonesia bekerjasama dengan WRC untuk penyelenggaraan olahraga yang menakjubkan," tutur Simon.

"Dukungan pemerintah Indonesia juga sangat tinggi kami rasakan dengan telah ditandatanganinya kesepakatan bersama untuk penyelenggaraan WRC bisa terselenggara di Indonesia," tutupnya. (ben)

Pelari jarak jauh Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, memanfaatkan ajang Merdeka Run 2026 sebagai sarana ujian (try out) untuk persiapan menuju Asian Games 2026.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Jumat, 28 Agustus 2026

Merdeka Run Jadi Ajang “Try Out” Odekta Naibaho Menuju Asian Games 2026

Pelari jarak jauh Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, memanfaatkan ajang Merdeka Run 2026 sebagai sarana ujian (try out) dan pemanasan demi mematangkan persiapan menuju Asian Games 2026.

Anggi, yang dijuluki "Kaki Seribu", mengatakan bahwa Merdeka Run menjadi kesempatan bagi Anggi untuk melatih mental dan menjaga konsistensinya sebagai seorang pelari.(dok/Kemenpora)
Jumat, 28 Agustus 2026

Anggi “Kaki Seribu”, Berlari dengan Satu Kaki dan Seribu Mimpi

Merdeka Run menjadi kesempatan bagi Anggi untuk melatih mental dan menjaga konsistensinya sebagai seorang pelari.

Kawasan Monumen Nasional (Monas) menjadi Race Village pada gelaran Merdeka Run yang akan dilaksanakan di Jakarta, pada Sabtu (29/8).(dok/istimewa)
Jumat, 28 Agustus 2026

Tak Hanya Lari, Race Village Merdeka Run Libatkan 81 UMKM Dorong Perputaran Ekonomi

Kawasan Monumen Nasional (Monas) menjadi Race Village pada gelaran Merdeka Run yang akan dilaksanakan di Jakarta, pada Sabtu (29/8).

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81