Berangkat ke Kejuaraan Dunia di Abu Dhabi, Para Pesilat Indonesia Jadi Duta Diplomasi RI untuk Dunia

Sabtu, 14 Desember 2024
Bagikan:
Keberangkatan para pesilat yang merupakan atlet Indonesia menuju Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2024, 18-22 Desember di Abu Dhabi bukan sekadar mencari prestasi. Melainkan juga upaya diplomasi RI untuk dunia. Dalam hal ini para pesilat juga berperan sebagai
Keberangkatan para pesilat yang merupakan atlet Indonesia menuju Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2024, 18-22 Desember di Abu Dhabi bukan sekadar mencari prestasi. Melainkan juga upaya diplomasi RI untuk dunia. Dalam hal ini para pesilat juga berperan sebagai

Jakarta: Keberangkatan para pesilat yang merupakan atlet Indonesia menuju Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2024, 18-22 Desember di Abu Dhabi bukan sekadar mencari prestasi. Melainkan juga upaya diplomasi RI untuk dunia. Dalam hal ini para pesilat juga berperan sebagai duta diplomasi RI di kancah dunia.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono yang juga menjabat Wakil Ketua Umum (Waketum) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) saat melepas Kontingen Indonesia, Jumat (13/12) malam di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jalan Pejambon Nomor 6, Gambir, Jakarta Pusat.

“Kita ketahui bersama bahwa situasi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja, sedang tidak normal-normal saja. Berbagai ketegangan, berbagai konflik, dan situasi yang tidak menentu sedang terjadi di hampir seluruh belahan dunia,” papar Menlu Sugiono mewakili Ketua Umum IPSI sekaligus Presiden RI Prabowo Subianto.

“Oleh karena itu dengan latar belakang pemikiran seperti itu, saya kira pelepasan atlet pada malam hari ini ingin saya jadikan sebagai pelepasan duta-duta diplomasi Indonesia untuk dunia,” sambung Menlu.

Menlu Sugiono menganggap para atlet berikut pelatih dan ofisialnya merupakan perwakilan bangsa, diplomat-diplomat olahraga Indonesia. Karena itu sudah sewajarnya Pemerintah melakukan pelepasan yang layak kepada para atlet ini.

Menurut Menlu, kejuaraan dunia ini jangan hanya dilihat sebagai ajang untuk mempertontonkan atau menunjukkan kehebatan/kepiawaian dan keterampilan bela diri silat semata. Dengan dihadiri para peserta dari berbagai negara, kejuaraan ini juga harus dilihat sebagai ajang diplomasi budaya. 

“Sebagai ajang untuk menunjukkan keluhuran dan tingginya budaya bangsa indonesia. Sebagai ajang untuk menunjukkan nilai-nilai luhur kependekaran. yang antara lain adalah keberanian, kerendahhatian dan sopan-santun. Keinginan untuk membela yang lemah dan yang tertindas. Dan yang paling penting adalah menghormati sesama pendekar, menghormati kawan bahkan lawan,” urai Menlu Sugiono. 

Karena itu Menlu mengajak semua pihak yang terlibat dalam ajang internasional ini untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang memiliki akar kependekaran yang dalam. Sebagaimana nanti ditunjukkan para atlet Indonesia, meliputi semangat kebersamaan dan kesetiakawanan serta persahabatan dan persaudaraan yang dijalin di Abu Dhabi.

“Saya ingin saudara-saudara sekalian untuk juga bisa berperan sebagai duta diplomasi budaya Indonesia. Sehingga di tengah situasi dunia yang tidak menentu tadi, di tengah situasi konflik di mana-mana, hadir setetes embun persaudaraan yang lahir dari keluhuran budi bangsa Indonesia yang ditunjukkan oleh duta-duta silat yang kami kirimkan ke kejuaraan dunia,” terang Menlu Sugiono.

“Persahabatan inilah yang ingin kita bawa dan kita tunjukkan kepada saudara-saudara kita, rekan-rekan kita yang lain. Tunjukkan kependekaran kalian, bawa kebanggaan bagi indonesia, bawa kebanggaan bagi Merah Putih. Dan yang terpenting, bawa harapan bahwa persahabatan dan kerja sama itu ada dan bisa lahir dari Indonesia,” pungkas Menlu. (luk)

Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, dengan capaian membanggakan. Para atlet yang membawa nama bangsa berhasil mengoleksi 15 medali emas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Indonesia Raih 15 Emas dan Tembus Delapan Besar Asian Para Games 2026, Menpora Erick: Bukti Kekompakan NPC dan CdM serta Strategi Target Prestasi yang Terukur

Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, dengan capaian membanggakan. Para atlet yang membawa nama bangsa berhasil mengoleksi 15 medali emas atau lebih dari dua kali lipat target awal tujuh emas, serta mengumpulkan total 73 medali dan menempati peringkat kedelapan ranking perolehan medali.

Tim boccia Indonesia melengkapi kesuksesan di Asian Para Games 2026 dengan raihan emas keempat lewat nomor mixed team BC1/BC2.(Foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Raih Empat Emas di Asian Para Games 2026, Boccia Indonesia Percaya Diri Menatap Paralimpiade Los Angeles 2028

Tim boccia Indonesia melengkapi kesuksesan di Asian Para Games 2026 dengan raihan emas keempat lewat nomor mixed team BC1/BC2. Prestasi ini membuat Gischa Zayana dkk. semakin percaya diri menatap Paralimpiade Los Angeles 2028.

Tim para angkat berat Indonesia berhasil menambah perolehan medali perak menjelang upacara penutupan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, Sabtu (24/10).(foto:Agung/NPC Indonesia)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Diwarnai Duel Sengit Kontra Irak, Para Angkat Berat Indonesia Bangga Raih

Tim para angkat berat Indonesia berhasil menambah perolehan medali perak menjelang upacara penutupan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, Sabtu (24/10).

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026