Puncak Pesta Prestasi Volume X, Kemenpora dan Pemuda Indonesia Komitmen Perang Terhadap Judi Online

Jumat, 13 Desember 2024
Bagikan:
Program utama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Pesta Prestasi Volume X telah sampai pada puncaknya. Tema besar yang diangkat pada penutupan puncak pretasi ini yakni No Chip, Just Chill and Skill.(foto:herry/kemenpora.go.id
Program utama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Pesta Prestasi Volume X telah sampai pada puncaknya. Tema besar yang diangkat pada penutupan puncak pretasi ini yakni No Chip, Just Chill and Skill.(foto:herry/kemenpora.go.id

Jakarta: Program utama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Pesta Prestasi Volume X telah sampai pada puncaknya. Tema besar yang diangkat pada penutupan puncak pretasi ini yakni No Chip, Just Chill and Skill.

Tema besar ini menggambarkan bagaimana komitmen Kemenpora RI bersama pemuda Indonesia yang diwakilkan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) untuk memberantas dan perang terhadap judi online (judol) yang merambah kalangan pemuda dengan mendeklarasikan anti judi online.

Deputi Pemberdayaan Pemuda Asrorun Ni'am Sholeh menyampaikan, Presiden Prabowo memiliki konsentrasi serius dalam pencegahan judol. Kemenpora memastikan berkontribusi dan berkomitmennya dalam pencegahan dan perang terhadap kecanduan judol dikalangan anak muda.

"Ada isu strategis yang menjadi konsen kita bersama. Presiden juga memiliki perhatian sangat serius, Kemenpora memastikan kontribusi anak-anak muda dalam pencegahan perilaku kecanduan judol," kata Deputi Asrorun Ni'am pada puncak Pesta Prestasi di Halaman Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (14/12).

"Ketika ada komitmen besar Presiden untuk perang terhadap judol, Kemenpora melalui Menpora Dito secara khusus menerbitkan Surat Edaran terkait dengan pencegahan judi online dikalangan Kemenpora. Kita berharap seluruh stakeholders pemuda dan olahraga berada di dalam satu kesatuan untuk perang terhadap judol," tegasnya. 

Perilaku kecanduan terhadap judol lanjutnya, bisa mengganggu tumbuh kembang bangsa dan dapat menghambat komitmen pewujudan Indonesia Emas Tahun 2045.

"Maka kita memiliki tugas dan tanggungjawab untuk membersihkan ruang-ruang publik digital dari hal-hal yang bersifat destruktif. Dengan membangun literasi untuk kepentingan ajang kreasi dan inovasi digital. Banyak cerita sukses bahwa anak muda dengan kemampuan digitalnya bisa mengubah diri, from zero to hero," urai Deputi Asrorun.
 
Menurutnya, data dari Kementerian Komdigi jutaan orang terpapar judi khususnya judol. Ada lebih dari 960.000 paparan judol kepada anak-anak pelajar, mahasiswa dan pemuda. Artinya, diantara angka itu ada kader-kader pemuda yang sedang tidak baik-baik saja. Kemenpora memiliki tanggungjawab sosial untuk memastikan bersihnya ruang digital untuk anak muda. 

"Perang ofensif saja tidak cukup tanpa upaya membangun literasi, kesadaran, prefensi dan edukasi secara memadai. Ketika ada 960.000 korban judol anak-anak muda tadi apakah mereka harus dipenjara?. Alternatifnya adalah pendekatan rehabilitatif dan restorasi atau pemulihan dari anak pelajar, mahasiswa, pemuda yang terjebak judi online," ujarnya.

"Maka, harus direhabilitasi sosial melalui organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, kepelajaran. Disini saatnya kita bangkit merespon permasalahan aktual yang dihadapi para anak muda. Kreativitas dan inovasi merupakan nadi para anak muda untuk maju dan berprestasi. Jangan berkreasi dan jadikan Kemenpora sebagai ajang nongkrongnya anak muda berprestasi," pungkas Asrorun Ni'am yang kemudian dilanjutkan dengan penghancuran chip simbol perang terhadap judol.

Puncak Pesta Prestasi Volume X ini dilaksanakan selama dua hari kedepan. Banyak acara kreasi dan inovasi dihadirkan diantaranya F&B, UMKM, musik, mural, otomotif, kesenian, clothing exhibition, ngedadak ngartis competition, talkshow dan sebagainya. (ben)

Deklarasi Pemuda-Pemudi Indonesia Anti Judi Online:

1. Kami pemuda pemudi Indonesia menolak segala bentuk perjudian baik online maupun offline,
2. Kami pemuda pemudi Indonesia berjanji akan setia membantu pemerintah untuk berperan aktif dalam pencegahan perjudian,
3. Kami pemuda pemudi Indonesia siap menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan berperan aktif dalam berbagai kegiatan positif.

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata (foto: wikipedia)
Selasa, 25 Agustus 2026

Aichi-Nagoya 2026: Rumah Asian Games yang Padukan Olahraga, Budaya, dan Teknologi Jepang

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekuatan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata Negeri Sakura kepada dunia.

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang (foto: dok/Kemenpora)
Selasa, 25 Agustus 2026

GEMAR Hidupkan CFD Kota Malang, Warga Olahraga hingga UMKM Ikut Bergeliat

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Semangat itu terlihat dalam pelaksanaan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang

Kemenpora RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, (foto: Istimewa)
Senin, 24 Agustus 2026

Wirasena Debate & Speech Competition 2026 Buka Ruang bagi Pemuda untuk Adu Gagasan

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, sebuah kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan berbicara di depan publik.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81