Wendy Brian Ick, Dari Lapangan Futsal Kompleks dan Jasa Ibu Bisa Bawa Timnas Futsal Putra Juara AFF 2024

Mengangkat trofi juara sekaligus terpilih sebagai pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP) pada ajang ASEAN Futsal Championship (AFF) 2024 menjadi prestasi membanggakan bagi pemain Wendy Brian Ick. Menurutnya semua prestasi itu dia persembahkan untuk almarhum ibunya Lea Asmuruf.
Selasa, 12 November 2024
Mengangkat trofi juara sekaligus terpilih sebagai pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP) pada ajang ASEAN Futsal Championship (AFF) 2024 menjadi prestasi membanggakan bagi pemain Wendy Brian Ick. Menurutnya semua prestasi itu dia persembahkan untu

Jakarta: Mengangkat trofi juara sekaligus terpilih sebagai pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP) pada ajang ASEAN Futsal Championship (AFF) 2024 menjadi prestasi membanggakan bagi pemain Wendy Brian Ick. Menurutnya semua prestasi itu dia persembahkan untuk almarhum ibunya Lea Asmuruf. 

Bagi Wendy Brian, jasa ibu nya dalam mendukung kariernya di dunia sepak bola dan futsal sangat luar biasa. Pemain asal Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya tersebut menceritakan jasa ibunya dalam mendukung kariernya di dunia sepak bola atau futsal sangat besar. 

Sejak kelas 1 Sekolah Dasar (SD), Wendy Brian selalu didukung ibu nya dengan diantar berlatih sepak bola atau futsal. Bahkan dia menceritakan awal mulanya bisa terjun ke futsal karena dirinya bermain di kompleks rumahnya.

Bakatnya bermain futsal lagsung dilirik oleh klub-klub futsal di Papua. Wendy Brian sendiri telah bermain untuk beberapa klub besar termasuk Black Steel FC dan Royal Thai Futsal Club. "Saya dari SD kelas 1 sudah suka bermain sepak bola, kalau futsal saya dulu karena bermain di kompleks rumah terus diajak pelatih di sekolah untuk bermain di kejuaraan, setelah itu ke klub, dan akhirnya bergabung dengan Timnas tahun 2022," katanya.   
  
Wendy Brian menceritakan sejak kecil dia didukung penuh oleh ibunya Lea Asmuruf yang setahun lalu telah meninggal dunia. Oleh karena itu, dia persembahkan trophy juara dan terpilih jadi pemain terbaik itu untuk orang tuanya. 

"Saya berterima kasih kepada mama (Lea Asmuruf) yang dari kecil mendukung saya bermain sepak bola hingga futsal. Mama sudah almarhum, makanya waktu saya juara dan terpilih menjadi pemain terbaik saya langsung menangis dan ingat mama. Saya persembahkan juara ini untuk mama," kata Wendy Brian di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11) siang.   

Pemain berusia 25 tahun itu memang mencuri perhatian sepanjang gelaran Piala AFF Futsal 2024. Performa ciamiknya membuatnya mendapatkan penghargaan man of the match dalam laga melawan Myanmar dan Thailand.

Brian juga menunjukkan produktivitasnya dalam ajang tersebut dengan sumbangan golnya sepanjang turnamen. Pemain yang membela tim Black Steel FC itu mencatatkan total empat gol.

Kontribusi Brian mampu membawa Timnas Futsal Indonesia meraih gelar Piala AFF Futsal kedua sepanjang sejarah. Terakhir kali piala tersebut diboyong ke Indonesia ialah pada 2010 silam yang sebelumnya Thailand masih bisa dibilang sebagai raja dari turnamen tersebut. Pasalnya, mereka mampu merebut 16 piala dalam 18 gelaran yang sudah berjalan sejak 2001 lalu. (amr)

Bagikan:
Kemenpora RI terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Partisipasi Olahraga Disabilitas Perlu Ditingkatkan, Kemenpora Perkuat Penggerak di Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Menpora RI Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8). (foto: Fajar/kemenpora.go.id)
Senin, 24 Agustus 2026

Apresiasi Festival Mbois 11, Menpora Erick: Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8).

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas di Cilacap
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas di Cilacap

ToT di Cilacap menjadi bagian dari langkah Kemenpora membangun olahraga inklusif dari daerah dengan memperkuat kapasitas para penggerak agar mampu membuka lebih banyak ruang bagi penyandang disabilitas untuk berolahraga dan berprestasi.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81