Usai Bertemu Menpora Amali, Ketum PERSEROSI Targetkan Medali Emas untuk Skateboard di Olimpiade Tokyo 2021

Selasa, 11 Mei 2021
Bagikan:
Ketua Umum Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PERSEROSI) Klemen Tinal mengungkapkan pihaknya menargetkan medali emas untuk cabang olahraga Skateboard pada Olimpiade Tokyo 2021 mendatang.(foto:rayki/kemenpora.go.id)
Ketua Umum Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PERSEROSI) Klemen Tinal mengungkapkan pihaknya menargetkan medali emas untuk cabang olahraga Skateboard pada Olimpiade Tokyo 2021 mendatang.(foto:rayki/kemenpora.go.id)

Jakarta: Ketua Umum Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PERSEROSI) Klemen Tinal mengungkapkan pihaknya menargetkan medali emas untuk cabang olahraga Skateboard pada Olimpiade Tokyo 2021 mendatang. 

Pernyataan ini disampaikan Klemen Tinal usai melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali di gedung Kemenpora, Jakarta Pusat (11/5). 

"Kita di Perserosi itu ada skateboard dan sepatu roda. Tapi sepatu roda tidak masuk dalam olimpiade. Tapi skateboard masuk dan kita targetkan emas, karena di Asian Games kemarin kita mendapatkan perak," kata Klemen Tinal. "Anak-anak yang berpotensi ada tiga. Mereka hari ini sudah ada di Amerika Serikat dan sedang melakukan latihan sampai Olimpiade Tokyo berjalan," jelasnya. 

Menurut Klemen para atlet tersebut akan langsung menuju Tokyo saat Olimpiade dimulai 23 Juli nanti untuk melakukan pertandingan. "Olimpiade ini tertinggi sesudah SEA Games, Asian Games, tingkat tingginya ini Olimpiade. Kita bisa menyumbangkan emas buat Indonesia," tukasnya. 

"Jadi kami minta doa dari semua rakyat Indonesia, sehingga sukses di olimpiade," tambahnya. 

Kedatangan Kelemen Tinal di Kemenpora untuk melaporkan terkait persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan digelar di Papua, 2 - 15 Oktober 2021 nanti. Pada kesempatan ini, Klemen memastikan bahwa persiapan sudah hampir 100 persen terutama terkait pembangunan venue dan tempat penginapan atlet dan official. 

"Semua berjalan sesuai dengan schedule (jadwal). Jadi ada yang sudah mencapai 100 persen, aada yang 50 persen. Tapi kita harap tiga bulan sebelum PON terjadi sudah sampai ke 100 persen. Tapi dari venue-venue yang ada sudah 90 persen selesai tinggal 10 persen saja," katanya. 

Selain itu, dia memastikan tempat pelaksanaan PON di 4 kluster yakni Jayapura, Merauke Timika, dan kabupaten Jayapura aman dan jauh dari daerah konflik seperti yang diberitakan media selama ini. 

"Tempat-tempat yang akan berlangsung PON ini sampai saat ini sangat aman dan bisa dikunjungi. Baik oleh atlet maupun siapa yang mau datang mendukung silakan. Papua itu Indonesia, jadi kami welcome, kami sambut dengan baik silakan datang. Kita memeriahkan, mensukseskan PON di provinsi Papua," harapnya.

Sementara itu, Menpora Amali menegaskan bahwa persiapan penyelenggaraan PON XX Papua selalu ada progres setiap hari. Terutama terkait pembangunan venue dan tempat penginapan. 

"Jadi soal venue seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Wagub setiap hari itu ada progres dan ada yang sudah 100 persen. Intinya kalau dari Venue dan penginapan tidak ada hal yang perlu dikuatirkan," ungkapnya.

Terkait pengadaan peralatan Menpora Amali mengatakan bahwa hal itu sedang dikerjakan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. 

"Peralatan kan ada juga yang dipersiapkan melalui APBD dan APBN. APBN ini kami sekarang prosesnya sudah jalan dan sesuai dengan persyaratan kan ada persyaratan bebebrapa waktu sudah ada untuk tes dan lain sebagainya. Selama ini sih akan terpenuhi semuanya dan itu akan melalui pengiriman dan lain sebagainya kita sudah berkoordinasi dengan PB PON untuk tempat-tempat, untuk gudang penyimpanan dan lain sebagainya. Nggak ada masalah," tukasnya.

Selain itu, Menpora Amali mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi Papua juga akan melakukan vaksinasi dalam melindungi masyarakat sekitar dari Pandemi. 

Menpora juga menegaskan bahwa Kementerian Kesehatan sudah berkomitmen untuk membantu proses vaksinasi tersebut. "Yang pasti komitmen dari Menteri Kesehatan, semua (masyarakat sekitar venue PON) akan divaksin sesuai dengan target," jelasnya.(ded)

Ajang lari Merdeka Run 2026 membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja. (foto: Herry/kemenpora.go.id)
Kamis, 27 Agustus 2026

Cerita Pasutri Asal Semarang Rela Cuti Kerja dan “War” Tiket Merdeka Run 2026

Antusiasme untuk menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia melalui ajang lari "Merdeka Run 2026" membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja hingga bersaing ketat saat berburu tiket (war ticket).

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. (foto: istimewa)
Kamis, 27 Agustus 2026

CEO Ajax Hadir di ISS 2026, Bongkar Strategi Bangun Sepak Bola Berkelanjutan

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. Ia akan membahas bagaimana klub dapat tumbuh secara finansial sekaligus memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 27 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Jadi Ajang Olahraga Bersama Keluarga

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Hal itu terlihat dari sejumlah peserta yang datang bersama pasangan, anak, maupun anggota keluarga lainnya saat pengambilan racepack di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta,

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81