Mengenal Amalia Pradifera, Seniman yang Manfaatkan Keramik Sebagai Objek Melukis

Karya seni punya keistimewaan tersendiri bagi seniman dan juga penikmatnya. Tak hanya menyalurkan hobi dan bakat, seni lewat karya bikin seseorang dikenal luas. Bahkan bisa saja menghasilkan uang.
Minggu, 08 September 2024
Karya seni punya keistimewaan tersendiri bagi seniman dan juga penikmatnya. Tak hanya menyalurkan hobi dan bakat, seni lewat karya bikin seseorang dikenal luas. Bahkan bisa saja menghasilkan uang. (foto:andre/kemenpora.go.id)

Jakarta: Karya seni punya keistimewaan tersendiri bagi seniman dan juga penikmatnya. Tak hanya menyalurkan hobi dan bakat, seni lewat karya bikin seseorang dikenal luas. Bahkan bisa saja menghasilkan uang. 

Hal tersebut dirasakan oleh seniman Amalia Pradifera (26). Dia memanfaatkan keramik sebagai objek untuk melukis. Tentu tak mudah menghasilkan coretan tinta indah, agar menjadi karya seni yang aduhai.

Wanita yang akrab disapa Amel itu bilang, kecintaan terhadap seni lukis sudah tumbuh dalam dirinya sejak usia 6 tahun. Saat itu, di lingkungannya banyak wadah untuk orang yang menunjukkan kreativitasnya melalui lukisan.

“Sejak kecil sudah mulai melukis, kebiasaan ini sampai sekarang,” ujar Amel saat berbincang di Kemenpora, Jakarta, Sabtu (7/9)

Seiring berjalan waktu, dia punya usaha Clay Cafe di kawasan Tebet, Jakarta. Tempatnya berupa studio. 

Disana warga bisa menuangkan imajinasi melalui coretan lukisan apa saja. Medianya bisa berupa gelas, mangkuk, hingga celengan. 

“Clay Cafe diluncurkan pada 2023 lalu. Konsepnya adalah melukis keramik. Ternyata sangat ramai dan antusias masyarakat luar biasa, mulai dari anak-anak sampai yang dewasa ada,” terang Amel. 

Alumni mahasiswi Universitas Indonesia itu menjalankan bisnisnya tak sendirian. Dia berkolaborasi dengan pabrik rumahan untuk mendapatkan bahan keramiknya.

Selain di Clay Cafe, Amel juga aktif dalam berbagai workshop yang diselenggarakan pihak swasta. Bahkan di sejumlah sekolah pun dilakoninya. 

Dia senang anak-anak sejak dini sudah mengenal lukisan. Sebab saat itu lah mereka menuangkan sisi kreativitasnya dengan melukis. 

“Untuk saat ini workshop seputar di Jabodetabek. Tapi pernah suatu waktu ngisi acara di Bandung dan Bali,” terangnya. 

Amel berharap kedepan akan banyak wadah melukis keramik. Sebab, diberbagai negara hal ini sangat banyak dijumpai. 

“Misalnya di Kanada, Australia itu banyak. Bahkan barang-barangnya mereka itu impor. Saya tahu karena pernah coba untuk menjelajah kesana. Nah sedangkan disini (Indonesia) kita itu ada, tak perlu susah untuk mencarinya. Jadi saya ingin hal seperti ini dimanfaatkan,” pungkasnya. (jef)

Bagikan:
Tahun 2025 menjadi tahun yang manis bagi petenis putri Indonesia Janice Tjen.Bisa tampil di arena Grand Slam dan WTA Tour, hingga mempersembahkan medali emas di SEA Games 2025 Thailand. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 31 Desember 2025

Tutup Tahun 2025 dengan Manis, Janice Tjen Masuk Ranking 50-an Dunia hingga Persembahkan Emas di SEA Games Thailand

Tahun 2025 menjadi tahun yang manis bagi petenis putri Indonesia Janice Tjen.Bisa tampil di arena Grand Slam dan WTA Tour, menjuarai turnamen WTA 250, dan menempati ranking 53-54 an dunia, hingga mempersembahkan dua medali emas di SEA Games 2025 Thailand.

Atlet renang putra Jason Donovan Yusuf tampil dominan pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand.(foto: Instagram/Jason)
Rabu, 31 Desember 2025

Jason Donovan, Debutan Raih Dua Emas SEA Games Thailand, Jadi Tolak Ukur Regenerasi Atlet ke Kancah Internasional

Atlet renang putra Jason Donovan Yusuf tampil dominan pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand. Meski baru berusia 18 tahun ia berhasil meraih dua medali emas masing-masing di nomor 100m gaya punggung putra dan 50m gaya punggung putra.

Inspirasi, itulah yang ingin diberikan Brayen Nathan Brata-Coolen dari prestasinya di SEA Games 2025 Thailand.(foto: Instagram/Nathan)
Rabu, 31 Desember 2025

Brayen Nathan Brata-Coolen Ingin Emas Berkuda Palang Rintang SEA Games 2025 Jadi Inspirasi untuk Para Atlet Muda

Inspirasi, itulah yang ingin diberikan Brayen Nathan Brata-Coolen dari prestasinya di SEA Games 2025 Thailand. Dirinya menjadi atlet berkuda Indonesia pertama yang berhasil mendulang emas dari cabang berkuda palang rintang (show jumping) nomor lompat individu SEA Games.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile