Kemenpora Gelar Pelatihan Keluarga Muda Berdaya di Kota Bogor

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Pelatihan Keluarga Muda Berdaya Seri 3, di Hotel Padjadjaran, Kota Bogor, Rabu (27/3). Acara dibuka oleh Asisten Deputi Kepemimpinan Pemuda Mulyani Sri Suhartuti dengan 100 peserta dari OKP se-Kota Bogor.

Kemenpora Gelar Pelatihan Keluarga Muda Berdaya di Kota Bogor Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Pelatihan Keluarga Muda Berdaya Seri 3, di Hotel Padjadjaran, Kota Bogor, Rabu (27/3). Acara dibuka oleh Asisten Deputi Kepemimpinan Pemuda Mulyani Sri Suhartuti dengan 100 peserta dari OKP se-Kota Bogor.(foto:dok/deputi2)

Bogor: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Pelatihan Keluarga Muda Berdaya Seri 3, di Hotel Padjadjaran, Kota Bogor, Rabu (27/3). Acara dibuka oleh Asisten Deputi Kepemimpinan Pemuda Mulyani Sri Suhartuti dengan 100 peserta dari OKP se-Kota Bogor.

Pada acara pelatihan tersebut, Kemenpora menghadirkan konsultan Lentera Anak Foundation, Reza Indragiri Amriel menjadi salah satu narasumber dengan memberikan materi Psikologi Keluarga. Menurut Reza ada tiga kunci yang membuat biduk keluarga akan sukses. Pertama, adanya suasana batin yang menyatu (intimacy). Kedua, adanya ketertarikan fisik yang kuat (passion), dan yang ketiga kesepakatan bersama yang kuat (commitment).

"Dari berbagai teori, ada satu yang saya yakini cocok, bahwa kunci keberhasilan dalam pernikahan ada tiga yaitu intimacy, passion, dan commitment," jelas Reza.

"Tiga hal itu dalam pengertian menyatukan suasana batin, berdenyutnya ketertarikan fisik atau badaniyah, dan kesepakatan membangun satu visi serta satu target," tambah Dosen PTIK ini.

Menurutnya ketiga unsur diatas adalah penting, akan tetapi kalau ditanyakan mana yang paling penting, satu hal yaitu komitmen. "Ketiga hal tersebut penting untuk meraih sukses berkeluarga, namun jika ditanyakan yang paling penting adalah kesepakatan bersama (commitment)," tegas Reza. 

"Suasana hati seiring waktu bisa menurun, apalagi ketertarikan fisik seiring usia pasti menurun, tapi komitmen akan terus hidup dan semakin mengokohkan sampai kapanpun jika terus dijaga," tutupnya.(cah)

Tag
BAGIKAN :
PELAYANAN