Audiensi dengan Menpora Dito, Dubes Turki Dorong Penguatan Kerja Sama Kepemudaan dan Olahraga Antarnegara

Kamis, 01 Februari 2024
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima audiensi Duta Besar (Dubes) Turki untuk Indonesia, Professor Talip Kucukcan, Kamis (1/2) sore di Ruang Rapat Lantai 10 Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senay
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima audiensi Duta Besar (Dubes) Turki untuk Indonesia, Professor Talip Kucukcan, Kamis (1/2) sore di Ruang Rapat Lantai 10 Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senay

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima audiensi Duta Besar (Dubes) Turki untuk Indonesia, Professor Talip Kucukcan, Kamis (1/2) sore di Ruang Rapat Lantai 10 Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan.

Menpora Dito didampingi Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Asrorun Ni’am Sholeh menyambut baik kedatangan Dubes Talip. Dalam pertemuan itu, Dubes Talip menyatakan kekaguman pada Menpora beserta jajarannya yang masih berusia muda.

“Terima kasih banyak atas waktunya. Saya tidak menyangka jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga dipimpin oleh kaum muda,” ucap Talip dalam bahasa Inggris.

Pria yang pernah mempelajari Teologi Islam tersebut lantas menjabarkan maksud kedatangan menemui Menpora Dito. Di antaranya untuk mendorong lebih lanjut kerja sama kepemudaan serta keolahragaan antara Turki dengan Indonesia.

“Hubungan Turki dengan Indonesia sudah sangat lama terjalin sejak masa Kesultanan Usmani. Karena itu kami merasa memiliki keterikatan emosional dengan masyarakat Indonesia sejak lama,” urai Dubes Talip.

Dalam perkembangan politik kekinian pun, Turki dan Indonesia memiliki beragam kesamaan. Di antaranya kepedulian terhadap Palestina serta keterkaitan dalam forum G20. Karenanya melalui kunjungan ini Turki ingin lebih menguatkan kerja sama tersebut, khususnya yang melibatkan para pemimpin kedua negara.

Lebih lanjut Dubes Talip memaparkan kegiatan-kegiatan kepemudaan dan keolahragaan di Turki. Di antaranya penyelenggaraan Teknofest, festival teknologi dan kedirgantaraan yang turut diikuti para pelajar serta pemuda Turki.

“Kota-kota di Turki berkompetisi untuk bisa menyelenggarakan event ini. Dalam festival ini para pesertanya menemukan inovasi teknologi. Kami menggelar kegiatan ini dengan melibatkan para pemuda, tujuannya salah satunya untuk mendukung industri yang berkelanjutan,” beber Dubes.

Mendengarkan pemaparan Dubes Talip, Menpora Dito menyatakan Kemenpora siap menjalin kerja sama lebih jauh lagi. Terlebih Indonesia dan Turki merupakan negara yang memiliki posisi strategis di antara negara-negara muslim lainnya.

“Ini merupakan kesempatan untuk menjalin kerja sama khususnya dalam bidang olahraga. Nantinya kita bisa saling berkolaborasi misalnya dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan olahraga,” kata Menpora.

Karenanya Menpora Dito mengharapkan adanya pertemuan lebih lanjut khususnya dengan Menpora Turki perihal kerja sama ini. Keinginan tersebut disambut baik Dubes Turki yang menyebut Menpora Turki mendukung penuh setiap kerja sama kepemudaan dan keolahragaan lintas negara, termasuk dengan Indonesia.

Menpora Dito turut menyampaikan bahwa kaum muda di Indonesia juga ikut berkontribusi dalam pembangunan negara, termasuk di ranah teknologi sebagaimana yang dilakukan di Turki. Di mana generasi milenial Indonesia ikut menggarap sektor teknologi dan industri di Tanah Air.

Dalam kesempatan tersebut Menpora Dito dan Dubes Talip bertukar cendera mata dari masing-masing negara. Batik hijau bermotif olahraga tenis meja menjadi salah satu kenang-kenangan yang diberikan Menpora kepada Dubes.

Turut hadir mendampingi Menpora yaitu Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional Alia Noorayu Laksono dan Staf Khusus Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati. (luk)

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata (foto: wikipedia)
Selasa, 25 Agustus 2026

Aichi-Nagoya 2026: Rumah Asian Games yang Padukan Olahraga, Budaya, dan Teknologi Jepang

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekuatan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata Negeri Sakura kepada dunia.

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang (foto: dok/Kemenpora)
Selasa, 25 Agustus 2026

GEMAR Hidupkan CFD Kota Malang, Warga Olahraga hingga UMKM Ikut Bergeliat

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Semangat itu terlihat dalam pelaksanaan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang

Kemenpora RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, (foto: Istimewa)
Senin, 24 Agustus 2026

Wirasena Debate & Speech Competition 2026 Buka Ruang bagi Pemuda untuk Adu Gagasan

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, sebuah kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan berbicara di depan publik.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81