Menpora Dito Harap Program PPIA Berkembang dan Berkontribusi Positif untuk Generasi Muda di Komunitas Global

Senin, 08 Januari 2024
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan harapannya saat menerima audiensi program Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia (PPIA) di Theater Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (8/1) siang.(foto:egan/keme

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan harapannya saat menerima audiensi program Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia (PPIA) di Theater Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (8/1) siang. 

"Hubungan Indonesia dan Australia di bidang pertukaran pemuda diharapkan terus berkembang, memberikan peluang yang lebih besar bagi generasi muda kita untuk belajar, tumbuh, dan memberikan kontribusi positif kepada komunitas global," kata Menpora Dito didampigi Staf Khusus Komunikasi dan Hubungan Internasional Alia Noorayu Laksono dan Staf Khusus Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati.

Pemerintah melalui Kemenpora RI menyampaikan apresiasi khususnya kepada Kedubes Australia sehingga program PPIA tahun 2023-2024 berjalan lancar dan sukses.

"Kami di Kemenpora sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kedutaan Besar Australia atas undangan siang ini dan menyukseskan kegiatan Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia (PPIA)," tutur Menpora Dito.

Deputi Pengembangan Pemuda melalui Asdep Kemitraan Pemuda telah menyelesaikan Program Magang ini bagi 42 delegasi (21 pemuda pemudi Indonesia dan 21 pemuda pemudi Australia) di Pulau Belitung, mulai tanggal 8 Desember 2023 hingga 5 Januari 2024. Sebelumnya, peserta juga telah banyak belajar di Negara Australia khususnya di Kota Canberra dan Sydney selama satu bulan.

"Kerja sama Indonesia dan Australia melalui Indonesia-Australia Youth Exchange (PPIA) telah berlangsung selama 40 tahun. Pada November 2023, sebanyak 21 pemuda Indonesia dikirim ke Australia untuk tinggal selama satu bulan dan menjalani program magang di berbagai perusahaan," urai Menpora Dito.

"Antusiasme ini membawa kita menuju masa depan yang lebih baik, dimana generasi muda Indonesia dan Australia berperan aktif dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan melalui pertukaran, pemahaman perbedaan budaya, dan kolaborasi lintas budaya," imbuhnya.

Menpora Dito berharap, usai kegiatan PPIA ini pengalaman dan ilmu yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan di tengah masyarakat demi membangun daerah masing-masing yang lebih baik.

"Saya bangga dengan 21 delegasi pemuda dari berbagai profesi dan provinsi yang telah mendedikasikan waktunya untuk kegiatan ini.  Sekembalinya, saya berharap dengan pengalaman pertukaran pelajar ini dapat membawa pola pikir positif dan pemahaman budaya untuk membangun daerah masing-masing," papar Menpora Dito.

"Terakhir kepada Deputi Pembangunan Pemuda melalui Asisten Deputi Kemitraan Pemuda diharapkan melakukan evaluasi terhadap outcome dan efektivitas program. Ke depan, para calon delegasi diharapkan tidak hanya belajar pemahaman budaya dan seni, namun juga membandingkan budaya kerja dan budaya organisasi masing-masing negara," tegasnya.

"Calon delegasi akan menjalani proses seleksi yang ketat berdasarkan tingkat kompetensinya dan diwajibkan membawa rencana proyek atau program perubahan. Sekembalinya mereka, rencana ini akan dilaksanakan di wilayah masing-masing untuk memastikan pemanfaatan dan efektivitas hasil program," pungkas Menpora Dito.

Deputi Pengembangan Pemuda Raden Isnanta menyampaikan, peserta 21 pemuda pemudi Australia dan 21 pemuda pemudi Indonesia telah memperoleh banyak pengalaman dan ilmu selama bertukar budaya dan kehidupan sehari-hari di kedua negara melalui workshop, seminar, diskusi dan pengalaman sosial. 

"Pengalaman dan ilmu itu pastinya akan menjadi bekal pemuda pemudi kedua negara masing-masing untuk menjadi pemimpin besar dimasa depan serta menjadi tokoh muda di berbagai bidang di negara masing-masing," kata Isnanta didampingi Asdep Kemitraan Pemuda Chairil Adha.(ben)

Tahun 2025 menjadi tahun yang manis bagi petenis putri Indonesia Janice Tjen.Bisa tampil di arena Grand Slam dan WTA Tour, hingga mempersembahkan medali emas di SEA Games 2025 Thailand. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 31 Desember 2025

Tutup Tahun 2025 dengan Manis, Janice Tjen Masuk Ranking 50-an Dunia hingga Persembahkan Emas di SEA Games Thailand

Tahun 2025 menjadi tahun yang manis bagi petenis putri Indonesia Janice Tjen.Bisa tampil di arena Grand Slam dan WTA Tour, menjuarai turnamen WTA 250, dan menempati ranking 53-54 an dunia, hingga mempersembahkan dua medali emas di SEA Games 2025 Thailand.

Atlet renang putra Jason Donovan Yusuf tampil dominan pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand.(foto: Instagram/Jason)
Rabu, 31 Desember 2025

Jason Donovan, Debutan Raih Dua Emas SEA Games Thailand, Jadi Tolak Ukur Regenerasi Atlet ke Kancah Internasional

Atlet renang putra Jason Donovan Yusuf tampil dominan pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand. Meski baru berusia 18 tahun ia berhasil meraih dua medali emas masing-masing di nomor 100m gaya punggung putra dan 50m gaya punggung putra.

Inspirasi, itulah yang ingin diberikan Brayen Nathan Brata-Coolen dari prestasinya di SEA Games 2025 Thailand.(foto: Instagram/Nathan)
Rabu, 31 Desember 2025

Brayen Nathan Brata-Coolen Ingin Emas Berkuda Palang Rintang SEA Games 2025 Jadi Inspirasi untuk Para Atlet Muda

Inspirasi, itulah yang ingin diberikan Brayen Nathan Brata-Coolen dari prestasinya di SEA Games 2025 Thailand. Dirinya menjadi atlet berkuda Indonesia pertama yang berhasil mendulang emas dari cabang berkuda palang rintang (show jumping) nomor lompat individu SEA Games.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile