Terima Audiensi Brave Indonesia, Menpora Dito Dukung Inisiasi Liga MMA Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima Audiensi Brave Combat Federation (CF) Indonesia di lantai 10 Gedung Kemenpora RI, Kamis (2/11/2023). Audiensi ini dalam rangka pemaparan rencana Brave Indonesia menggelar event BRAVE CF 76 dan Liga Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia.

Terima Audiensi Brave Indonesia, Menpora Dito Dukung Inisiasi Liga MMA Indonesia Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima Audiensi Brave Combat Federation (CF) Indonesia di lantai 10 Gedung Kemenpora RI, Kamis (2/11/2023). Audiensi ini dalam rangka pemaparan rencana Brave Indonesia menggelar event BRAVE CF 76 dan Liga Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima Audiensi Brave Combat Federation (CF) Indonesia di lantai 10 Gedung Kemenpora RI, Kamis (2/11/2023). Audiensi ini dalam rangka pemaparan rencana Brave Indonesia menggelar event BRAVE CF 76 dan Liga Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia.

President Brave Indonesia Dimas Raditya Soesatyo menerangkan, Brave CF merupakan federasi yang mempromosikan olahraga MMA. Federasi dunia yang diinisiasi keluarga Kerajaan Bahrain ini memiliki visi menjadi wadah bagi perkembangan petarung-petarung Tanah Air.

“Brave sudah masuk di Indonesia sejak 2018 dan saat ini Indonesia dipercaya menjadi headquarters Brave CF untuk Asia Tenggara, yang ke depan menuju untuk wilayah Asia,” terang Dimaz.

Dijabarkan, pihaknya bersama KHK Holding bakal menggelar ajang duel MMA rutin Brave bertajuk BRAVE CF 76 pada 25 November mendatang di Balai Sarbini Jakarta. Event ini bakal diikuti berbagai negara, di mana Indonesia turut serta mengikutsertakan enam petarungnya.

Selain melaporkan rencana BRAVE CF 76, Brave Indonesia juga memaparkan rencana inisiasi Liga MMA Indonesia. Liga ini direncanakan dapat menjadi ajang para petarung bela diri campuran meniti karier secara profesional, dengan menaungi semua organisasi MMA yang ada di Indonesia.

“Brave Combat Federation bukan sekadar acara, melainkan proyek nasional. Tujuan kami adalah untuk membangun ekosistem baru MMA Tanah Air, yang akan memberi lebih banyak kesempatan bagi petarung untuk menjadi juara internasional,” urai Dimaz.

Melalui Liga ini, Brave Indonesia ingin menjaring bibit-bibit atlet MMA hingga ke daerah-daerah untuk mendapatkan pembinaan yang dibutuhkan. Sehingga bisa bersaing di tingkat internasional dan mengharumkan nama Indonesia. Apalagi Indonesia telah dilirik oleh Brave CF Pusat dan dianggap memiliki potensi besar dalam hal MMA.

Usai mendengarkan pemaparan tersebut, Menpora Dito menyatakan Kemenpora siap memberikan dukungannya. Menurut Menpora, apa yang diinisiasi oleh Brave Indonesia ini merupakan sesuatu yang bagus karena menyediakan wadah bagi para petarung MMA Indonesia dalam meniti karier profesionalnya.

“Lanjutkan, tidak perlu banyak basa-basi,” singkat Menpora Dito seraya menyerahkan koordinasi lebih lanjut kepada Deputi 3 Bidang Pembudayaan Olahraga Rudy Sufahriadi.

Hadir mendampingi Menpora Dito dalam audiensi ini di antaranya Deputi 3 Bidang Pembudayaan Olahraga Rudy Sufahriadi, Deputi 4 Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono, Staf Khusus Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga Ardima Rama Putra, serta Staf Khusus Bidang Hukum dan Kepatuhan Tata Kelola Alvin Saptamandra Suryohadiprojo. (luk)

BAGIKAN :
PELAYANAN