Grand Design Olahraga Nasional Menpora Amali Diapresiasi Komisi X DPR RI

Rabu, 24 Maret 2021
Bagikan:
Grand design atau Desain Besar Olahraga Nasional yang telah disusun Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali bersama stakeholder terkait mendapat apresiasi dari Komisi X DPR RI sebagai mitra kerjanya.(foto:putra/kemenpora
Grand design atau Desain Besar Olahraga Nasional yang telah disusun Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali bersama stakeholder terkait mendapat apresiasi dari Komisi X DPR RI sebagai mitra kerjanya.(foto:putra/kemenpora

Jakarta: Grand design atau Desain Besar Olahraga Nasional yang telah disusun Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali bersama stakeholder terkait mendapat apresiasi dari Komisi X DPR RI sebagai mitra kerjanya.

Apresiasi ini disampaikan sejumlah Anggota DPR saat melakukan rapat kerja (Raker) yang digelar di gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan Jakarta Pusat, Selasa (23/3) sore. Salah satunya datang dari Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda. Menurut dia, dengan adanya desain besar olahraga dia meyakini ekspetasi untuk tercapainya sejumlah target prestasi di even-even olahraga intenasional dapat terwujud.

“Semalam saya membaca berkali-kali desain besar ini dan ini menjawab pertanyaan publik tentang masa depan dunia olahraga kita dan kira-kira ekspektasinya terpenuhi dengan adanya desain besar terkait dengan peta jalan keolahragaan kita ini,” pungkas Anggota F-PKB ini usai mendengarkan paparan Menpora terkait grand desain keolahragaan nasional dalam raker ini.

Apresiasi juga disampaikan Anggota Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira yang menyatakan bahwa desain yang sudah disusun dan dipaparkan Menpora Amali sangat detail mulai dari perencanaan-perencanaan hingga pelaksanaannya di lapangan nanti.

“Saya ingin hanya menyampaikan apresiasi pada grand desain desain besar yang sudah dibuat ini luar biasa dari perencanaan ini, terus rencana pelaksanaannya sampai sangat detail,” katanya.

Menurut Andreas desain besar ini akan menjadi masukan untuk bahan pertimbangan dsalam Revisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). “Saya kira ini juga mungkin masukan buat undang-undang SKN yang sudah kita buat dan yang sedang kita rancang ini,” pungkasnya.

Andreas menilai salah satu yang ada dalam desain besar yakni terkait kurikulum yang akan memuat pendidikan khusus untuk atlet nanti akan dibicarakan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

“Berkaitan dengan kurikulum pendidikan, saya kira ini juga sekaligus kita bicarakan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sehingga nanti ada merdeka belajar untuk para atlet diterapkan dalam sistem ini,” jelas Andreas.

Sementara itu, Anggota F-PAN Dewi Coryati sepakat dengan pernyataan Menpora Amali yang mengatakan tidak ada jalan pintas dalam meraih prestasi dan tidak ada prestasi yang instan dalam hidup ini.

“Grand design ini amat sangat kita butuhkan. Saya berharap grand design ini sifatnya berkelanjutan, sustainable dan satu kesatuan yang holistik. Harus ada komitmen dari semua pihak dalam pembngunan grand design jangka panjang ini, sehingga tidak seperti proyek jangka pendek sebelumnya seperti proyek Garuda Emas, Atlet Andalan, Indonesia Bangkit. Mohon grand design ini tetap berlanjut siapapun menterinya,”harapnya.

Menpora Amali sendiri pada kesempatan ini memaparkan desain besar atau grand design dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional 2021 sampai 2045. Menpora mengaskan bahwa grand design ini disusun bersama dengan melibatkan berbagai perguruan tinggi, Pakar, Guru Besar, Akademisi dan Praktisi Olahraga.

Desain besar ini dibuat untuk target jangka pendek dan jangka panjang dalam meraih prestasi di ajang Olimpiade secara bertahap mulai dari Olimpiade Tokyo 2021, Olimpiade Paris 2024 dan Olimpiade di Los Angeles 2028 dimana setiap olimpiade ditargetkan ada peningkatan medali emas yang diraih. Dan yang terpenting adalah Indonesia ditargetkan jadi tuan rumah Olimpiade 2032 mendatang.

“Rencana induk kita atau masterplan peningkatan prestasi olahraga sebagaimana yang telah kita canangkan tadi bahwa 2032 kita harus masuk di posisi 10 besar dan itu tentu kita harus benar-benar memetakkan mana cabang-cabang olahraga yang memungkinkan untuk bisa mencapai keinginan itu,” beber Menpora Amali.

Kemenpora RI melalui Kedeputian Bidang Pembudayaan Olahraga menuntaskan program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di 16 titik pelaksanaan sepanjang 2026.(dok.Gilang/Kemenpora)
Jumat, 09 Oktober 2026

Kemenpora Tuntaskan BERDAYA, 2.042 Penggerak Olahraga Disabilitas Dilatih di 16 Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) melalui Kedeputian Bidang Pembudayaan Olahraga menuntaskan program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di 16 titik pelaksanaan sepanjang 2026.

National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menggelar acara doa bersama untuk kesuksesan tim Indonesia di Asian Para Games Nagoya 2026 dan IFCPF World Cup 2026 di Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, Jawa Tengah. (foto: NPCI)
Kamis, 08 Oktober 2026

NPC Indonesia Gelar Doa Bersama untuk Kesuksesan di Asian Para Games dan IFCPF World Cup 2026

National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menggelar acara doa bersama untuk kesuksesan tim Indonesia di Asian Para Games Nagoya 2026 dan IFCPF World Cup 2026 di Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, Jawa Tengah.

Hitungan menuju Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 terus berjalan. Sepuluh hari lagi, para atlet para Indonesia akan berlaga di Aichi-Nagoya, Jepang, membawa nama Merah Putih di pentas olahraga Asia. (foto: asianparagames-2026.org)
Kamis, 08 Oktober 2026

10 Hari Menuju Aichi-Nagoya, Uzumin Satukan Semangat Asia

Hitungan menuju Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 terus berjalan. Sepuluh hari lagi, para atlet para Indonesia akan berlaga di Aichi-Nagoya, Jepang, membawa nama Merah Putih di pentas olahraga Asia.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026