Terima Audiensi HIKMABUDHI, Menpora Amali Harap Organisasi Mahasiswa Lakukan Transformasi

Rabu, 10 Maret 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali melakukan audiensi dengan presidium pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMABUDHI) di ruang kerjanya, lantai 10, gedung Kemenpora, Jakarta Pusat, Selasa (9/3). Hadir dalam rombongan HIKMABUDHI
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali melakukan audiensi dengan presidium pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMABUDHI) di ruang kerjanya, lantai 10, gedung Kemenpora, Jakarta Pusat, Selasa (9/3). Hadir dalam rombongan HIKMABUDHI

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali melakukan audiensi dengan presidium pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMABUDHI) di ruang kerjanya, lantai 10, gedung Kemenpora, Jakarta Pusat, Selasa (9/3). Hadir dalam rombongan HIKMABUDHI antara lain Ketua Umum Ari Sutrisno, Sekertaris Jenderal Bebin Adidarma, dan Sekretaris Kongres ke XI HIKMABUDHI Dudiarta. 

Menpora Amali mengatakan kedatangan jajaran HIKMABUDHI ini untuk mengundang dirinya hadir sekaligus menjadi pembicara dalam kegiatan Kongres ke- XI yang akan digelar di Medan 29 April -1 Mei 2021 dengan tema "Persatuan Nasional Kunci Menuju Era Baru Indonesia Maju". 

"Mereka melaporkan tentang rencana pelaksanaan Kongres pada 29 April di Sumatera Utara," kata Menpora Amali usai pertemuan. 

Menpora Amali mengingatkan mereka agar dalam Kongres nanti betul-betul menerapkan protokol kesehatan yang ketat karena situasi saat ini masih di tengah pandemi COVID-19. 

"Saya sampaikan sekarang situasi lagi pandemi tolong diperhatikan betul tentang protokol kesehatan. Dan saya juga mengapresiasi mereka berencana akan melaksanakan secara hybrid. Jadi ada yang datang ke lokasi dan ada yang secara virtual zoom. Saya akan lihat situasinya apakah memungkinkan saya datang atau tidak karena kegiatan yang padat di Jakarta," ujar Menpora Amali.

Menpora Amali meminta para panitia para peserta Kongres agar membahas hal-hal yang lebih penting saja dengan mepertimbangkan  situasi saat ini. Menurut dia, idealnya dalam situasi normal forum kongres ada laporan pertanggungjawaban pengurus, evaluasi dari pengurus daerah pemilihan kepengurusan dan pembahasan program kerja. 

"Saran saya program kerja dibahas yang akan datang saja. Sehingga itu bisa memotong waktu yang banyak. Tapi harus ada rekomendasi. Jangan tidak ada rekomendasi sebab kalau ada rekomendasi itu sudah sesuai AD/ART," pinta Menpora Amali. 

Menpora Amali berpesan kepada HIKMABUDHI sebagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan agar lebih solid dan segera menunjukan eksistensi kepada masyarakat. 

"Harapan kepada organisasi kemahasiswaan serta kepemudaan supaya mereka lebih solid dan bisa segera menunjukan ke masyarakat eksistensinya dengan mentrasformasi berbagai program kegiatan yang ada di organisasi kemahasiswaan, " harap Menpora Amali. 

Pasalnya kata Menpora Amali, kondisi saat ini berbeda dari zaman dirinya saat jadi aktifis tahun 1970 dan 80 an. Dimana saat itu zaman pergerakan lebih banyak bicara soal semangat kemerdekaan. 

"Sekarang pilihan-pilihan buat mahasiswa buat anak-anak muda itu sudah sangat banyak. Saya kira organisasi kemahasisiwaan harus segera melakukan transformasi pada hal-hal yang menjadi kebutuhan mahasiswa," harapnya. 

Sementara itu, Ketua Umum HIMABUDHI Ari Sutrisno menyampaikan ucapan terimakasih kepada Menpora Amali yanh telah menerima dan mendukung acara Kongres organisasinya. Dia menegaskan pihaknya akan sepenuhnya mendukung program-program Kemenpora. 

Dia pun menyampaikan harapan agar organisasi pemuda dan mahasiswa untuk selalu mengikuti perkembangan zaman. 

"Harapan saya untuk pemuda dan mahasiswa terus bertransformasi dan tentu selalu mengikuti perkembangan zaman karena apabila hari ini pemuda dan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa tidak mengikuti perkembangan zaman maka mereka akan tergerus dan ketinggalan," harapnya.(ded)

Kemenpora RI terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Partisipasi Olahraga Disabilitas Perlu Ditingkatkan, Kemenpora Perkuat Penggerak di Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri

Menpora RI Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8). (foto: Fajar/kemenpora.go.id)
Senin, 24 Agustus 2026

Apresiasi Festival Mbois 11, Menpora Erick: Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8).

Wamenpora RI Taufik Hidayat menghadiri pembukaan Grand Final Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI di Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Minggu (23/8).(foto:Herry/kemenpora.go.id)
Minggu, 23 Agustus 2026

Wamenpora Taufik Hadiri Grand Final Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, menghadiri pembukaan Grand Final Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI di Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Minggu (23/8). Acara yang diikuti pelajar perwakilan SMA dari seluruh provinsi ini menjadi ajang pembentukan karakter calon pemimpin masa depan.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81