Buka Munas PB PODSI, Menpora Amali Harap Dayung Terus Berprestasi untuk Harumkan Nama Indonesia

Sabtu, 27 Februari 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berharap cabang olahraga (cabor) dayung yang disiapkan menjadi salah satu cabor unggulan menuju Olimpiade 2032 dapat berkontribusi memberikan medali untuk Indonesia. Hal itu Menpora Amali sampaikan saat
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berharap cabang olahraga (cabor) dayung yang disiapkan menjadi salah satu cabor unggulan menuju Olimpiade 2032 dapat berkontribusi memberikan medali untuk Indonesia. Hal itu Menpora Amali sampaikan saat

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berharap cabang olahraga (cabor) dayung yang disiapkan menjadi salah satu cabor unggulan menuju Olimpiade 2032 dapat berkontribusi memberikan medali untuk Indonesia. Hal itu Menpora Amali sampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) Ke-10 tahun 2021 di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Sabtu (27/2). 

Menurut Menpora Amali, harapan besar Indonesia untuk bidding menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 dapat terwujud. Sukses penyelenggaraan serta sukses prestasi. "Harapan kita tidak hanya sukses sebagai penyelenggaran tapi juga sukses prestasi. PODSI ini telah masuk dalam pemetaan kami. Dalam cabor unggulan di Olimpiade 2032 nanti memberikan medali untuk Indonesia," kata Menpora Amali.

"Target sementara kita karena masih sangat dinamis, kita harus bisa menjadi 10 besar pada Olimpiade 2032. Kita bisa lebih dari itu, saya berharap PODSI yang menjadi salah satu cabor yang diunggulkan dari 14 cabor yang disiapkan untuk Olimpiade 2032 memberikan kontribusi atas harapan besar pemerintah," tutur Menpora Amali melanjutkan. 

Menurutnya, cabang olahraga-olahraga yang dimasukkan dalam cabor unggulan akan segera dilaporkan kepada Presiden. Juga terkait Grand Design Olahraga Nasional dan Masterplan Olimpiade 2032. "Akan segera dilaporkan kepada Bapak Presiden, sehingga mendapat payung hukum untuk rencana besar itu. Yang membanggakan adalah komitmen dan semangat Bapak Presiden terhadap olahraga sangat luar biasa," tambahnya.

Terkait infrastruktur olahraga, Menpora Amali juga sampaikan sangat membutuhkan. Kemenpora bukan ahli dibidang pembangunan infrastruktur olahraga dan pihaknya tidak ingin memaksakan hal itu. "Saya mohon keikhlasan Menteri PUPR untuk membantu dan mewujudkan permohonan pembangunan fasilitas olahraga baik dari daerah atau dari cabor. Saya hanya merekomendasi tetapi tetap harus ada payung hukumnya," katanya.

"Apresiasi dan terima kasih kepada kepengurusan PB PODSI periode ini, prestasi luar biasa ditorehkan. Dari tahun ke tahun ada peningkatan. Salah satunya PODSI mempersembahkan prestasi yang melebihi target yang diberikan pemerintah," kenang Menpora Amali. 

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada PODSI yang sudah mengagendakan Munas sebagai kegiatan rutin organisasi sesuai AD/ART PODSI. Tidak banyak organisasi yang bisa melaksanakan pengelolaan organisasi dengan tata kelola yang baik. Dalam catatan di Kemenpora, PODSI adalah cabor yang tata kelolanya baik. 

"PODSI adalah cabor yang tidak merepotkan Kemenpora. Saya berharap perjuangan masih panjang, pekerjaan masih banyak jangan berhenti. Saya harap Ketum PODSI periode ini untuk tetap bersedia meluangkan energi dan kemampuannya meningkatkan prestasi dayung Indonesia, menuju Olimpiade 2032. Jadi harus terus dikawal," ujar Menpora Amali. 

"Saya setuju agenda ini dipersingkat. Dipilih agenda yang sangat penting saja, sebagai partisipasi mendukung perjuangan pemerintah menghentikan pandemi Covid-19. Tetap patuhi protokol kesehatan dengan ketat," pesan Menpora Amali mengakhiri sambutannya.

Sebelumnya, Ketua Umum PB PODSI Basuki Hadimuljono, menyampaikan Munas ini strategis untuk menentukan pembinaan prestasi olahraga dayung kedepan. "Saya harap peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan serius dan fokus sehingga menghasilkan yang terbaik untuk olahraga dayung mendatang menuju Olimpiade 2032," kata Basuki.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Menpora, Ketum KONI, Ketum NOC Indonesia dan lainnya atas hubungan dan kerjasamanya selama ini dan dayung dapat berprestasi di mata dunia dan di masa yang akan datang. Mohon maaf apabila dalam kepengurusan kami belum maksimal," tambahnya.

"Kami mengapresiasi segala terobosan yang dilakukan sehingga roda PODSI berjalan baik menorehkan prestasi membanggakan untuk Indonesia. Selama kepengurusan ini banyak atlet dayung mengharumkan Indonesia dengan banyak meraih medali," kata Ketua umum KONI Pusat Marciano Norman via daring.

"Saya pribadi dan institusi memberi apresiasi kepada seluruh jajaran PODSI yang luar biasa meningkatkan perjuangan preatasi. Regenerasi atlet berjalan sangat baik sesuai apa yg direncanakan dan dicita-citakan bapak Presiden yaitu Indonesia harus bisa dan sukses menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 mendatang," ujar Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari.(ben)

Pertandingan seru tersaji di Indonesia Womens League (IWL) 2026 antara Dewa United Women vs Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).(foto:gia/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026: Ketum PSSI Erick Saksikan Gol Tunggal Zahra Antar Dewa United Women Kalahkan Persikad Women

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyaksikan langsung pertandingan pekan pertama Indonesia Women's League (IWL) 2026 yang mempertemukan Dewa United Women melawan Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).

Atmosfer kegembiraan sekaligus tensi tinggi dirasakan langsung pemain Garudayaksa Women, Ellen Tria Ferlika pada kompetisi bergengsi Indonesia Women’s League (IWL) 2026. (foto:gia/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026 Bergulir, Ellen Tria Ferlika Luapkan Rindu di Lapangan Hijau

Rasa rindu dan antusiasme yang dinanti akhirnya terbayar bagi para pesepak bola putri Tanah Air. Bergulirnya kompetisi bergengsi Indonesia Women’s League (IWL) 2026 disambut gelombang optimisme tinggi oleh para pemain yang telah lama menantikan panggung resmi untuk meluapkan gairah dan bakat terbaik mereka di lapangan hijau.

Ketum PSSI Erick Thohir, menyaksikan langsung laga Indonesia Women’s League (IWL) 2026 antara Garudayaksa Women lawan Persita Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10). (foto:gia/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Ketum PSSI Erick Thohir Saksikan Laga Perdana Indonesia Women’s League 2026 di Stadion Madya Jakarta

Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, menyaksikan langsung laga pembuka Indonesia Women’s League (IWL) 2026 yang mempertemukan Garudayaksa Women menghadapi Persita Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10).

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026