Gubernur Herman Deru Ucapkan Terima Kasih kepada Menpora Amali Jadikan Sumsel Tuan Rumah FGD penyempurnaan Inpres Nomor 3 Tahun 2019 dan Piala Dunia U-20

Rabu, 01 Februari 2023
Bagikan:
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru menyampaikan ucapan terimakasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali yang telah menjadi kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai lokasi penyelenggaraan ke
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru menyampaikan ucapan terimakasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali yang telah menjadi kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai lokasi penyelenggaraan ke

Palembang: Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru menyampaikan ucapan terimakasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali yang telah menjadi kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) penyempurnaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. 

"Saya mengucapkan terima kasih pak menteri menjadikan Palembang, Sumatera Selatan ini sebagai tempat diselenggarakannya FGD yang tujuannya sangat mulia yakni menyempurnakan Inpres nomor 3 tahun 2019 tentang persepakbolaan," kata Herman Deru dalam acara FGD penyempurnaa Inpres Nomor 3 Tahun 2019 yang digelar di Hotel Novotel, Palembang, Selasa (31/1) malam. 

Herman Deru mengatakan, dirinya sempat mempertanyakan alasan kenapa Inpres nomor 3 tahun 2019 harus direvisi, padahal Inpres ini terbilang masih baru. Padahal, kata Herman Deru, pihaknya di Sumatera Selatan sangat luar biasa menyambut baik Inpres ini termasuk untuk melakukan pembangunan infrastruktur maupun kegiatan-kegiatan sepakbola di wilayahnya.

Namun, setelah mendengar penjelasan Menpora Zainudin Amali, bahwa Inpres tersebut belum mengatur keterlibatan seluruh stakeholder olahraga sepakbola salah satunya PSSI.

"Setelah kita mendengar apa yang disampaikan pak menteri tadi, oh iya ini (Inpres Nomor 3 Tahun 2019) hanya melibatkan kementerian, lembaga, gubernur dan para kepala daerah. Ini kita bicara infrastruktur dong, bukan bicara tentang kualitas dari calon pemain sepak bola," katanya.

Padahal, menurutnya, harapan terhadap sepak bola kedepan adalah adanya bibit-bibit unggul dari daerah-daerah.
"Ini harapan besar kami dari Sumatera Selatan, agar penyempurnaan Inpres ini dapat mengakomodir semua pihak termasuk klub, dan  PSSI," harapnya.

Dalam kesempatan ini, Herman juga menyampaikan terimakasih kepada Menpora Amali karena telah menjadikan Sumsel sebagai lokasi event-event olahraga nasional diantaranya Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI 2021. Dan tahun 2023 nanti akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2023.

"Saya berterima kasih ditunjuk menjadi tuan rumah Fornas dan insya Allah di Mei ini (Mei 2023) akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2023. Ini akan meriah lagi, dan para pemilik usaha perhotelan, kuliner, begitu berharap ini dapat terlaksana tepat waktu tentu akan menjadi bonus bagi masyarakat Susmel. Saya sudah memakai jaket ini, pak menteri, saya mendukung bapak menjadi Waketum PSSI," pungkas Herman.

Turut hadir dalam kegiatan ini Menpora Zainudin Amali, Deputi Bidang Perundang-undangan dan Administrasi Hukum, Lydia Silvanna Djaman, Asdep Kemenko PMK, Teguh Supriyadi, perwakilan Kemenkum HAM, Waketum PSSI, Iwan Budianto, Sekjen PSSI, Yunus Nusi, Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus Asdep Olahragawan Andalan Kemenpora Surono, dan Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Kemenpora Sanusi, Asprov PSSI se-Sumatera dan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga se-Sumatera dan perwakilan klub.(ded)

Kemenpora RI memfasilitasi 70 guru olahraga di Malang agar tidak hanya menguasai tes identifikasi bakat berbasis Manajemen Talenta Nasional (MTN). (foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Kemenpora Gelar Pelatihan Penggerak Guru PJOK di Malang: Fokus Petakan Bakat Siswa dan Dorong Partisipasi Aktif

Potensi anak di bidang olahraga perlu dipetakan sejak dini agar bakat unggul tidak terlewat. Namun, pembinaan yang tepat tidak berhenti pada identifikasi bakat, melainkan juga mendorong partisipasi aktif dan penguatan fondasi gerak pada tahap fundamental. Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memfasilitasi 70 guru olahraga di Malang agar tidak hanya menguasai tes identifikasi bakat berbasis Manajemen Talenta Nasional (MTN), tetapi juga dibekali kompetensi pedagogis untuk menerapkan konsep Fun and Active Multilateral Movement (FAMM) guna menstimulasi literasi fisik anak. Program yang digelar di Stadion Gajayana ini langsung dipraktikkan kepada 100 siswa dari tiga sekolah.

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata (foto: wikipedia)
Selasa, 25 Agustus 2026

Aichi-Nagoya 2026: Rumah Asian Games yang Padukan Olahraga, Budaya, dan Teknologi Jepang

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekuatan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata Negeri Sakura kepada dunia.

Kemenpora RI terus konsisten melanjutkan safari bugar ke berbagai wilayah di Indonesia sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang aktif, sehat, dan bugar. Program nasional Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar hadir di Kabupaten Garut. (foto: dok/Kemenpora)
Selasa, 25 Agustus 2026

GEMAR Hadir di Garut, 8.354 Masyarakat Ikuti Olahraga Bersama di CFD

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI terus konsisten melanjutkan safari bugar ke berbagai wilayah di Indonesia sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang aktif, sehat, dan bugar. Kali ini, program nasional Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) hadir di Kabupaten Garut dan memeriahkan Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Gedung BJB Kabupaten Garut.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81