Aceh Juara Cabor Sepak Bola Pra Popnas Zona I, Kemenpora Harap Pemain Bisa Terus Berprestasi Hingga Pentas Nasional

Selasa, 29 November 2022
Bagikan:
Cabang olahraga sepak bola Pra Popnas Zona I di Jakarta telah berakhir. Tim Aceh berhasil menjadi juara setelah di laga final berhasil mengalahkan Sumatera Barat dengan skor 3-1 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Selasa (29/11). (foto:d
Cabang olahraga sepak bola Pra Popnas Zona I di Jakarta telah berakhir. Tim Aceh berhasil menjadi juara setelah di laga final berhasil mengalahkan Sumatera Barat dengan skor 3-1 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Selasa (29/11). (foto:d

Jakarta: Cabang olahraga sepak bola Pra Popnas Zona I di Jakarta telah berakhir. Tim Aceh berhasil menjadi juara setelah di laga final berhasil mengalahkan Sumatera Barat dengan skor 3-1 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Selasa (29/11). 

Pertandingan yang menjadi ajang perebutan tiket menuju Popnas tahun 2023 di Sumsel berjalan cukup menarik. Sejak menit babak I dimulai, Sumatera Barat lebih banyak mendominasi jalannya pertandingan, tepat di menit ke 17 pemain pengganti Muhammad Valin Twino berhasil menciptakan gol untuk membawa keunggulan Sumbar 1-0.

Tertinggal 0-1 tidak membuat pemain Aceh patah semangat, justru dengan mengandalkan serangan balik, striker Gibran Abdul Hamid berhasil mencetak gol melalui penalti di menit 36. Skorpun berakhir 1-1 hingga babak I berakhir. 

Memasuki babak kedua, Sumbar tampil menyerang, sayang beberapa peluang gagal dimanfaatkan dengan baik. Justru pada menit 71, pemain Aceh Rizieq Alkhawadifa berhasil menambah keunggulan menjadi 2-1. Keunggulan Aceh pun bertambah menjadi 3-1 setelah dimenit terakhir 80+1 melalui Putra Qadafi. Kemenangan tersebut membuat Aceh menjadi juara disusul dengan Sumatera Barat, dan Sumatera Utara peringkat III.  

Berakhirnya cabor sepak bola Pra Popnas Zona I mendapat sambutan baik dari Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Raden Isnanta. Menurut Isnanta, torehan prestasi yang ditunjukkan para pemain muda di ajang Pra Popnas cukup berpotensi untuk menjadi pemain nasional. 

"Saya ingin para pemain yang sudah berhasil meraih prestasi dan menujukkan performa terbaiknya bisa terus ditingkatkan untuk ke jenjang yang lebih baik lagi. Saya melihat mereka sangat memiliki potensi untuk menjadi pemain nasional," kata Isnanta. 

"Ke depan saya berharap para pemain muda ini terus meningkatkan prestasinya, selain mereka akan tampil di ajang Popnas tahun 2023 nanti, mereka juga bisa tampil di kompetisi lainnya," tambah Isnanta.(amr)

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/istimewa)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81